Aku berdiri di atas tanah ini,
Bkn utk memerintah, tapi utk mengabdi.
*Cita2-ku bkn Mahkota, tapi Kesejahteraan.*
_Ya Allah, Ya Rabb…_
Jika Engkau titipkan negeri di tanganku,
Jadikan tanganku dermawan, bkn menggenggam,
Jadikan lisanku jujur, bukan berdusta.
Akan ku bangun negeriku “BANTEN”,
Dgn masjid yg makmur, ponpes & sekolah yg hidup,
Keberagaman yg saling menghormati,
Sawah yg menghijau, pasar yg jujur,
Dan rumah2 yg tak lagi beratap tangis.
Aku ingin rakyatku tersenyum krn sejahtera,
Petani tersenyum krn panennya,
Pedagang tersenyum krn berkahnya,
Anak-anak tersenyum krn masa depannya cerah.
Aku rela menjadi lilin,
Yang habis demi menerangi,
Aku rela menjadi akar,
Yang terpendam demi kokohnya negeri ini.
Banten yg _Baldatun Thoyyibatun Wa Robbun Ghofur_
Jika suatu hari aku tiada,
Jangan tulis di nisanku :
“Sultan yg Kaya”,
Tulislah saja :
“Disini terbaring seorg hamba yg pernah bermimpi, agar tak ada satu pun rakyatnya yg lapar dan terlupakan.”
Allahu Akbar. Untuk Negeri. Untuk Rakyat. Untuk Akhirat.
#Narasi Puisi by SULTAN BANTEN XVIII
RTB. HENDRA BAMBANG WISANGGENI SOERJAATMADJA
..


















