Tingkatkan Disiplin, Kapolres Serang Kota Polda Banten Periksa Sikap Tampang Personel

- Penulis

Selasa, 14 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com- Serang, Kepala Kepolisian Resor Serang Kota Polda Banten AKBP Maruli Ahiles Hutapea, S.IK., MH., didampingi Wakapolres Serang Kota Andie Firmansyah, SE, Kabagops, Kasipropam dan PJU Polres Serang Kota melakukan pemeriksaan sikap tampang, senjata api serta surat -surat kelengkapan anggotanya usai apel pagi pukul 07.00 Wib, Senin (13/9/2021).

Pemeriksaan yang meliputi sikap tampang yakni rambut dan jenggot, Kerapihan, serta peggunaan Seragam Polri yang sesuai Juklak. 

Selain itu Kapolres juga melakukan pemeriksaan surat-surat seperti KTP, SIM, STNK, KTA, Kartu NPWP, Kartu BPJS dan kartu pemegang senjata api organik, kemudian ditutup dengan pemeriksaan senjata api organik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres menjelaskan, pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengecek sejauh mana tingkat kedisiplinan yang ditunjukkan anggota Polri, dan pemeriksaan akan terus berlanjut agar disiplin diri terus dijaga.

“Kita ingin disiplin dimulai dari dalam, dan dalam pemeriksaan tadi, ada beberapa anggota yang rambutnya gondrong langsung saya perintahkan segera mencukur dan laporkan hasilnya ke Kasi Propam,” kata AKBP Hutapea.

Kapolres juga menjelaskan bahwa pemeriksaan seperti ini akan terus dilakukan secara rutin, baik di Polres maupun di Polsek agar semua personel lebih mentaati aturan.

AKBP Hutapea, berharap, dengan pengecekan sikap tampang serta penampilan dan performa anggota, akan mampu menambah sikap disiplin anggota Polri serta mampu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

“Bagaimana kita mau menertibkan orang lain kalau kita sendiri tidak tertib,” jelasnya 

“Kami berharap anggota bisa lebih tertib dan disiplin, baik saat menjalankan tugas maupun memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat,” tutup AKBP Hutapea. (TP/HUMAS).

Berita Terakait

Pihak PT Gradya Murni Utama, Meilina Tourisina Dampingin Kantor Hukum Firdaus Oiwobo, S.H., dan  Partner Sukses Ratakan Lahan Jungjing
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Hadir Layanan Kansultan Hukum Gratis Hari Fastival Bukan Bung Karno
Setelah 12 Tahun Menanti, Eksekusi Lahan Milik PT Gardya Murni Utama Berhasil Robohokan Bangunan liar  Berjalan Lancar
Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang
Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang
Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar
RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor
Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras

Berita Terakait

Selasa, 30 Juni 2026 - 06:32 WIB

Pihak PT Gradya Murni Utama, Meilina Tourisina Dampingin Kantor Hukum Firdaus Oiwobo, S.H., dan  Partner Sukses Ratakan Lahan Jungjing

Minggu, 28 Juni 2026 - 12:12 WIB

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Hadir Layanan Kansultan Hukum Gratis Hari Fastival Bukan Bung Karno

Jumat, 26 Juni 2026 - 07:13 WIB

Setelah 12 Tahun Menanti, Eksekusi Lahan Milik PT Gardya Murni Utama Berhasil Robohokan Bangunan liar  Berjalan Lancar

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:25 WIB

Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:52 WIB

Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:00 WIB

Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:10 WIB

RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:49 WIB

Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras

Berita Terabru