Kapolda Banten Terima Kunjungan Silahturahmi Masyarakat Suku Baduy

- Penulis

Minggu, 8 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com – Serang, Pagi ini Minggu (08/05) pukul 09.30 WIB Kapolda Banten Irjen Pol Prof. Dr. Rudy Heriyanto menerima kedatangan puluhan masyarakat Baduy untuk bersilahturahmi di Rumah Dinas Kapolda Banten.

Kedatangan perwakilan masyarakat Baduy ke Rumah Dinas Kapolda Banten merupakan bentuk silahturahmi masyarakat Baduy dengan Polda Banten. 

Adapun kedatangan perwakilan masyarakat Baduy tersebut disambut langsung oleh Kapolda Banten Irjen Pol Prof. Dr. Rudy Heriyanto bersama Istri serta didampingi oleh Wakapolda Banten Brigjen Pol Ery Nursatari beserta perwakilan Pejabat Utama Polda Banten dan Kapolresta Serang Kota AKBP Maruli Hutapea.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Kapolda Banten Irjen Pol Prof Dr Rudy Heriyanto mengatakan bahwa kedatangan perwakilan masyarakat Baduy ke Rumah Dinasnya merupakan suatu penghormatan.

“Saya merasa terhormat sekali kehadiran para sesepuh dari adat Baduy dan ini merupakan suatu penghormatan bagi saya sebagai Kapolda Banten didatangi para sesepuh dan para Jaro di Rumah Dinas saya,” ujar Rudy Heriyanto.

“Semoga silahturahmi ini tetap berjalan secara pribadi, saya tidak akan lupa dengan saudara-saudara di Baduy,” tambah Rudy Hariyanto.

Saat ditemui, Jaro Saija mengucapkan terimakasih kepada Kapolda Banten Irjen Pol Dr Rudy Heriyanto Adi Nugroho yang telah menerima secara langsung kedatangan masyarakat Baduy di Rumah Dinasnya.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada Bapak Kapolda Banten dan Ibu, yang telah menerima kami untuk bersilaturahmi dikediamannya,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Jaro Saija memberitahukan bahwa saat ini ada 17.600 jiwa Suku Baduy yang tinggal di Kanekes yang bekerja sebagai petani.

“Untuk memenuhi kebutuhan hidup, suku Baduy telah  meminta lahan perhutani yang ada di Desa Arjawana, Desa Pasirbitung kepada Menteri Kehutanan dan atas permintaan tersebut telah diberikan lahan Perhutani seluas 300 hektar yang akan dijadikan tanah ulayat untuk bercocok tanam,” ujar Jaro Saija.

Terkait dengan hal tersebut Jaro Saija meminta dukungan kepada Kapolda Banten. “Kami masyarakat suku Baduy masih akan kembali meminta tambahan lahan dari perhutani yang berada di Desa Cibarani, Kecamatan Cirinten yang akan diberdayakan oleh Suku Baduy untuk berladang atas permintaan itu kami meminta dukungan kepada bapak Kapolda untuk membantu agar Pemerintah dapat memberi tambahan lahan,” ucap Jaro Saija.

Terkait dengan permintaan tersebut Kapolda merespon baik dan akan mendukung. “Menurut saya tambahan lahan 300 hektar memang kurang, saya mendukung penuh penambahan lahan berladang untuk Suku Baduy, bila dibutuhkan per surat maka kami akan siapkan,” tutur Kapolda

Ditempat yang sama, Uday Suhada selaku pemerhati Budaya Baduy mengapresiasi Kapolda Banten yang telah menerima masyarakat Baduy ke Rumah Dinasnya.

“Saya mengapresiasi Kapolda Banten yang sampai saat ini sudah dua kali menerima kunjungan suku Baduy untuk bersilahturahmi setelah selesai pelaksanaan Seba Baduy,” ujarnya.

Uday Suhada sangat mendukung dengan permintaan suku baduy untuk pertambahan lahan mengingat saat ini 3.000 hektar hutan yang masuk dalam tanah ulayat suku baduy yang dikelola untuk kelestarian hutan.

“Saat ini suku Baduy tinggal di 68 kampung dengan 17.600 jiwa sehingga masyarakat suku Baduy akan sangat terbantu jika Kapolda dapat mendukung untuk perluasan lahan hutan yang dapat digunakan masyarakat Suku Baduy untuk bercocok tanam ,” jelasnya.

Uday menjelaskan nilai kearifan lokal tentang kedaulatan pangan di Suku Baduy dimana masyarakat yang sudah berumah tangga wajib memiliki ladang dimana hasil ladang tidak dijual sehingga sampai dengan saat ini tidak ada warga yang mati kelaparan.
“Dalam suku Baduy tidak ada jarak antara pemimpin dengan warganya, pemimpin melayani bukan dilayani dan hidup menyatu dengan alam dan penuh kesederhanaan,” ujar Uday Suhada. (Bidhumas). ( Riska)

Berita Terakait

Pihak PT Gradya Murni Utama, Meilina Tourisina Dampingin Kantor Hukum Firdaus Oiwobo, S.H., dan  Partner Sukses Ratakan Lahan Jungjing
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Hadir Layanan Kansultan Hukum Gratis Hari Fastival Bukan Bung Karno
Setelah 12 Tahun Menanti, Eksekusi Lahan Milik PT Gardya Murni Utama Berhasil Robohokan Bangunan liar  Berjalan Lancar
Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang
Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang
Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar
RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor
Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras

Berita Terakait

Selasa, 30 Juni 2026 - 06:32 WIB

Pihak PT Gradya Murni Utama, Meilina Tourisina Dampingin Kantor Hukum Firdaus Oiwobo, S.H., dan  Partner Sukses Ratakan Lahan Jungjing

Minggu, 28 Juni 2026 - 12:12 WIB

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Hadir Layanan Kansultan Hukum Gratis Hari Fastival Bukan Bung Karno

Jumat, 26 Juni 2026 - 07:13 WIB

Setelah 12 Tahun Menanti, Eksekusi Lahan Milik PT Gardya Murni Utama Berhasil Robohokan Bangunan liar  Berjalan Lancar

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:25 WIB

Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:52 WIB

Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:00 WIB

Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:10 WIB

RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:49 WIB

Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras

Berita Terabru