Masyarakat Desa Gunungbatu Menjerit, Keluhkan Harga Tabung Gas Elfiji 3 Kg Melambung Tinggi

- Penulis

Senin, 16 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

penabanyen.com, Pandeglang – Berawal dari sebuah pengaduan warga Masyarakat Kampung Ci Galih Desa Gunung Batu, Kecamatan Munjul, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, keluhkan harga tabung gas elpiji 3 Kg yang sangat mahal dengan harga Rp 28,000,- sampai Rp.30,000,- di warung-warung eceran.

Berdasarkan Informasi diduga pemilik pangkalan menjual kewarung warung eceren dengan harga Rp 20,000,- sampai Rp 22,000,- padahal merujuk pada SK Bupati Pandeglang No. 542/Kep.798-huk.2014 dan kalau mengingat pasal 4 ayat 1 undang-undang Negara Republik Indonesia 1945 dan UUD No. 22 tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi (lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2001 no 136 tambahan lembaran Negara Republik Indonesia No. 4152) sebagaimana telah berubah dengan putusan mahkamah konstitusi No. 002/PUU-/ 2003 tgl 21 Desember 2004 (berita Negara Republik Indonesia No. 1 tahun 2005) dan menetapkan Perpres tentang penyedian pendistribusian, dan penetapan harga LIQUEFIED PETROLEUM GAS TABUNG 3 KILOGRAM.

Dikatakan Anah (45) selaku pemilik warung saat dimintai keterangan mengatakan bahwa saya biasa membeli tabung gas elpiji ukuran 3 kg dengan harga Rp 25,000 sampai 27,000 pa diwarung Bu Eroh, pungkasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Muhlisin Selaku Ketua PAC Mujul Ormas Gaib Perjuangan salah seorang warga masyarakat Desa Gunung Batu membenarkan adanya harga tabung gas elpiji yang sangat mahal harganya tida sesuai HET Senin 16/11/2020.

” saya sendiri juga sering membeli tabung gas elpiji ukuran 3 kg dengan 28,000 sampai 30,000 diwarung warung eceran yang ada di Desa Gunung Batu, dan saya merasa kasihan ke masyarakat miskin merasa keberatan dengan melambungnya harga tabung gas elpiji ukuran 3 kg bersubsidi didesa Gunung batu ini” pungkasnya.

Sementara Eroh (50) salah seorang pemilik toko saat dimintai keterangan mengatakan bahwa saya biasa membeli tabung gas elpiji ukuran 3 kg bersubsidi dengan harga Rp 20,000 sampai 22,000 dari pangkalan tabung gas elpiji H, Arif Zainul yang tak lain pemilik pangkalan PT Pajar Sidik Nurhidayah, terangnya ke awak media.

Pemilik PT Pajar sidiq Nurhidayah pangkalan tabung gas Elpiji di Desa Gunung Batu, Kecamatan Munjul atas nama H M Arif Zainul A Kampung Tanah Urug RT/RW 001/003 desa Gunung batu Kecamatan Munjul mengatakan bahwa menurutnya

“saya sudah biasa menjual tabung gas elpiji ukuran 3 kg bersubsidi dengan harga Rp. 20.000 sampai 22,000 kewarung-warung eceran yang ada di Desa Gunung batu dan kalau harus menjual tabung gas elpiji ukuran 3 kg bersubsidi dengan sesuai Harga HET saya tidak bisa” ungkapnya.

Menanggapi penjualan harga gas Elpiji 3 Kg diatas HET di Wilayah Desa Gunung Batu, Muhlisin dari Ketua Ormas Gaib perjuangan kecamatan Munjul, mengomentari harus ada upaya bersama untuk mengotrol dan yang berwenang dalam hal ini segera melakukan cek dilapangan atau bila perlu lakukan operasi pasar guna meminimalisir adanya pelanggaran, ibuhnya.

(Imron)

Berita Terakait

Pemerhati Hukum dan Ketua DPN LSM Minta Polis Usut Blokade Gerbang, Rusak CCTV hingga Lempar Kotoran: Demo di PT Pemi AW Balaraja Dikritik
Pihak PT Gradya Murni Utama, Meilina Tourisina Dampingin Kantor Hukum Firdaus Oiwobo, S.H., dan  Partner Sukses Ratakan Lahan Jungjing
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Hadir Layanan Kansultan Hukum Gratis Hari Fastival Bukan Bung Karno
Setelah 12 Tahun Menanti, Eksekusi Lahan Milik PT Gardya Murni Utama Berhasil Robohokan Bangunan liar  Berjalan Lancar
Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang
Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang
Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar
RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor

Berita Terakait

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:35 WIB

Pemerhati Hukum dan Ketua DPN LSM Minta Polis Usut Blokade Gerbang, Rusak CCTV hingga Lempar Kotoran: Demo di PT Pemi AW Balaraja Dikritik

Selasa, 30 Juni 2026 - 06:32 WIB

Pihak PT Gradya Murni Utama, Meilina Tourisina Dampingin Kantor Hukum Firdaus Oiwobo, S.H., dan  Partner Sukses Ratakan Lahan Jungjing

Minggu, 28 Juni 2026 - 12:12 WIB

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Hadir Layanan Kansultan Hukum Gratis Hari Fastival Bukan Bung Karno

Jumat, 26 Juni 2026 - 07:13 WIB

Setelah 12 Tahun Menanti, Eksekusi Lahan Milik PT Gardya Murni Utama Berhasil Robohokan Bangunan liar  Berjalan Lancar

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:25 WIB

Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:52 WIB

Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:00 WIB

Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:10 WIB

RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor

Berita Terabru

Bidhumas Polda Banten

Polda Banten Ucapkan Dirgahayu ke-16 BNPT, Perkuat Sinergi Cegah Terorisme

Kamis, 16 Jul 2026 - 16:49 WIB