Kinerja Pemkot Tangerang Disoroti, Ini Penyebabnya

- Penulis

Sabtu, 4 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Tangerang – Pengamat Kebijakan Publik Akhwil menyoroti pola kinerja di Pemerintahan Kota Tangerang yang dipimpin Wali Kota Arif R Wismansyah terkesan monoton. Sehingga, kebijakan yang dikeluarkan atau di implementasi tidak memberikan keberpihakan kepada masyarakat.

Akhwil menilai, orientasi yang dikedepankan hanya mengumpulkan pundi-pundi rupiah bagi para pejabat nya dengan dalih melaksanakan program pembangunan daerah.

“Pemkot Tangerang mengambil kebijakan yang monoton sehingga gak terasa keberpihakannya kepada masyarakat. Saya melihat dari sisi lain, para pejabat nya cuma sekedar mengumpulkan pundi-pundi ekonomi dari pelaksanaan program pembangunan daerah,” ujar Akhwil kepada wartawan, Jumat (3/11/2021).

Menurut Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Pembela Hak Indonesia (LSM PHI) ini , penyebab terjadi pelaksanaan dari pemangku kebijakan yang monoton, yakni tidak memaksimalkan kajian aspek hukum normatif secara utuh seperti UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah dan UU No. 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan , demi upaya tercipta good governence.

“Penyebab kinerja para pemangku kebijakannya mononton yah secara fundamentalnya tidak memaksimalkan kajian hukum secara utuh yang telah diamantkan dalam UU UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah dan UU No. 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan. Padahal kalau itu benar-benar diterapkan upaya good governence nya akan tercipta,” ungkap Akhwil.

Dari sekian banyak menjadi contoh persoalan, Akhwil menyebut beberapa kebijakan yang berpotensi menimbulkan case atau kasus. Diantaranya, pelaksanaan kegiatan infrastruktur jalan di Taman Royal Cipondoh yang dimana Pemkot Tangerang tidak berani menganggarkan lewat APBD.

“Cikal bakal adanya infrastruktur jalan di Taman Royal Cipondohkan adanya putusan pengadilan yang menyatakan aset tersebut milik pemerintah daerah. Kenapa harus takut, Wali Kota harus lebih berfikir seperti gunakan diskresi dengan dasar keputusan pengadilan tidak melanggar hukum,” papar Akhwil

“Kenapa jalan yang merupakan aset dari pemerintah provinsi, bisa dibiayai oleh APBD Pemkot dengan format pemeliharan. Itu kan sebenarnya merupakan suatu bentuk diskresi,” lanjutnya.

Selain itu, terkait pembebasan lahan untuk jalan di Kelurahan Sukajadi Kecamatan Karawaci, Akhwil menduga ada potensi penyalahgunaan wewenang. “Prosesnya pun terindikasi seperti mafia tanah,” pungkas pria yang berprofesi sebagai pengacara ini.

Dirinya pun menambahkan, pelaksanaan pembangunan Stadion Benteng menurut dia proses tahapannya yang salah. Sehingga, kategori stadion berskala internasional tidak terlihat secara kasat mata.

“Sudah menyimpang dari perencanaan awal. Pembangunan yang dilakukan sudah menjadi satu kesatuan. Itu tidak sesuai persyaratan pembangunan stadion yang berskala internasional secara kasat mata karena dibangun dengan tahapan yang salah,” beber Akhwil.

“Kalau gak salah itu juga sudah menjadi temuan BPK, masih dalam proses lidik. Karena tidak sesuai spek bangunan dan pimpro nya menurut saya yang harus bertanggung jawab dimana kita sudah sama-sama tahu pembangunan ini salah satu projek besar pemkot,” tutupnya.

(Ren/Red)

Berita Terakait

Atasi Pembuangan Liar, Camat Jayanti dan Tim Bersihkan Lokasi di Cikande serta Pasang Pagar Pembatas
Setelah Tiga Kali Pergantian Pimpinan, Sumartono Camat  Cisoka kab. Tangerang Sukses Tertibkan dan Pindahkan Eks TPPS Cisoka
Peringatan 10 Muharram 1448 H, Desa Cisoka Gelar Santunan Anak Yatim
Peringatan 10 Muharram 1448 H, Desa Cisoka Gelar Santunan Anak Yatim
Ini Kata Finny Dirut Utama Perumdag Pasar Niaga Penataan Eks TPPS Cisoka: 26 Pedagang Sudah Pindah ke Pasar, Diberikan Kemudahan Sewa dan Parkir Gratis
Kepala DBMSDA Firmansyah Mendampingi Bupati Tangerang Letakkan Batu Pertama Perluasan Maqbaroh Kasepuhan Al-Istiqlaliyyah Cilongok
Kepala Desa Cisoka Hadir, Satunan Anak Yatim Satu Muharam Berkah Rezeki, Berkah Berbagi: Ucapkan Berkah Untuk Keluarga Iyus
Penertiban Pasar Eks  Cisoka Tangerang Picu Perselisihan Antara Pedagang dan Petugas

Berita Terakait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 15:30 WIB

Atasi Pembuangan Liar, Camat Jayanti dan Tim Bersihkan Lokasi di Cikande serta Pasang Pagar Pembatas

Jumat, 26 Juni 2026 - 21:05 WIB

Setelah Tiga Kali Pergantian Pimpinan, Sumartono Camat  Cisoka kab. Tangerang Sukses Tertibkan dan Pindahkan Eks TPPS Cisoka

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:14 WIB

Peringatan 10 Muharram 1448 H, Desa Cisoka Gelar Santunan Anak Yatim

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:14 WIB

Peringatan 10 Muharram 1448 H, Desa Cisoka Gelar Santunan Anak Yatim

Jumat, 26 Juni 2026 - 13:24 WIB

Ini Kata Finny Dirut Utama Perumdag Pasar Niaga Penataan Eks TPPS Cisoka: 26 Pedagang Sudah Pindah ke Pasar, Diberikan Kemudahan Sewa dan Parkir Gratis

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:32 WIB

Kepala DBMSDA Firmansyah Mendampingi Bupati Tangerang Letakkan Batu Pertama Perluasan Maqbaroh Kasepuhan Al-Istiqlaliyyah Cilongok

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:17 WIB

Kepala Desa Cisoka Hadir, Satunan Anak Yatim Satu Muharam Berkah Rezeki, Berkah Berbagi: Ucapkan Berkah Untuk Keluarga Iyus

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:46 WIB

Penertiban Pasar Eks  Cisoka Tangerang Picu Perselisihan Antara Pedagang dan Petugas

Berita Terabru