Penabanten.com, Pandeglang – Dinamika sosial dan politik di Kabupaten Pandeglang kembali memanas. Gelombang protes dari masyarakat mulai bermunculan menyusul beredarnya seruan aksi massa bertajuk “Rakyat Pandeglang Melawan”. Aksi ini dipicu oleh adanya isu krusial terkait dugaan hilangnya uang Kas Daerah (Kasda) Kabupaten Pandeglang dengan nilai fantastis mencapai Rp25 Miliar.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sebaran seruan aksi tersebut, hilangnya dana miliaran rupiah itu diduga bersumber dari adanya kebijakan oknum pejabat yang menggunakannya sebagai dana talangan tanpa prosedur yang jelas. Kondisi ini memicu reaksi keras karena dinilai mencederai rasa keadilan dan merugikan tatanan keuangan daerah.
Aliansi masyarakat yang tergabung dalam gerakan ini menegaskan tidak akan tinggal diam dan siap turun ke jalan untuk melakukan aksi unjuk rasa damai di depan Kantor Bupati Pandeglang. Mereka menilai, kepala daerah selaku pimpinan tertinggi tidak boleh menutup mata atas polemik yang sedang bergulir.
“Uang rakyat bukan untuk hilang. Kami menuntut akuntabilitas dan meminta Bupati Pandeglang untuk tidak lari dari tanggung jawab moral maupun konstitusional atas pengelolaan keuangan daerah ini,” tulis perwakilan gerakan dalam poin seruannya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Lima Poin Tuntutan Utama Rakyat Pandeglang
Dalam draf pergerakan yang direncanakan, massa aksi telah merumuskan lima poin tuntutan mendasar yang akan dilayangkan secara resmi, di antaranya:
Usut Tuntas: Mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut secara transparan dan menyeluruh atas dugaan hilangnya uang kas daerah senilai Rp25 Miliar.
Keterbukaan Anggaran: Menuntut pemerintah daerah membuka secara transparan seluruh pos pengeluaran dan penggunaan dana daerah publik.
Sanksi Tegas Pejabat: Meminta pemeriksaan menyeluruh terhadap oknum pejabat yang terlibat dan pemberian sanksi hukum yang tegas jika terbukti bersalah.
Selamatkan Uang Rakyat: Mendesak pengembalian uang kas daerah dan penghentian total segala bentuk praktik penyalahgunaan keuangan daerah.
Tuntut Keadilan: Meminta Bupati Pandeglang bersikap objektif dan memberikan klarifikasi terbuka demi pemenuhan hak keadilan bagi masyarakat.
Waktu Giat Segera Ditentukan
Massa yang bergerak di bawah tagar gerakan bersama ini menegaskan bahwa rakyat Pandeglang tidak buta dan tidak akan diam melihat adanya indikasi penyelewengan anggaran.
Terkait waktu pelaksanaan aksi, pihak panitia menyatakan bahwa hari dan tanggal demonstrasi di depan Kantor Bupati sedang dimatangkan dan segera diumumkan dalam waktu dekat.
Hingga berita ini ditayangkan, redaksi Penabanten.com masih terus berupaya menghubungi pihak Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) serta Humas Protokol Setda Kabupaten Pandeglang guna mendapatkan konfirmasi resmi dan perimbangan informasi terkait isu dugaan hilangnya dana Kasda tersebut. (Red)























