Kesetaraan Pendidikan Manifestasi Dari Cikal Bakal Kemajuan Bangsa

- Penulis

Jumat, 18 Januari 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Cilegon – Lembaga pendidikan memang harus bisa disetarakan dengan sekolah formal lainya, salah satunya adalah pendidikan agama yang harus dipandang sama dengan sekolah umum.

Seperti halnya pendidikan agama Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah, dan Madrasah Aliyah. Setatus pendidikan tersebut diharapkan bisa sama dengan sekolah umum di Indonesia.

Keinginan tersebut akan dibahas pada Rapat Kerja Nasipnal (Rakernas) 2019 Al-Khairiyah di Citangkil, Kota Cilegon, Banten, selama dua hari, dari 17-18 Januari 2019.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita minta supaya Diniyah bisa di masukkan ke lembaga pendidikan formal,” kata Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Al-Khairiah, Ali Mujahidin, saat ditemui di Kota Cilegon, Kamis, 17 Januari 2019.

Baca Juga :Walikota Serang Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional

Setelah di akui sebagai lembaga pendidikan formal, maka sekolah umum nanti hanya mengajarkan kurikulum umum di pagi hari sampai siang.

Lalu ibtidaiyah, Tsanawiyah dan diniyah, khusus mengajarkan ilmu agama Islam di siang sampai sore hari dan menghilangkan kurikulum umum nya.

“Jadi enggak tumpang tindih, kewenangan menteri agama mana, kewenangan mentri pendidikan mana,” ujarnya.

Kesetaraan pendidikan umum dengan pendidikan agama, lantaran keduanya sama-sama menciptakan bibit untuk memeberikan kontribusi kemajuan bangsa.

“Tapi diwajibkan pendidikan agama boleh, pendidikan umum juga boleh. Samakan lah Ibtidaiyah dengan SD , sama-sama membangun Negara,” pungkasnya. (Yoman)

Berita Terakait

Demi Efek Jera, Inuar HumayA Pemerhati Minta Tindak Tegas Setiap Bentuk Anarkisme Demo PEMI AW
Dukung Kualitas Dakwah, 430 Mualim Al-Qur’an di Tangerang Tersertifikasi Secara Nasional
Pemerhati Hukum dan Ketua DPN LSM Minta Polis Usut Blokade Gerbang, Rusak CCTV hingga Lempar Kotoran: Demo di PT Pemi AW Balaraja Dikritik
Pihak PT Gradya Murni Utama, Meilina Tourisina Dampingin Kantor Hukum Firdaus Oiwobo, S.H., dan  Partner Sukses Ratakan Lahan Jungjing
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Hadir Layanan Kansultan Hukum Gratis Hari Fastival Bukan Bung Karno
Setelah 12 Tahun Menanti, Eksekusi Lahan Milik PT Gardya Murni Utama Berhasil Robohokan Bangunan liar  Berjalan Lancar
Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang
Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang

Berita Terakait

Senin, 20 Juli 2026 - 17:37 WIB

Demi Efek Jera, Inuar HumayA Pemerhati Minta Tindak Tegas Setiap Bentuk Anarkisme Demo PEMI AW

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:00 WIB

Dukung Kualitas Dakwah, 430 Mualim Al-Qur’an di Tangerang Tersertifikasi Secara Nasional

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:35 WIB

Pemerhati Hukum dan Ketua DPN LSM Minta Polis Usut Blokade Gerbang, Rusak CCTV hingga Lempar Kotoran: Demo di PT Pemi AW Balaraja Dikritik

Selasa, 30 Juni 2026 - 06:32 WIB

Pihak PT Gradya Murni Utama, Meilina Tourisina Dampingin Kantor Hukum Firdaus Oiwobo, S.H., dan  Partner Sukses Ratakan Lahan Jungjing

Minggu, 28 Juni 2026 - 12:12 WIB

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Hadir Layanan Kansultan Hukum Gratis Hari Fastival Bukan Bung Karno

Jumat, 26 Juni 2026 - 07:13 WIB

Setelah 12 Tahun Menanti, Eksekusi Lahan Milik PT Gardya Murni Utama Berhasil Robohokan Bangunan liar  Berjalan Lancar

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:25 WIB

Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:52 WIB

Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang

Berita Terabru