Wakapolda Banten Dampingi Wapres Tinjau Pemberian Vaksinasi Dosis ke Dua

- Penulis

Kamis, 16 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.comSerang, Wakil Presiden (Wapres) KH Ma’ruf Amin meninjau pemberian Vaksinasi dosis ke dua bagi Santri dan Masyarakat di sekitar Pondok Pesantren An Nawawi, Tanara, Kab. Serang Provinsi Banten. Kamis (16/09).

Dalam kegiatan yang bertajuk Kegiatan Vaksinasi Nasional Masyarakat Maritim ini Wakapolda Banten Brigjen Pol Ery Nursatari bersama Kapolres Serang Akbp Yudha Satria turut mendampingi Wapres KH. Ma’ruf Amin meninjau vaksinasi dosis ke dua di Pondok Pesantren An Nawawi, Tanara, Kab. Serang Provinsi Banten.

Wapres KH. Ma’ruf Amin mengatakan pemerintah terus melakukan upaya untuk menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity) di Indonesia. Sebab, melalui kekebalan kelompok, diharapkan dapat memutus mata rantai Covid-19, dan pandemi dapat segera berakhir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya pelaksanaan Vaksinasi dosis pertama dilaksanakan pada tanggal 19 Agustus dan pada hari ini vaksinasi dosis ke dua ditargetkan kurang lebih sebanyak 2.000 Santri Pondok Pesantren An Nawawi dan Masyarakat sekitar sehingga bisa menciptakan herd immunity.

Wakapolda Banten Brigjen Pol Ery Nursatari mengatakan, jika kegiatan ini diselenggarakan oleh TNI AL.

“Kegiatan Vaksinasi dosis ke dua ini diselenggarakan oleh TNI AL. Kami disini pihak Kepolisian khususnya Polda Banten dan jajaran turut membantu pelaksanaan Vaksinasi dosis ke dua dan Pengamanan Wapres,” ujar Wakapolda Banten.

Lebih lanjut Wakapolda Banten Brigjen Pol Ery Nursatari menyampaikan, selain pemberian vaksinasi dosis ke dua, penerapan protokol kesehatan yang ketat juga harus terus dijalankan untuk mengendalikan penularan Covid-19.

“Tetapi tidak hanya vaksinasi Covid-19, untuk mencegah penularan Covid-19 supaya diperketat pelaksanaan protokol kesehatan, terutama memakai masker,” tutup Wakapolda Banten.(Bidhumas)

Berita Terakait

Pihak PT Gradya Murni Utama, Meilina Tourisina Dampingin Kantor Hukum Firdaus Oiwobo, S.H., dan  Partner Sukses Ratakan Lahan Jungjing
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Hadir Layanan Kansultan Hukum Gratis Hari Fastival Bukan Bung Karno
Setelah 12 Tahun Menanti, Eksekusi Lahan Milik PT Gardya Murni Utama Berhasil Robohokan Bangunan liar  Berjalan Lancar
Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang
Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang
Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar
RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor
Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras

Berita Terakait

Selasa, 30 Juni 2026 - 06:32 WIB

Pihak PT Gradya Murni Utama, Meilina Tourisina Dampingin Kantor Hukum Firdaus Oiwobo, S.H., dan  Partner Sukses Ratakan Lahan Jungjing

Minggu, 28 Juni 2026 - 12:12 WIB

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Hadir Layanan Kansultan Hukum Gratis Hari Fastival Bukan Bung Karno

Jumat, 26 Juni 2026 - 07:13 WIB

Setelah 12 Tahun Menanti, Eksekusi Lahan Milik PT Gardya Murni Utama Berhasil Robohokan Bangunan liar  Berjalan Lancar

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:25 WIB

Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:52 WIB

Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:00 WIB

Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:10 WIB

RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:49 WIB

Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras

Berita Terabru