Merasa Difitnah, Warga Protes Perkataan Tak Menyenangkan dari Oknum Guru TK di Pandeglang

- Penulis

Minggu, 7 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Pandeglang – Seorang tenaga pendidik di Taman Kanak-Kanak (TK) Melati, Desa Teluklada, Kabupaten Pandeglang, berinisial E.H., diduga melontarkan perkataan tidak menyenangkan melalui pesan singkat WhatsApp kepada seorang warga bernama R. Irawan.

Menurut R. Irawan, dirinya menerima pesan yang menuduhnya sebagai penipu tanpa alasan yang jelas. Ia merasa kaget dan dirugikan atas tuduhan yang dilontarkan oleh oknum guru tersebut.

“Dasar tukang nipu MH nipu Bae sia pagawean doang kitu ngajanjian pas waktuna lari dari kenyataan te bisa ngajahadapi,” demikian bunyi pesan yang diterima Irawan melalui WhatsApp.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pesan dalam bahasa daerah tersebut jika diartikan ke dalam Bahasa Indonesia berarti: “Dasar tukang tipu, ya menipu saja pekerjaanmu. Janji-janji saja, pas waktunya malah lari dari kenyataan, tidak bisa menghadapi.”
R. Irawan dengan tegas membantah tuduhan tersebut. Ia menyatakan tidak pernah melakukan penipuan kepada siapa pun, termasuk kepada E.H.

“Saya tidak merasa menipu siapa pun, apalagi kepada oknum guru TK ini yang tiba-tiba mengirim chat dengan kata-kata yang tidak menyenangkan,” ungkapnya kepada awak media.

Irawan sangat menyayangkan tindakan E.H. yang sebagai seorang pendidik seharusnya menjadi teladan dengan tutur kata yang baik.

Sementara itu, pihak media telah berupaya meminta keterangan dari E.H. untuk mendapatkan klarifikasi terkait pesan tersebut. Namun, hingga berita ini diturunkan, yang bersangkutan belum dapat dihubungi untuk memberikan tanggapan.
(Ron/red)

Berita Terakait

Pertanyakan Legalitas JDEYO Billiard & Cafe, Langkah Kontrol Sosial LSM Pelopor Terganjal Sikap Tertutup Pengelola
Polresta Tangerang Ungkap Kasus Kematian Pelajar di Muara Kaliadem, 14 Orang Diamankan
H. Retno Juarno SH : Jika Tak Mampu Tangani Sampah, Mending Ganti Kepala UPTD Wilayah 1, Kabupaten Tangerang Tak Kekurangan Orang
Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu
Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry
Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan
Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi
Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu

Berita Terakait

Minggu, 19 April 2026 - 09:28 WIB

Pertanyakan Legalitas JDEYO Billiard & Cafe, Langkah Kontrol Sosial LSM Pelopor Terganjal Sikap Tertutup Pengelola

Jumat, 17 April 2026 - 18:21 WIB

Polresta Tangerang Ungkap Kasus Kematian Pelajar di Muara Kaliadem, 14 Orang Diamankan

Senin, 6 April 2026 - 13:54 WIB

H. Retno Juarno SH : Jika Tak Mampu Tangani Sampah, Mending Ganti Kepala UPTD Wilayah 1, Kabupaten Tangerang Tak Kekurangan Orang

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:56 WIB

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu

Sabtu, 28 Februari 2026 - 02:06 WIB

Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:55 WIB

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan

Senin, 23 Februari 2026 - 19:15 WIB

Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi

Senin, 23 Februari 2026 - 12:24 WIB

Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu

Berita Terabru