Soroti Tata Kelola MBG dan Stunting, Cipayung Plus Serang Ungkap Miringnya Pengelolaan Sampah Puluhan SPPG di Kota Serang

- Penulis

Jumat, 21 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Kab. Serang – Kelompok aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus Serang melayangkan kritik menohok terhadap pelaksanaan sejumlah Program Strategis Nasional di daerah. Fokus sorotan tertuju pada tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta efektivitas penanganan kasus stunting yang dinilai belum terintegrasi utuh antara pemerintah pusat dan daerah, Kamis (20/08/2026).

Kritik konstruktif tersebut mengemuka dalam forum diskusi publik Cipayung Plus Serang di kawasan Palima, Kabupaten Serang. Agenda ini digelar dalam rangka mengevaluasi 81 tahun perjalanan Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menguliti dampak kebijakan pusat terhadap masyarakat di tingkat lokal.

Aktivis Cipayung Plus Serang, Eman Sulaeman, menegaskan bahwa implementasi program nasional semestinya diikuti dengan kejelasan pembagian peran, regulasi, dan dukungan anggaran yang rasional. Menurutnya, pemerintah daerah tidak boleh sekadar dijadikan objek penampung instruksi tanpa kewenangan penyesuaian kebutuhan daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Eman menyoroti contoh konkret terkait persoalan dampak lingkungan dari operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program MBG di Kota Serang.

“Dari sekitar 90 SPPG MBG yang beroperasi di Kota Serang, baru tiga SPPG yang pengelolaan sampahnya terdaftar resmi di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang dan masuk skema retribusi untuk menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ungkap Eman Sulaeman di hadapan peserta diskusi.

Eman menilai ketimpangan tersebut menandakan adanya cela dalam perencanaan program MBG yang memisahkan urusan gizi dari konsekuensi sampah yang dihasilkan. Sebagian besar SPPG lainnya belum terikat skema pengelolaan sampah resmi, yang berpotensi memicu timbulan sampah liar dan merusak ekosistem lingkungan setempat.

“Program MBG jangan hanya dipandang dari sisi pemenuhan gizi anak sekolah. Ada dampak turunan yang wajib diantisipasi, terutama sampah dan daya dukung lingkungan,” tegasnya.

Desak Kejelasan Kewenangan Stunting dan Pengawasan Publik
Tak hanya isu MBG, Cipayung Plus Serang juga membedah program penurunan stunting.

Mahasiswa mendesak adanya batas kewenangan yang terang serta dukungan pembiayaan daerah yang pasti agar indikator penurunan stunting tidak berhenti pada pemenuhan laporan administratif belaka.

Mereka menilai Banten sebagai daerah strategis perekonomian nasional masih dihadapkan pada jurang ketimpangan pelayanan publik. Oleh sebab itu, Cipayung Plus Serang menuntut penguatan politik anggaran, transparansi penganggaran, serta pelibatan pengawasan publik secara terbuka.

“Momentum HUT ke-81 RI harus dijadikan ajang evaluasi kritis. Pemerintah wajib memastikan kebijakan nasional benar-benar diterjemahkan menjadi pelayanan publik yang nyata dirasakan warga di daerah,” tutupnya. (Red)

Berita Terakait

Siswi SD Negeri Kesaud Lolos OSNP Tingkat Provinsi, Kepsek Sunarso: Berharap Masuk Nasional
Pembukaan MPLS 2026, SMKN 1 Cikande Ajak Siswa / Taruna Baru Terapkan 7 Kebiasaan Anak Hebat Indonesia
Jeritan Orang Tua Siswa di Serang: Terkunci Regulasi SPMB Online, Anak Kami Mau Sekolah di Mana?
Lebih dari 30 Tahun di Indonesia, English 1 Luncurkan High Flyers 4.0 Guna Cetak Generasi Siap Kancah Global
Tangis Guru Desa Pecah di Ruang Wisuda, Akhmad Agus Karnawi Raih Gelar Magister Hukum
Diduga Selewengkan Dana Buku dan Abaikan Hutang, Oknum Kepala SDN Pelamunan Disorot Tajam
SDN Sukalangu 3 Diduga Potong Dana PIP Siswa Sebesar 50 Ribu sampai 120 Ribu persiswa.
Momentum Hardiknas, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pandeglang Siap Wujudkan Perubahan Pendidikan yang Lebih Berkualitas

Berita Terakait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:17 WIB

Soroti Tata Kelola MBG dan Stunting, Cipayung Plus Serang Ungkap Miringnya Pengelolaan Sampah Puluhan SPPG di Kota Serang

Senin, 20 Juli 2026 - 10:34 WIB

Siswi SD Negeri Kesaud Lolos OSNP Tingkat Provinsi, Kepsek Sunarso: Berharap Masuk Nasional

Senin, 13 Juli 2026 - 13:58 WIB

Pembukaan MPLS 2026, SMKN 1 Cikande Ajak Siswa / Taruna Baru Terapkan 7 Kebiasaan Anak Hebat Indonesia

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:44 WIB

Jeritan Orang Tua Siswa di Serang: Terkunci Regulasi SPMB Online, Anak Kami Mau Sekolah di Mana?

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:47 WIB

Lebih dari 30 Tahun di Indonesia, English 1 Luncurkan High Flyers 4.0 Guna Cetak Generasi Siap Kancah Global

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:08 WIB

Tangis Guru Desa Pecah di Ruang Wisuda, Akhmad Agus Karnawi Raih Gelar Magister Hukum

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:58 WIB

Diduga Selewengkan Dana Buku dan Abaikan Hutang, Oknum Kepala SDN Pelamunan Disorot Tajam

Jumat, 15 Mei 2026 - 11:20 WIB

SDN Sukalangu 3 Diduga Potong Dana PIP Siswa Sebesar 50 Ribu sampai 120 Ribu persiswa.

Berita Terabru