Home / Tak Berkategori

Selamatkan Banten , Gubernur Ajak Masyarakat Sadar Lingkungan

- Penulis

Selasa, 23 Juli 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Serang – Mengingat seriusnya dampak dari pencemaran dan pengrusakan lingkungan terhadap kehidupan masyarakat, Gubernur Banten Wahidin Halim mengajak seluruh masyarakat Banten agar terus menumbuhkan dan memumpuk kesadaran untuk menjaga lingkungan. Terutama, menjaga dari pencemaran sampah yang tak terkelola dengan baik, polusi udara hingga upaya penebangan pohon liar oleh oknum tak bertanggungjawab.

Hal itu disampaikan Gubernur saat memimpin apel gabungan memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Hari Anti Narkoba Internasional dan Hari Kesadaran Nasional tingkat Provinsi Banten di Lapangan Setda, KP3B, Curug, Kota Serang pada Rabu (17/7/2019). Menurutnya, peringatan ketiga hari besar tersebut perlu dimaknai sebagai momentum membangun kesadaran diri agar dapat menjaga kelestarian lingkungan, menjauhkan diri dan lingkungan sekitar dari narkoba, hingga menyadari tugas dan peran sebagai seorang ASN sebagai pelayan masyarakat.

“Gunung Karang diatas sana pohonnya ditebangin, dijualin dan dibawa. Sehingga Gunung Karang longsor sampai ke jalan. Tanpa ada yang berani menegakkan padahal ada polisi hutan, ada dinas lingkungan hidup, ada peraturan pemerintah, tapi tidak mampu mencegahnya. Maka Allah akan membalasnya,”tegas Gubernur

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemarin, ujar Gubernur, ia bertemu dengan Presiden yang mengutarakan semangatnya untuk melakukan upaya perbaikan termasuk masalah sampah karena menjadi masalah besar di Indonesia khususnya wilayah perkotaan. Provinsi Banten yang letaknya berdekatan dengan ibukota dan memiliki perkotaan yang padat penduduk dan industri, sehingga beban sampah sangat besar dan membutuhkan biaya pengelolaan cukup banyak. Pemerintah Daerah bahkan harus menyediakan ratusan milyar untuk mengelola sampah dalam setahun dan memerlukan biaya Rp 2,2 triliun apabila membeli alat pemusnah sampah.

“Sampah plastik jangan dibuang sembarangan. Tanpa sadar, banyak puntung rokok, pegawai merokok di sembarang tempat nanti catat dan laporkan ke saya, khususnya ibu-ibu nih. Dosa itu bapak-bapak kalau ada yang hamil ngerokok bukan ditempat yang sudah disiapkan, maka itu dosa besar,”paparnya

Gubernur juga menyatakan keprihatinannya terhadap kondisi lingkungan di Ibukota Provinsi Banten yakni Kota Serang. Sepanjang jalan perkotaan yang seharusnya ramah dan nyaman, namun justru terlihat jorok dan tidak beradab. Oleh karenanya, ia meminta DLHK dan polisi hutan lebih peduli dan masyarakat dapat kembali pada kesadaran sepenuh hati untuk membangun, merehabilitasi dan bertanggungjawab terhadap lingkungan karena manusia dihidupkan oleh lingkungan.

“Begitupun kerusakan yang diakibatkan karena narkoba. Kalau saya boleh usul ke Kepala BNN, itu yang kena narkoba tembak mati aja daripada dikurung nggak kapok-kapok. Tiap tahun bukan tambah kurang tapi malah tambah banyak. Daerah-daerah pedalaman juga banyak yang menggunakan karena secara komersial juga menguntungkan. Harus tegas kita, makanya Pak Sekda tolong anggarkan untuk upaya menekan penyalahgunaan narkoba,”tuturnya

Karena, menurut Gubernur, Pemda harus memiliki komitmen yang sama dengan BNN dan memberi dukungan penuh untuk menyelamatkan masa depan bangsa. Termasuk menyelamatkan masa depan anak bangsa dari penggunaan teknologi. Teknologi jangan sampai membuat keluar dari fatsun dan tata kelola kehidupan.

“Sebentar lagi kan bulan Agustus, nanti Pak Sekda tolong adakan lomba-lomba yang dapat membangun semangat positif kehidupan berorganisasi. Termasuk pemeriksaan narkoba, kalau ada yang terlibat narkoba maka langsung dipecat,”tegasnya

Terakhir, Gubernur mengutarakan bahwa pihaknya telah memberhentikan sekumlah ASN karena tercatat tidak disiplin dan tak mengikuti apel. Hal itu dilakukan sebagai langkah perbaikan kedepan agar lebih baik. (Red)

Berita Terakait

Polisi Tidak Berhati Nurani: Perintah Tembak di Tempat Kapolda Lampung Tewaskan Terduga Pelalu Begal dengan Tubuh Hancur
Amankan Ketahanan Pangan Nasional, Ditpamobvit Baharkam Polri Gelar Wasdal II SMP di PT Petrokimia Gresik
Pemprov Banten Raih Opini Kualitas Tinggi Tanpa Maladministrasi dari Ombudsman RI
Gubernur Andra Soni Pimpin Penandatanganan Komitmen SPMB Ramah Tahun Ajaran 2026-2027
Buntut Penarikan Kendaraan Sepihak, Dua Anggota Brimob Polda Banten Dibacok Oknum Debt Collector di Drangong
Bidpropam Polda Banten Gelar Upacara Kenaikan Pangkat Pengabdian Personel
Kejar Sisa 48 Bidang, Kantah Kota Serang Gelar Expose Perpanjangan Penlok Tol Tangerang–Merak
Polda Banten Bongkar Komplotan Pencuri Kabel Sinyal, 4 Tersangka Diringkus

Berita Terakait

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:14 WIB

Polisi Tidak Berhati Nurani: Perintah Tembak di Tempat Kapolda Lampung Tewaskan Terduga Pelalu Begal dengan Tubuh Hancur

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:05 WIB

Amankan Ketahanan Pangan Nasional, Ditpamobvit Baharkam Polri Gelar Wasdal II SMP di PT Petrokimia Gresik

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:28 WIB

Pemprov Banten Raih Opini Kualitas Tinggi Tanpa Maladministrasi dari Ombudsman RI

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:25 WIB

Gubernur Andra Soni Pimpin Penandatanganan Komitmen SPMB Ramah Tahun Ajaran 2026-2027

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:02 WIB

Buntut Penarikan Kendaraan Sepihak, Dua Anggota Brimob Polda Banten Dibacok Oknum Debt Collector di Drangong

Rabu, 3 Juni 2026 - 11:14 WIB

Kejar Sisa 48 Bidang, Kantah Kota Serang Gelar Expose Perpanjangan Penlok Tol Tangerang–Merak

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:58 WIB

Polda Banten Bongkar Komplotan Pencuri Kabel Sinyal, 4 Tersangka Diringkus

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:29 WIB

Amankan Aset Keagamaan, Kantah Kota Serang dan Kemenag Bersinergi Kebut Sertipikasi Tanah Wakaf

Berita Terabru