Proyek Rekonstruksi Jalan Sadik–Simangu Disorot, Warga Keluhkan Puin Berserakan

- Penulis

Minggu, 10 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Kota Serang – Proyek rekonstruksi Jalan Sadik–Simangu di Kota Serang menuai keluhan warga dan pengguna jalan. Pasalnya, material proyek seperti puing dan tumpukan batu dibiarkan berserakan di badan jalan sehingga mengganggu lalu lintas.

Proyek senilai Rp 1,86 miliar ini dilaksanakan oleh CV Karya Herdiansyah dan diawasi oleh PT Arche Juvara Architect. Pekerjaan ini didanai oleh APBD Kota Serang Tahun Anggaran 2025 dengan masa pengerjaan 120 hari kalender.

Kurangnya pengawasan menjadi sorotan utama. Seorang pengendara motor mengungkapkan, “Kalau begini, pengguna jalan terganggu. Harusnya puing dibersihkan.”

Kritik serupa disampaikan Dudi Suryadi, Ketua LSM Triga Nusantara DPC Kota Serang. Ia menyayangkan minimnya pengawasan dari dinas terkait, yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Selain itu, ia juga menyoroti pekerja yang tidak menggunakan alat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

“Ini menunjukkan sistem pengawasan tidak berjalan efektif, sehingga memungkinkan terjadinya penyimpangan dan potensi bahaya,” tegas Dudi.

LSM Triga Nusantara DPC Kota Serang menuntut transparansi dan tindakan tegas dari dinas terkait. Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana dan pengawas proyek belum memberikan tanggapan.

Berita Terakait

Diduga Tak Sesuai Spek dan Caplok Lahan Warga, Proyek Drainase Pengendali Banjir Rp9,1 Miliar di Unyur Disorot
Polda Banten Respons Keluhan Warga Terkait Proyek Drainase di Desa Kadikaran Ciruas Yang Pengerjaannya Amburadul
Diprotes Warga Karena Dikerjakan Asal-Asalan, Pemborong Proyek Drainase CV Raja Dilfa Baqri Diganjar Teguran Keras oleh Camat Ciruas
Alih-alih Cegah Genangan, Proyek Drainase Rp188 Juta di Ciruas Malah Picu Banjir; Warga Soroti Lemahnya Pengawasan Dinas Perkim
Peduli Infrastruktur Desa, PT SBJ Bangun Jalan Beton untuk Masyarakat
Proyek Revitalisasi SMPN 01 Sukaresmi Diduga Menyimpang dari Standar Teknis
Proyek Rekonstruksi Jalan Ranjeng BCP 1 Ciruas Disorot: Paving Block Diduga Tak Dibongkar dan K3 Dipertanyakan
Masyarakat Kp Bojongloa Cisoka Lelah Liat Pengukuran, Jalan Tetap Tak Ada Perbaikan, Bupati Tangerang Minta Tinjau

Berita Terakait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:08 WIB

Diduga Tak Sesuai Spek dan Caplok Lahan Warga, Proyek Drainase Pengendali Banjir Rp9,1 Miliar di Unyur Disorot

Rabu, 28 Oktober 2026 - 01:40 WIB

Polda Banten Respons Keluhan Warga Terkait Proyek Drainase di Desa Kadikaran Ciruas Yang Pengerjaannya Amburadul

Rabu, 28 Oktober 2026 - 01:35 WIB

Diprotes Warga Karena Dikerjakan Asal-Asalan, Pemborong Proyek Drainase CV Raja Dilfa Baqri Diganjar Teguran Keras oleh Camat Ciruas

Senin, 26 Oktober 2026 - 23:53 WIB

Alih-alih Cegah Genangan, Proyek Drainase Rp188 Juta di Ciruas Malah Picu Banjir; Warga Soroti Lemahnya Pengawasan Dinas Perkim

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Peduli Infrastruktur Desa, PT SBJ Bangun Jalan Beton untuk Masyarakat

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:42 WIB

Proyek Revitalisasi SMPN 01 Sukaresmi Diduga Menyimpang dari Standar Teknis

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:42 WIB

Proyek Rekonstruksi Jalan Ranjeng BCP 1 Ciruas Disorot: Paving Block Diduga Tak Dibongkar dan K3 Dipertanyakan

Selasa, 8 September 2026 - 19:05 WIB

Masyarakat Kp Bojongloa Cisoka Lelah Liat Pengukuran, Jalan Tetap Tak Ada Perbaikan, Bupati Tangerang Minta Tinjau

Berita Terabru

Sultan Banten

“ANDAI AKU BISA” IKRAR SULTAN PEMBANGUN NEGERI BANTEN

Minggu, 1 Nov 2026 - 01:09 WIB

Kab. Tangerang

Soni Rahmat Sonjaya Resmi Jabat Lurah Bunder Cikupa, Gantikan Ine

Jumat, 30 Okt 2026 - 17:18 WIB