Penabanten.com, Kab. Serang – Nasib nahas menimpa seorang pemuda berinisial IY (26), warga Dusun Trimulyo, Kelurahan Karyamulyasari, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan. Korban mengembuskan napas terakhir usai tertabrak rangkaian kereta api di perlintasan rel kawasan Bogeg, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Kamis (17/09/2026).
Insiden maut tersebut terjadi saat korban yang berprofesi sebagai sopir truk pengangkut ayam tengah menepi untuk beristirahat di sebuah warung makan yang berada di dekat perlintasan rel kereta api.
Kapolsek Cipocok Jaya, AKP Juwandi, membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut. Berdasarkan keterangan yang dihimpun kepolisian, insiden bermula ketika korban memarkirkan kendaraannya dan hendak memesan santap siang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Korban saat itu hendak memesan makan siang di warung. Sebelum makan, korban bermaksud pergi ke toilet yang posisinya berada di seberang rel kereta api dengan cara melintasi rel,” terang AKP Juwandi dalam keterangannya, Kamis (17/9/2026).
Namun nahas, saat korban tengah melangkahkan kaki menyeberangi rel, rangkaian kereta api yang melaju dari arah Rangkasbitung menuju Merak melintas secara tiba-tiba. Jarak yang sudah terlalu dekat membuat tabrakan tak terhindarkan, hingga korban terpental dan mengalami luka berat.
Evakuasi ke Rumah Sakit dan Olah TKP
Mendapat laporan kecelakaan dari warga, personel Pamapta Polresta Serang Kota bersama jajaran personel Polsek Cipocok Jaya langsung meluncur ke lokasi kejadian untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) serta mengevakuasi tubuh korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Dradjat Prawiranegara Kabupaten Serang.
Kendati sempat dibawa ke fasilitas medis guna penanganan darurat, nyawa pemuda berusia 26 tahun tersebut dinyatakan tidak tertolong oleh tim medis akibat luka parah yang dideritanya.
Guna melengkapi penyelidikan, aparat kepolisian telah memintai keterangan dari sejumlah saksi kunci di lokasi kejadian, antara lain TO (45) yang merupakan rekan sesama sopir truk ayam, serta RD (53) selaku pemilik warung makan tempat korban beristirahat.
Menyikapi insiden maut ini, AKP Juwandi mengimbau masyarakat luas untuk selalu waspada, memperhatikan kanan-kiri sebelum melangkah, dan tidak melakukan aktivitas berisiko di sekitar perlintasan rel kereta api.
“Keselamatan merupakan hal yang paling utama. Kami mengingatkan seluruh masyarakat agar senantiasa memperhatikan situasi sekitar serta memastikan kondisi jalur aman sebelum melintas di perlintasan rel kereta api,” pungkas Juwandi. (Red/HRH)


















