Dua Rumah Roboh Diterjang Cuaca Ekstrem di Serang, 14 Jiwa Mengungsi dan 5 Korban Luka

- Penulis

Jumat, 26 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Serang – Cuaca ekstrem dengan hujan lebat dan angin kencang yang melanda Kota Serang, Kamis (25/12) petang, mengakibatkan dua unit rumah roboh di Kampung Ambreg, Kelurahan Sawahluhur, Kecamatan Kasemen. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 17.30 WIB tersebut menyebabkan 14 jiwa dari dua kepala keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal dan lima orang lainnya mengalami luka-luka, tiga di antaranya dalam kondisi berat.

Korban luka berat adalah Eza Arizqi (6 tahun) yang mengalami tangan kiri putus tertimpa tembok, Elen Hendriyani (35 tahun), dan Cheril Almahira (2 tahun). Saat ini, ketiganya masih dirawat di rumah sakit. Eza direncanakan menjalani operasi di RS Sari Asih pada Jumat (26/12) pagi, sementara Elen dan Cheril dirawat di RSUD Provinsi Banten. Dua korban luka ringan, Firman (25 tahun) dan Aulia (5 tahun), telah mendapatkan perawatan dan dibawa pulang.

Berdasarkan laporan dari Kelompok Siaga Bencana (KSB) Kecamatan Kasemen, dua rumah yang roboh milik M. Falati/Siti Fatmawati dan Latifah. Rumah pertama mengalami kerusakan berat, sementara yang kedua rusak sedang. Total kerugian material diperkirakan mencapai Rp 175 juta.

“Kronologisnya akibat cuaca ekstrem dan hujan terus-menerus disertai angin. Saat ini assessment masih berjalan dan evakuasi puing akan dilanjutkan besok pagi,” jelas pernyataan tertulis dari KSB Kasemen, Kamis malam.

Upaya tanggap darurat telah dilakukan secara terkoordinasi. Tim melakukan monitoring, evakuasi korban, dan assessment data di lokasi. Beberapa unsur yang terlibat antara lain Dinas Sosial Provinsi Banten dan Kota Serang, Tagana, BPBD Kota Serang, serta pemerintah setempat tingkat kecamatan, kelurahan, dan RT/RW.

Sementara itu, 14 warga yang terdampak, terdiri dari 11 dewasa, 2 balita, dan 1 batita, saat ini membutuhkan tempat tinggal sementara dan bantuan mendesak. Pihak berwenang masih mendata kebutuhan lebih lanjut untuk penanganan korban dan pemulihan pasca-bencana.

Berita Terakait

Pertahankan Tanah Adat, Keluarga Ahli Waris di Serang Adang Ekskavator Hingga Tercebur Lumpur
Kepala DPMPTSP Serang Bongkar Fakta: Semua Tempat Hiburan Malam 100 Persen Tak Berizin!
Praktik Pungli di PT Win Bright Technology Cikande Mencuat, Warga Desak Tim Gabungan Lakukan Sidak
Pemkab Serang Sidak Hiburan Malam di Kramatwatu, Amankan 692 Botol Miras dan Hentikan Operasional Sementara
Tuntut Realisasi Janji Politik Kades, Massa Pemuda Gelar Demo di Depan Kantor Desa Sujung Tirtayasa
Tudingan Jual Miras Pasca-Pembongkaran Bangli di Kibin Serang Tuai Bantahan Keras Pemilik Steam
Dandim 0602/Serang Angkat Bicara: Selidiki Utuh Peran Oknum TNI dalam Kasus Pengeroyokan Anggota Brimob
Resmi Dimulai! Pembangunan Pabrik Air Minum Tirta Ratu Serap Potensi Mata Air Baros

Berita Terakait

Kamis, 16 Juli 2026 - 23:50 WIB

Pertahankan Tanah Adat, Keluarga Ahli Waris di Serang Adang Ekskavator Hingga Tercebur Lumpur

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:54 WIB

Kepala DPMPTSP Serang Bongkar Fakta: Semua Tempat Hiburan Malam 100 Persen Tak Berizin!

Sabtu, 11 Juli 2026 - 22:18 WIB

Praktik Pungli di PT Win Bright Technology Cikande Mencuat, Warga Desak Tim Gabungan Lakukan Sidak

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:24 WIB

Pemkab Serang Sidak Hiburan Malam di Kramatwatu, Amankan 692 Botol Miras dan Hentikan Operasional Sementara

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:17 WIB

Tuntut Realisasi Janji Politik Kades, Massa Pemuda Gelar Demo di Depan Kantor Desa Sujung Tirtayasa

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:10 WIB

Tudingan Jual Miras Pasca-Pembongkaran Bangli di Kibin Serang Tuai Bantahan Keras Pemilik Steam

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:20 WIB

Dandim 0602/Serang Angkat Bicara: Selidiki Utuh Peran Oknum TNI dalam Kasus Pengeroyokan Anggota Brimob

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:59 WIB

Resmi Dimulai! Pembangunan Pabrik Air Minum Tirta Ratu Serap Potensi Mata Air Baros

Berita Terabru