Pembelian Randis Rp1,9 Miliar Menuai Kecaman Dan Kritikan

- Penulis

Rabu, 13 Maret 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Pandeglang -Pembelian kendaraan dinas (Randis) Bupati Pandeglang Irna Narulita seharga 1,9 Miliar, menuai kecaman dan kritikan dari kalangan aktifis dan tokoh masyarakat. Hingga, Rabu, (13/03/19), puluhan mahasiswa yang menamakan diri dari Ikatan Mahasiswa Muhamadiyah (IMM) Kabupaten Pandeglang, menggelar aksi unjuk rasa dengan gaya aksi teatrikal di halaman kantor sekertariat daerah Kabuapten Pandeglang.

Aksi unjuk rasa mahasiswa kali ini, menggambarkan bentuk kekecewaan dan protes terhadap kebijakan Pemerintah Daerah Kabupaten Pandeglang dalam pengadaan kendaraan dinas (Randis). Dalam aksi teatrikalnya, mahasiswa mencoba menggambarkan betapa terpuruknya infrastruktur jalan didaerah pelosok Kabupaten Pandeglang, dengan menunjukan aksi wanita hamil yang harus ditandu menggunakan sarung lantaran akses jalan yang sudah rusak parah. Kemudian, digambarkan Bupati Pandeglang Irna Narulita asyik menaiki mobil dinas barunya di lintasan jalan yang penuh lumpur. Dan mobil itu disimulasikan dalam bentuk imitasi dari anyaman bambu.

Baca Juga : Menteri Lingkungan Hidup RI Resmikan Kampung Hijrah

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Aksi ujuk rasa teatrikal kami ini sebagai bentuk kekecewaan kami terhadap Pemerintah Kabupaten Pandeglang. Ketika kita mengembor-gemborkan akses jalan rusak, Bupati Pandeglang malah membeli mobil Toyota Prado dengan harga Rp1,9 miliar. Padahal, jika uang tersebut di bangunkan ke infrastruktur jalan, mungkin tidak ada lagi warga yang sakit harus di tandu,” ujar Ketua IMM Pandeglang, Ahmad Fauzi kepada awak media usai melakukan aksi.

Kebijakan Pemkab tersebut, lanjutnya, dianggap aneh ketika APBD Pandeglang masih minim. Masih banyak kebutuhan masyarakat yang belum terpenuhi, Pemda malah mengeluarkan kebijakan yang tidak mengembirakan.

“Apabila pembelian kendaraan dinas itu untuk memudahkan dalam menjangkau akses jalan di Pandeglang, seharusnya pemerintah membetulkan infrastruktur yang rusak, bukan malah membeli mobil,” sindirnya.

Seperti yang sudah diketahui, tahun 2018 lalu Pemkab Pandeglang menganggarkan pembelian kendaraan dinas mencapai Rp. 5,2 miliar. Salah satu peruntukkannya adalah membeli kendaraan dinas baru untuk Bupati Pandeglang berupa Toyota Prado seharga Rp1,9 miliar. Tak ayal, hal tersebut menuai kecaman dan kritikan. (m4n)

Berita Terakait

Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar
RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor
Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras
Bekerja Berdasarkan Kontrak Bukan Opini”, CV Fadlan Konstruksi Tegaskan Kualitas Pekerjaan Jalan Bencongan Terjamin
Pertanyakan Legalitas JDEYO Billiard & Cafe, Langkah Kontrol Sosial LSM Pelopor Terganjal Sikap Tertutup Pengelola
Polresta Tangerang Ungkap Kasus Kematian Pelajar di Muara Kaliadem, 14 Orang Diamankan
H. Retno Juarno SH : Jika Tak Mampu Tangani Sampah, Mending Ganti Kepala UPTD Wilayah 1, Kabupaten Tangerang Tak Kekurangan Orang
Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu

Berita Terakait

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:00 WIB

Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:10 WIB

RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:49 WIB

Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:37 WIB

Bekerja Berdasarkan Kontrak Bukan Opini”, CV Fadlan Konstruksi Tegaskan Kualitas Pekerjaan Jalan Bencongan Terjamin

Minggu, 19 April 2026 - 09:28 WIB

Pertanyakan Legalitas JDEYO Billiard & Cafe, Langkah Kontrol Sosial LSM Pelopor Terganjal Sikap Tertutup Pengelola

Jumat, 17 April 2026 - 18:21 WIB

Polresta Tangerang Ungkap Kasus Kematian Pelajar di Muara Kaliadem, 14 Orang Diamankan

Senin, 6 April 2026 - 13:54 WIB

H. Retno Juarno SH : Jika Tak Mampu Tangani Sampah, Mending Ganti Kepala UPTD Wilayah 1, Kabupaten Tangerang Tak Kekurangan Orang

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:56 WIB

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu

Berita Terabru