Wagub Andika: Sudah Tidak Terjadi Lonjakan Kasus Covid-19

- Penulis

Senin, 18 Mei 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Serang – “Saat ini PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) memasuki tahap ketiga. Sudah tidak terjadi lonjakan penularan,” ungkap Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumi saat menerima Donasi Kemendag Peduli Kepada Pemerintah Provinsi Banten yang diserahkan oleh Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia Jerry Sambuaga di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Curug Kota Serang (Senin, 18/5/2020).

“Yang menjadi wilayah klaster merupakan wilayah Tangerang Raya sebagai daerah penyangga DKI Jakarta,” tambahnya.

Mewakili Pemprov dan masyarakat Banten, Wagub Andika, ucapkan terima kasih kepada Kementerian Perdagangan RI yang memberikan bantuan ke masyarakat Banten.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikatakan, hasil rapid test di beberapa pasar tradisional ada yang reaktif. Sehingga Pemprov Banten melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan menertibkan dan mempertegas pelaksanaan protokol kesehatan di pasar tradisional.

Masih menurut Wagub Andika, di Provinsi Banten dua komoditi sembako sempat mengalami kenaikan. Komoditas bawang merah yang mencapai Rp 51.000 per kg dan gula pasir yang mencapai Rp 19.000 per kg. Sementara harga komoditas sembako lainnya relatif stabil.

Untuk komoditas gula, di Provinsi Banten sendiri ada empat pabrik gula rafinasi yang mendapatkan penugasan khusus untuk menstabilka harga dan pasokan. Yakni PT Sentra Usahatama Jaya (SUJ)Ciwandan Kota Cilegon, PT Permata Dunia Sukses Utama (PDSU) Ciwandan Kota Cilegon, PT Anggel Product Bojonegara Kabupaten Serang, dan PT Berkah Manis Makmur Cikande Kabupaten Serang.

Akibat dapat Covid-19, Wagub Andika juga ungkapkan, telah terjadi penutupan sembilam (9) mall. hal itu mengakibatkan sebanyak 30.054 karyawan dirumahkan.

Sementara itu Wamendag Jerry Sambuaga mengungkapakan, Kemendag Peduli bagian dari Negara Hadir untuk meminimalisir dampak pandemik Covid-19. Pemerintah Pusat hadir di Provinsi Banten.

Dijelaskannya, pasar-pasar tradisional tidak ditutup untuk menjaga kestabilan harga dan pasokan barang-barang kebutuhan pokok (sembako).

“Diijinkan beroperaai untuk menjaga kestabilan harga dan pasokan barang tetap stabil,” tegasnya.

Sementara itu bantuan yang disampaikan agar pasar-pasar rakyat beroperasi dengan tetap mematuhi protokol kesehatan dan SOP (standar operasional) yang telah ditetapkan pemerintah.

“Kami berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan dan memberikan suport kepada masyarakat dan Pemprov Banten saat Pandemik Covid-19,” ungkap Wamendag Jerry.

Ditambahkan, sampai ditemukan vaksin, masyarakat harus disiplin. Mulai beradaptasi dengan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kita berharap Pemprov Banten dapat terus menjaga masyarakatnya dalam menghadapi pandemi Covid-19,” pungkasnya.

Bantuan Kemendag Peduli untuk Provinsi Banten berupa baju APD, masker medis, hand gloves, face shield, cover shoes, suplemen, mie instan, beras, minyak uang, dan donasi uang.

Sementara bantuan alat dan sarana penanggulangan Covid-19 untuk pasar tradisional berupa: bilik antiseptik, cairan antiseptik, masker, sarung tangan plastik, sarung tangan lateks, sabun cair, serta tangki air, wastafel, dan dudukannya.

Berita Terakait

Pihak PT Gradya Murni Utama, Meilina Tourisina Dampingin Kantor Hukum Firdaus Oiwobo, S.H., dan  Partner Sukses Ratakan Lahan Jungjing
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Hadir Layanan Kansultan Hukum Gratis Hari Fastival Bukan Bung Karno
Setelah 12 Tahun Menanti, Eksekusi Lahan Milik PT Gardya Murni Utama Berhasil Robohokan Bangunan liar  Berjalan Lancar
Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang
Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang
Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar
RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor
Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras

Berita Terakait

Selasa, 30 Juni 2026 - 06:32 WIB

Pihak PT Gradya Murni Utama, Meilina Tourisina Dampingin Kantor Hukum Firdaus Oiwobo, S.H., dan  Partner Sukses Ratakan Lahan Jungjing

Minggu, 28 Juni 2026 - 12:12 WIB

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Hadir Layanan Kansultan Hukum Gratis Hari Fastival Bukan Bung Karno

Jumat, 26 Juni 2026 - 07:13 WIB

Setelah 12 Tahun Menanti, Eksekusi Lahan Milik PT Gardya Murni Utama Berhasil Robohokan Bangunan liar  Berjalan Lancar

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:25 WIB

Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:52 WIB

Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:00 WIB

Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:10 WIB

RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:49 WIB

Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras

Berita Terabru