Penabanten.com, Gresik – Sebagai komitmen nyata dalam menjaga stabilitas operasional industri strategis nasional, Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Korsabhara Baharkam Polri melaksanakan kegiatan Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) II implementasi Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) di Objek Vital Nasional (Obvitnas) PT Petrokimia Gresik pada Rabu (3/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung dari pukul 08.00 hingga 18.00 WIB ini dipusatkan di Hall Ponska Kantor Pusat PT Petrokimia Gresik, serta dilanjutkan dengan observasi menyeluruh ke area produksi dan sistem pengamanan fisik perusahaan.
Acara pembukaan dihadiri langsung oleh Dirpamobvit Korsabhara Baharkam Polri, Brigjen Pol. M. Syahduddi, S.I.K., M.Si., selaku penanggung jawab kegiatan, didampingi Ketua Tim Wasdal II Kombes Pol. Hamam Wahyudi, S.H., S.I.K., M.H. Sementara dari pihak PT Petrokimia Gresik, hadir SVP Teknologi & K3LH Iwan Setiyawan, SVP Umum Fickry Martawisuda, VP Pengamanan Syamsu Rizal, serta jajaran pejabat Band 2 dan staf manajemen.
Dalam sambutannya, SVP Teknologi & K3LH PT Petrokimia Gresik, Iwan Setiyawan, menegaskan bahwa aspek keamanan bukan sekadar pendukung bisnis. Keamanan merupakan pilar strategis dalam menjaga kesinambungan produksi pupuk demi mendukung ketahanan pangan nasional.
“Proses Wasdal ini kami pandang sebagai sarana pembelajaran dan perbaikan berkelanjutan (continuous improvement) untuk memastikan seluruh elemen pengamanan berjalan efektif. Kami berkomitmen mendukung kegiatan ini secara terbuka dan kooperatif, serta berterima kasih atas sinergi yang terus terjalin erat antara perusahaan dan Polri,” ujar Iwan.
Apresiasi tinggi turut disampaikan oleh Dirpamobvit Korsabhara Baharkam Polri, Brigjen Pol. M. Syahduddi. Ia memuji tren positif performa pengamanan PT Petrokimia Gresik yang terus meningkat secara berkelanjutan dari tahun ke tahun. Tercatat, pada Tahun 2024 capaian Audit SMP meraih skor 94,73% dengan predikat Emas, dan berhasil ditingkatkan pada Wasdal I Tahun 2025 menjadi 95,76%.
“Predikat emas telah diraih, namun kita tidak boleh lengah. Dinamika ancaman terhadap Obvitnas terus berkembang. Justru tantangan terberat adalah bagaimana kita mempertahankan dan terus meningkatkan standar sistem manajemen pengamanan tersebut,” tegas Brigjen Pol. M. Syahduddi.
Ia menambahkan, Wasdal II ini ditargetkan untuk mengukur kesiapan komparatif perusahaan menghadapi potensi Ancaman, Gangguan, Hambatan, dan Tantangan (AGHT). Dirpamobvit juga menginstruksikan tim auditor Ditpamobvit agar bekerja secara profesional, objektif, dan berintegritas sehingga hasilnya memberikan dampak konkret bagi penguatan SMP perusahaan.
“Semoga melalui kegiatan Wasdal II ini, operasional perindustrian yang aman, andal, dan berkelanjutan di PT Petrokimia Gresik dapat terus terjaga,” tambahnya.
Setelah sesi pembukaan yang ditandai dengan penyerahan cinderamata dan foto bersama, agenda dilanjutkan dengan paparan Opening Meeting oleh Katim Wasdal II, Kombes Pol. Hamam Wahyudi.Memasuki agenda inti, Tim Wasdal II Polri bergerak melakukan observasi lapangan yang sangat ketat di sejumlah titik vital. Pada paruh pertama, peninjauan dilakukan di area Central Control Room (CCR) dan Pos Utama.
Memasuki siang hingga sore hari, tim menyisir area pelabuhan, Command Center, Pos Induk Zona IV, hingga Command Center Departemen Keamanan untuk memastikan seluruh parameter pengamanan fisik, teknologi, dan personel telah memenuhi standar ketat Perpol Nomor 7 Tahun 2019. Seluruh rangkaian kegiatan hari pertama berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.























