Isue NKRI Bersyariah, Inilah Penjelasan Tokoh Muda Banten

- Penulis

Rabu, 28 Agustus 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.Com, Serang – Adanya isue Negara Kesatuan Republik Indonesia (NK KRI) yang bersyariah, tokoh muda Banten kembali menyuarakan persfektifnya untuk menjaga kesatuan NKRI.

Ponit Isue NKRI bersyariah tersebut tertuang, sejak adanya ijtima ulama ke 4 di salah satu Hotel di Jakarta.
Point tersebut menyebutkan bahwa, mewujudkan NKRI yang syariah dengan prinsip ayat suci di atas ayat konstitusi.

Pasca Persiapan Pilkades serentak Kapolres Serang Kunjungi Polsek Jawilan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Itu salah satu point yang nampaknya menjadi polemik pemerintah untuk direalisasikan di negara Indonesia ini.

“Masyarakat jangan dilibatkan dalam persoalan seperti ini, NKRI bersyariah, NKRI harga mati itu jadi jualan politik. Tapi kalau negara punya sikap, jika ada gejala seperti itu langsung di caounter dengan kekuasaan negara,” kata Alumni GMNI Banten, Nana Subana saat ditemui di salah satu rumah makan di Kota Serang, Rabu, (28/08/2019).

Ia juga mengatakan bahwa, jika masyarakat sudah masuk dalam isue tersebut, negara harus punya cara atau solusi dengan berkampanye melawan NKRI bersyariah.

“Saya berharap negara tidak boleh panik, harus punya sikap yang tegas. Masyarakat harus melek terhadap konsepsi bernegara,” ujarnya.

Senada dengan salah satu Tokoh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Banten, Malik Mughni, ia juga menyebutkan bahwa negara ini sudah sesuai dengan kesepakatan konsensus nasional.

“Bagaimana yang sudah dilakukan oleh kiai kita, mereka sudah merumuskan untuk bisa menjaga persatuan NKRI dan memberikan solusi kepada negara,” pungkasnya.
(Red)

Berita Terakait

Jeritan Orang Tua Siswa di Serang: Terkunci Regulasi SPMB Online, Anak Kami Mau Sekolah di Mana?
Pihak PT Gradya Murni Utama, Meilina Tourisina Dampingin Kantor Hukum Firdaus Oiwobo, S.H., dan  Partner Sukses Ratakan Lahan Jungjing
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Hadir Layanan Kansultan Hukum Gratis Hari Fastival Bukan Bung Karno
Setelah 12 Tahun Menanti, Eksekusi Lahan Milik PT Gardya Murni Utama Berhasil Robohokan Bangunan liar  Berjalan Lancar
Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang
Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang
Lebih dari 30 Tahun di Indonesia, English 1 Luncurkan High Flyers 4.0 Guna Cetak Generasi Siap Kancah Global
Tangis Guru Desa Pecah di Ruang Wisuda, Akhmad Agus Karnawi Raih Gelar Magister Hukum

Berita Terakait

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:44 WIB

Jeritan Orang Tua Siswa di Serang: Terkunci Regulasi SPMB Online, Anak Kami Mau Sekolah di Mana?

Selasa, 30 Juni 2026 - 06:32 WIB

Pihak PT Gradya Murni Utama, Meilina Tourisina Dampingin Kantor Hukum Firdaus Oiwobo, S.H., dan  Partner Sukses Ratakan Lahan Jungjing

Minggu, 28 Juni 2026 - 12:12 WIB

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Hadir Layanan Kansultan Hukum Gratis Hari Fastival Bukan Bung Karno

Jumat, 26 Juni 2026 - 07:13 WIB

Setelah 12 Tahun Menanti, Eksekusi Lahan Milik PT Gardya Murni Utama Berhasil Robohokan Bangunan liar  Berjalan Lancar

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:25 WIB

Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:52 WIB

Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:47 WIB

Lebih dari 30 Tahun di Indonesia, English 1 Luncurkan High Flyers 4.0 Guna Cetak Generasi Siap Kancah Global

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:08 WIB

Tangis Guru Desa Pecah di Ruang Wisuda, Akhmad Agus Karnawi Raih Gelar Magister Hukum

Berita Terabru