Komik Show SEMMI Tangsel Bahas Memperkuat Generasi Muda untuk Cerdas dalam Menangkal Narasi ropaganda Radikalisme dan Terorisme

- Penulis

Jumat, 18 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.comTangsel, Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia Cabang Tangerang Selatan (SEMMI Tangsel) mengadakan Kajian dan Obrolan Akademik (KOMIK) Show yang dihadiri oleh puluhan peserta di Rimbun-Taman Konservasi, Kamis (17/6/2021).

Komik Show kali ini membahas tentang ‘Memperkuat Generasi Muda untuk Cerdas dalam Menangkal Narasi Propaganda Radikalisme dan Terorisme’, yang disampaikan langsung oleh 5 narasumber yaitu TA Kadensus 88 Anti Teror Islah Bahrawi, Analis Direktorat Pencegahan BNPT RI Fery Novrika, Direktur Eksekutif LBH Situmeang Anri Saputra Situmeang, Kanit 4 Satintelkam Polres Tangsel H. Cecep, Direktur Politik dan Kebijakan Publik Merial Institute Deny Giovano.

H. Cecep menjelaskan penyebab terjadinya terorisme adalah pemahaman agama yang ekstrim dan sepotong-potong, penyimpangan terhadap sejarah agama karena dikombinasikan dengan idealisme yang berlebihan terhadap aliran agama pada masa tertentu sampai penyebab politik, ekonomi, sosial dan provokasi ajakan media sosial.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pengaruh paham radikalisme yang didepan mata sudah masuk diberbagai lembaga pendidikan. Penanggulangan menyebaran paham radikalisme tidak bisa diatasi secara parsial tapi harus bersama-sama dengan lembaga pendidikan, ormas, instansi, dan lingkungan masyarakat sekitar,” pungkasnya.

Fery, narasumber kedua juga menjelaskan beberapa kasus terorisme yang terpengaruh dari media sosial karena provokasi yang dibalut dengan ajakan agama namun malah menjadi pelaku teror.

“Kita bisa katakan bahwa fenomena radikal terorisme mirip hari ini dengan bagaimana seseorang terinfeksi virus covid, seseorang tidak pernah sadar dengan keadaan tertentu dan kualitas tertentu. Bukan asal kata, dari salah satu peneliti filsuf yang meneliti bagaimana terjadi pada kesadaran manusia sehingga manusia saling membunuh, salah satu kesimpulannya adalah kesadaran manusia itu tipis seperti lapisan cat dalam tembok,” lanjutnya.

Anri juga menegaskan bahwa jangan sampai libatkan terorisme atau radikalisme itu beracu pada agama karena terorisme atau radikalisme itu tidak ada hubungannya dengan agama.

Menurutnya, kejahatan radikalisme dan terorisme adalah kejahatan luar biasa atau extraordinary crime yang awalnya terorisme adanya radikalisme tentang suatu doktrin-doktrin yang seolah masuk akal sehingga sampai mencuci otak untuk melakukan tindakan terorisme.

“Yang dilakukan oleh teman-teman SEMMI Tangsel ini adalah salah satu pencegahan agar tidak tertular lebih banyak kepada pemikiran-pemikiran terorism,” sambungnya

Pandangan yang berbeda dengan narasumber yang sebelumnya, Deny berbicara mengenai filosofis tentang radikalisme, dia kurang sepakat apabila radikalisme ini dikaitkan dengan terorisme.

“Kalau berbicara akar kata radikalisme adalah radiks dari bahasa latin artinya akar, sifat orang yang mengakar. Radikal itu tidak selalu dikaitkan dengan hal-hal yang buruk, persoalan bukan di radikalismenya tapi bagaimana paham yang kita perjuangkan itu apakah sejalan dengan kemanusiaan atau tidak, itu yang harus dipahami oleh teman-teman, apapun ideologinya,” jelasnya.

Penjelasan terakhir datang dari Islah, menurutnya radikalisme adalah untuk suatu gerakan yang menuju ekstrim.

Secara definisi radikalisme itu simpang siur, banyak akademisi di dunia ini tidak memiliki kata sepakat tentang radikalisme, ada yang mengatakan cenderung negatif ada yang bilang juga ada positifnya.

“Yang kemudian akhirnya radikalisme ini identik dengan kegiatan-kegiatan yang destruktif,” pungkasnya. Radikalisme ini identik dengan kekerasan yang berbentuk kekerasan ekstrimisme dan terorisme artinya radikalisme ini adalah milestone atau first step dari proses menuju kepada terorisme,” jelasnya.

Komik Show ini ditutup dengan diskusi dan tanya jawab antara narasumber dengan para peserta. ( Ris)

Berita Terakait

Demi Efek Jera, Inuar HumayA Pemerhati Minta Tindak Tegas Setiap Bentuk Anarkisme Demo PEMI AW
Dukung Kualitas Dakwah, 430 Mualim Al-Qur’an di Tangerang Tersertifikasi Secara Nasional
Pemerhati Hukum dan Ketua DPN LSM Minta Polis Usut Blokade Gerbang, Rusak CCTV hingga Lempar Kotoran: Demo di PT Pemi AW Balaraja Dikritik
Pihak PT Gradya Murni Utama, Meilina Tourisina Dampingin Kantor Hukum Firdaus Oiwobo, S.H., dan  Partner Sukses Ratakan Lahan Jungjing
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Hadir Layanan Kansultan Hukum Gratis Hari Fastival Bukan Bung Karno
Setelah 12 Tahun Menanti, Eksekusi Lahan Milik PT Gardya Murni Utama Berhasil Robohokan Bangunan liar  Berjalan Lancar
Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang
Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang

Berita Terakait

Senin, 20 Juli 2026 - 17:37 WIB

Demi Efek Jera, Inuar HumayA Pemerhati Minta Tindak Tegas Setiap Bentuk Anarkisme Demo PEMI AW

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:00 WIB

Dukung Kualitas Dakwah, 430 Mualim Al-Qur’an di Tangerang Tersertifikasi Secara Nasional

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:35 WIB

Pemerhati Hukum dan Ketua DPN LSM Minta Polis Usut Blokade Gerbang, Rusak CCTV hingga Lempar Kotoran: Demo di PT Pemi AW Balaraja Dikritik

Selasa, 30 Juni 2026 - 06:32 WIB

Pihak PT Gradya Murni Utama, Meilina Tourisina Dampingin Kantor Hukum Firdaus Oiwobo, S.H., dan  Partner Sukses Ratakan Lahan Jungjing

Minggu, 28 Juni 2026 - 12:12 WIB

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Hadir Layanan Kansultan Hukum Gratis Hari Fastival Bukan Bung Karno

Jumat, 26 Juni 2026 - 07:13 WIB

Setelah 12 Tahun Menanti, Eksekusi Lahan Milik PT Gardya Murni Utama Berhasil Robohokan Bangunan liar  Berjalan Lancar

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:25 WIB

Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:52 WIB

Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang

Berita Terabru