Penabanten.com, Pandeglang – Kehadiran tempat kuliner bernama Dapur Leoz di Kampung Cipariuk, Desa Tegal, Kecamatan Cikedal, Kabupaten Pandeglang, Banten, kini semakin dikenal luas dan ramai dikunjungi masyarakat. Dengan konsep tempat makan yang nyaman, aman, serta menyuguhkan suasana santai bernuansa alami, Dapur Leoz perlahan menjelma menjadi salah satu destinasi kuliner favorit bagi anak muda, keluarga, hingga masyarakat umum di wilayah Pandeglang dan sekitarnya.kamis (28/5/2026).
Sejak mulai beroperasi, tempat tersebut terus dipadati pengunjung, khususnya pada sore hingga malam hari. Banyak masyarakat datang untuk menikmati suasana santai sambil mencicipi berbagai menu makanan dan minuman yang tersedia. Kehangatan suasana serta desain tempat yang tertata rapi membuat para pengunjung merasa nyaman untuk menghabiskan waktu bersama teman, keluarga, maupun komunitas.
Tidak hanya dikunjungi warga Kecamatan Cikedal, Dapur Leoz juga mulai menarik perhatian masyarakat dari berbagai kecamatan lain di Kabupaten Pandeglang hingga luar daerah. Keberadaan tempat kuliner tersebut dinilai menjadi warna baru bagi perkembangan usaha kuliner lokal di Kabupaten Pandeglang.
Beragam menu makanan dan minuman dengan cita rasa khas disajikan untuk memenuhi selera para pengunjung. Mulai dari makanan ringan, hidangan utama, hingga aneka minuman kekinian menjadi daya tarik tersendiri bagi para pecinta kuliner.
Selain menawarkan sajian yang menggugah selera, suasana alam yang sejuk dan nyaman menjadi salah satu alasan banyak pengunjung betah berlama-lama di lokasi tersebut. Pada malam hari, suasana semakin menarik dengan tata pencahayaan yang indah sehingga memberikan kesan hangat dan menenangkan.
Pemilik Dapur Leoz, Al Roni, menyampaikan bahwa kehadiran usaha kuliner tersebut bukan hanya sekadar tempat makan, melainkan juga ingin menghadirkan ruang kebersamaan bagi masyarakat.
Dalam keterangannya kepada awak media, Al Roni mengatakan bahwa dirinya ingin menciptakan tempat yang dapat dinikmati semua kalangan tanpa memandang usia.
“Kami ingin Dapur Leoz menjadi tempat yang membawa suasana positif bagi masyarakat. Selain menikmati makanan dan minuman, pengunjung juga bisa berkumpul bersama teman, keluarga, maupun komunitas dengan rasa nyaman dan aman,” ujar Al Roni.
Ia menjelaskan, sejak awal pembangunan, konsep utama yang diutamakan adalah kenyamanan pengunjung. Oleh karena itu, pihaknya selalu menjaga kebersihan tempat, kualitas pelayanan, serta cita rasa makanan yang disajikan.
Menurutnya, dukungan masyarakat menjadi semangat besar bagi pengelola untuk terus berkembang dan menghadirkan pelayanan yang lebih baik lagi ke depannya.
“Kami sangat bersyukur karena masyarakat memberikan respons yang sangat baik. Banyak pengunjung yang datang kembali bersama keluarga maupun teman-temannya. Hal itu menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas tempat dan pelayanan,” lanjutnya.
Al Roni juga berharap keberadaan Dapur Leoz dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar, khususnya dalam membantu pertumbuhan ekonomi lokal dan membuka peluang pekerjaan bagi warga setempat.
“Kami berharap usaha ini tidak hanya berkembang secara pribadi, tetapi juga bisa membawa manfaat bagi lingkungan sekitar, terutama masyarakat di wilayah Desa Tegal dan Kecamatan Cikedal,” tambahnya.
Di lokasi yang sama, Kokom Komariah selaku istri sekaligus pemilik Dapur Leoz turut menyampaikan rasa syukur atas antusiasme masyarakat yang terus berdatangan menikmati suasana dan hidangan yang tersedia.
Ia mengatakan bahwa Dapur Leoz dibangun dengan penuh perjuangan serta harapan agar dapat menjadi tempat yang membawa manfaat dan kebahagiaan bagi banyak orang.
“Alhamdulillah, kami merasa senang melihat masyarakat nyaman berada di sini. Banyak pengunjung yang datang untuk sekadar bersantai, menikmati makanan, maupun berkumpul bersama keluarga. Itu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami,” kata Kokom Komariah.
Menurutnya, suasana yang aman, nyaman, serta indah menjadi salah satu faktor utama yang membuat para pengunjung merasa betah berada di Dapur Leoz. Selain itu, keramahan pelayanan juga menjadi perhatian utama dalam menyambut setiap pelanggan yang datang.
“Kami selalu berusaha memberikan pelayanan terbaik agar pengunjung merasa seperti berada di rumah sendiri. Kenyamanan dan kepuasan pengunjung menjadi prioritas kami,” ujarnya.
Kokom juga berharap Dapur Leoz dapat terus berkembang dan menjadi salah satu destinasi kuliner unggulan di Kabupaten Pandeglang yang mampu menarik lebih banyak pengunjung dari berbagai daerah.
“Kami berharap Dapur Leoz bisa terus diterima masyarakat dan menjadi tempat yang membawa dampak positif, baik untuk anak muda maupun masyarakat umum,” pungkasnya.
Sementara itu, sejumlah pengunjung mengaku merasa nyaman dengan suasana yang ditawarkan Dapur Leoz. Selain tempatnya yang bersih dan nyaman, harga makanan dan minuman yang dinilai terjangkau menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat.
Dengan hadirnya Dapur Leoz di wilayah Kampung Cipariuk, Desa Tegal, Kecamatan Cikedal, masyarakat kini memiliki pilihan baru tempat bersantai dan menikmati sajian kuliner dalam suasana yang aman, nyaman, dan asri. Kehadiran tempat tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari tumbuhnya sektor usaha kuliner lokal serta memperkuat geliat perekonomian masyarakat di Kabupaten Pandeglang, Banten.
penulis : Dedi Supandi wapimred






















