Penabanten.com, Serang – Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Tekstil, Sandang, dan Kulit Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PC FSP TSK KSPSI) Kabupaten Serang menggelar rapat koordinasi di Kantor Sekretariat. Pertemuan tersebut menghasilkan pembentukan Aliansi Buruh Banten Bersatu tingkat Kabupaten Serang guna mengawal perumusan upah tahun 2027.
Langkah pembentukan aliansi ini dirancang untuk memperkuat posisi tawar kaum buruh di kawasan industri Kabupaten Serang dalam penetapan Upah Minimum Kabupaten (UMK) yang berkeadilan serta selaras dengan kenaikan biaya hidup.
Ketua PC FSP TSK KSPSI Kabupaten Serang, Zadul Muslim, menyatakan serikat pekerja harus proaktif menyuarakan aspirasi tenaga kerja. Konsolidasi melalui aliansi dipandang sebagai wadah utama agar aspirasi buruh tingkat basis tersampaikan ke pemerintah daerah dan Dewan Pengupahan.
“Serikat pekerja harus hadir nyata di garis terdepan dalam membela hak-hak normatif dan kesejahteraan anggotanya. Pembentukan AB3 Kabupaten Serang ini adalah fondasi perjuangan kita. Aksi upah 2027 bukan sekadar agenda tahunan seremonial, melainkan komitmen kolektif untuk memastikan seluruh buruh di Serang memperoleh upah yang layak demi kehidupan keluarga pekerja yang sejahtera. Kita bangun solidaritas lintas unit, satukan komando, dan kawal prosesnya secara tegas,” tegas Zadul Muslim.
Pertemuan yang turut melibatkan Sekretaris PC FSP TSK KSPSI Kabupaten Serang, Rizki Regi Gemelar, tersebut merumuskan sejumlah langkah strategis organisasi, antara lain:
Penyelarasan Komando Internal: Memperkuat koordinasi antar-Pimpinan Unit Kerja (PUK) se-Kabupaten Serang agar bergerak dalam satu instruksi aliansi.
Penyusunan Data Independen: Mengumpulkan data survei kebutuhan pokok riil buruh sebagai landasan perhitungan dan argumentasi ilmiah kenaikan upah 2027.
Perumusan Agenda Aksi: Merancang mekanisme penyampaian pendapat publik dan aksi damai terukur ke jajaran pemerintah daerah serta Dewan Pengupahan Kabupaten Serang.
Zadul menambahkan, PC FSP TSK KSPSI Kabupaten Serang siap membuka kolaborasi dengan aliansi maupun serikat pekerja lain di wilayah Banten untuk memastikan perlindungan ketenagakerjaan dan standar upah yang layak dapat terwujud. (Red)


















