Lima Pengendara Ditilang Petugas Di Hari Keenam Operasi Patuh Maung 2021

- Penulis

Minggu, 26 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.comSerang, Ditlantas Polda Banten menggelar Operasi Patuh Maung mulai Senin (20/9/2021). Operasi ini dilaksanakan selama dua pekan sampai 3 Oktober 2021.

Melalui operasi ini, Petugas akan menindak pengendara yang melanggar aturan selama berkendara.

“Apabila tertangkap tangan ada pelanggaran lalu lintas, kami akan lakukan penegakan hukum, dalam hal ini penilangan,” kata Dirlantas Polda Banten Kombes Pol Rudy Purnomo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada hari ini Minggu (26/09) atau hari ke enam Operasi Patuh Maung 2021 kegiatan pendisiplinan masyarakat maupun penegakan hukum terus dilakukan di wilayah hukum Polda Banten.

“Pada hari ke enam Operasi Patuh Maung 2021 Petugas telah memberikan lima tilang kepada pelanggar lalu lintas. Menurun signifikan dibanding hari ke enam Operasi Patuh Maung tahun 2020 yakni sebanyak 543 tilang atau turun 99 persen,” ujar Dirlantas.

“Kemudian untuk kejadian laka lantas pada hari ke enam Operasi Patuh Maung 2021 sebanyak satu kejadian dengan satu orang korban luka berat,” tambah Dirlantas.

Operasi kali ini dilaksanakan untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas dan menaati protokol kesehatan Covid-19.

Selain itu, operasi ini digelar untuk menurunkan tingkat pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas, serta menurunkan angka penyebaran Covid-19.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Banten Akbp Shinto Silitonga mengimbau kepada seluruh masyarakat tetap mematuhi peraturan berlalu lintas dan disiplin protokol kesehatan guna menekan penularan virus Covid-19.

“Kami imbau kepada masyarakat untuk selalu patuh terhadap peraturan berlalu lintas dan tetap patuh terhadap protokol kesehatan, kurangi dan batasi mobilitas bepergian, sehingga kita dapat melaksanakan aktifitas dengan normal,” tutup Akbp Shinto Silitonga. (Bidhumas)

Berita Terakait

Pihak PT Gradya Murni Utama, Meilina Tourisina Dampingin Kantor Hukum Firdaus Oiwobo, S.H., dan  Partner Sukses Ratakan Lahan Jungjing
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Hadir Layanan Kansultan Hukum Gratis Hari Fastival Bukan Bung Karno
Setelah 12 Tahun Menanti, Eksekusi Lahan Milik PT Gardya Murni Utama Berhasil Robohokan Bangunan liar  Berjalan Lancar
Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang
Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang
Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar
RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor
Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras

Berita Terakait

Selasa, 30 Juni 2026 - 06:32 WIB

Pihak PT Gradya Murni Utama, Meilina Tourisina Dampingin Kantor Hukum Firdaus Oiwobo, S.H., dan  Partner Sukses Ratakan Lahan Jungjing

Minggu, 28 Juni 2026 - 12:12 WIB

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Hadir Layanan Kansultan Hukum Gratis Hari Fastival Bukan Bung Karno

Jumat, 26 Juni 2026 - 07:13 WIB

Setelah 12 Tahun Menanti, Eksekusi Lahan Milik PT Gardya Murni Utama Berhasil Robohokan Bangunan liar  Berjalan Lancar

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:25 WIB

Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:52 WIB

Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:00 WIB

Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:10 WIB

RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:49 WIB

Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras

Berita Terabru