Kejati Banten Tahan 4 Pegawai Samsat Kelapa Dua

- Penulis

Jumat, 22 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.comTangerang, Kejati Banten Tahan 4 Pegawai Samsat Kelapa Dua, Usai Kajati menaikan status penyelidikan menjadi penyidikan terhadap dugaan tindak pidana korupsi berupa penggelapan pajak, tim Penyidik dari Kejaksaan Tinggi ( Kejati) Banten langsung bergerak ke kantor Samsat Kelapa Dua, menggeladah dan menahan 4 pegawai Samsat Kelapa Dua pada Jumat (22/4/2022)

Keempat tersangka yang ditahan adalah (Z) jabatan Kasi Penagihan dan Penyetoran pada UPTD Kelapa Dua. Tersangka kedua adalah (AP,) PNS dengan Jabatan Staf atau Petugas Bagian Penetapan pada Samsat Kelapa
Dua (UPTD) Kabupaten Tangerang.
Tersangka ketiga adalah (MBI) Sebagai Tenaga Honorer Bagian Kasir atau Tenaga Kerja Sukarela (TKS) di UPTD Samsat Kelapa Dua dan tersangka ke empat adalah ( B) , Swasta Mantan Pegawai yang Membuat Aplikasi Samsat.

Kepala Kejati Banten Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengatakan, bahwa dirinya merespon cepat Informasi dimaksud dengan melakukan Operasi Intelijen untuk mengumpulkan data dan bahan keterangan guna mendapatkan bukti awal atas dugaan dimaksud.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT


sejak Rabu, Tanggal 20 April 2022
Bahwa berdasarkan laporan hasil operasi intelijen telah dilakukan pengumpulan data dan bahan keterangan yang telah berhasil mendapatkan beberapa dokumen + dokumen yang berkaitan dengan perkara dimaksud dan telah meminta keterangan 7 (Tujuh) Orang.

“Kita tetapkan dan amankan 4 tersangka, bahwa dari operasi intelijen yang dilakukan secara profesional dan obyektif oleh tim Intelijen Kejaksaan Tinggi Banten telah menemukan adanya indikasi dugaan penggelapan uang pajak yang mengarah ke tindak pidana korupsi yang berada di samsat kelapa dua” terang Leonard dalam jumpa persnya, Jumat (22/4/2022).

Dalam melakukan modusnya kata Leonard, para Tersangka memiliki peranan yang berbeda – beda, namun sebelumnya mereka berkumpul untuk mendiskusikan apakah bisa masuk ke sistem UPTD guna mendapatkan uang, Sekira Bulan April 2021 atas inisiatif tersangka “Z” mengumpulkan Tersangka “AP”, tersangka “MBI” dan tersangka “B” untuk mendiskusikan apakah bisa masuk ke sistem UPTD guna mendapatkan uang. Sekira bulan Juni 2021, tersangka “Z” memerintahkan tersangka “MBI” untuk melakukan perbuatan tersebut terhadap Mobil Baru (BBN I) untuk dimanipulasi datanya menjadi Mobil Bekas (BBN II). Untuk melakukan aksinya maka tersangka “MBI” memilih semua berkas pendaftaran pajak mobil baru, setelah berkas dipilih maka tersangka “MBI” dengan membawa kertas penetapan yang telah dikeluarkan oleh tersangka “AP” mendatangi Biro Jasa untuk meminta uang secara tunai
sesuai kertas penetapan pajak.

Kemudian kata Leonard, tersangka “AP” membayarkannya ke Bank Banten. setelah dibayarkan tersangka o
“MBI” mengirimkan data pembayaran ke tersangka “B” yang berada di luar Kantor UPTD Samsat Kelapa Dua, dan kemudian tersangka ‘B” yang telah mengetahui Password dan VPN untuk melakukan perubahan secara sistem, penetapan yang tadinya BBN I menjadi BBN II. setelah berhasil dirubah, penetapan yang telah dirubah tersebut dikirimkan melalui chatting ke tersangka
“MBI” dan selanjutnya tersangka “MBI” kembali ke Bank Banten untuk melakukan perbaikan pembayaran atas penetapan yang telah dimanipulasi, dan kemudian hasil selisih kelebihan uang tersebut oleh tersangka “MBI” diserahkan kepada tersangka “Z”.

Selanjutnya uang-uang hasil perbuatan melawan hukum tersebut diserahkan kepada tersangka “AP” untuk dikumpulkan. hal ini dilakukan para tersangka sejak bulan Juni 2021 sampai bulan pebruari 2022
Adapun tersangka “MBI” tersangka ‘’B’’ dan tersangka ‘’AP’’ melakukan juga hal tersebut tanpa sepengetahuan tersangka “Z” sejak Agustus 2021 sampai dengan Februari 2022 dikarenakan para tersangka merasa tidak mendapat seperti yang dijanjikan oleh tersangka “Z”.

“Keempatnya kami tahan di Rutan Pandeglang, dari uang hasil yang telah dikumpulkan tersebut, para tersangka telah digunakan untuk membeli mobil, motor, rumah, dan untuk keperluan lainnya,” terang Kajati Banten

Kejati Banten, Kabupaten Tangerang Samsat Kelapa Dua

Berita Terakait

Pihak PT Gradya Murni Utama, Meilina Tourisina Dampingin Kantor Hukum Firdaus Oiwobo, S.H., dan  Partner Sukses Ratakan Lahan Jungjing
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Hadir Layanan Kansultan Hukum Gratis Hari Fastival Bukan Bung Karno
Setelah 12 Tahun Menanti, Eksekusi Lahan Milik PT Gardya Murni Utama Berhasil Robohokan Bangunan liar  Berjalan Lancar
Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang
Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang
Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar
RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor
Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras

Berita Terakait

Selasa, 30 Juni 2026 - 06:32 WIB

Pihak PT Gradya Murni Utama, Meilina Tourisina Dampingin Kantor Hukum Firdaus Oiwobo, S.H., dan  Partner Sukses Ratakan Lahan Jungjing

Minggu, 28 Juni 2026 - 12:12 WIB

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Hadir Layanan Kansultan Hukum Gratis Hari Fastival Bukan Bung Karno

Jumat, 26 Juni 2026 - 07:13 WIB

Setelah 12 Tahun Menanti, Eksekusi Lahan Milik PT Gardya Murni Utama Berhasil Robohokan Bangunan liar  Berjalan Lancar

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:25 WIB

Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:52 WIB

Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:00 WIB

Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:10 WIB

RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:49 WIB

Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras

Berita Terabru