Dua ABG Asal Pasar Kemis Babak belur Dikeroyok Orang Tak Dikenal

Senin, 21 Januari 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Pasar Kamis- Dua remaja tanggung sebut saja anak baru gede ( ABG) yang diketahui asal Kampung Picung Rt 006/05 Desa Pasar Kemis Kabupaten Tangerang.

kedua ABG tersebut yakni Jamaludin dan Dicki Prasetiyo, mereka babak belur dikeroyok puluhan orang tidak dikenal pada pukul 01.20 tepatnya di depan toko bangunan Mitra 10, jalan Mohamad Toha Kecamatan Karawaci Kota Tangerang.

Sementara Kepala desa Pasar Kemis Haetomi saat di konfermasi membenarkan kejadian tersebut, ia menceritakan peristiwa tersebut terjadi usai korban menikmati malam minggu di jembatan kaca Grendeng Tangerang. Namun tiba-tiba di perjalanan pelaku yang mengikuti korban dari belakang memepet korban dan mengeluarkan kata-kata tidak sopan (binatang).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga : Meringati HUT Ke Tujuh, KEMULA Santuni 15 yatim

” Korban kemudian terkejut dan berhenti sejenak serta menanyakan kepada pelaku maksud dari kata-kata binatang yang diuacpaakan pelaku, namun tanpa ada angin .dan hujan, pelaku langsung mengeroyok dan memukuli korban” terang Haetomi.

Akibat pengeroyokan tersebut korban mengalami luka pada bagian muka, selain mengalami luka pada bagian muka kata Haetomi, korban juga kehilangan motor yang dia tumpangi. Korban dan keluarganya kini sedang melaporkan kasus penganiayaan tersebut ke kantor Polsek Karawaci. (Yad)

Berita Terkait

Pasca Musda, PD DMI Kabupaten Serang Gebrak Program Sosial: Khitanan Massal bagi 100 Yatim dan Dhuafa
Akhmad Agus Karnawi, Aktivis dan Relawan Kemanusiaan Banten, Raih Gelar Magister Hukum dari Untirta
Direktur BUMDes Sukasaba Menegaskan
Per Tanggal 14 Juli 2025
Sudah Mengundurkan Diri
Akses Lumpuh Total Akibat Banjir, Warga Desak Pemerintah Pandeglang Carikan Solusi
Siap Serap Aspirasi Warga, Dedi Supandi Maju sebagai Calon Anggota BPD Desa Sukadame
Hujan Lebat Picu Banjir Susulan, Kapolres Aceh Timur Siagakan Perahu Evakuasi di Sejumlah Gampong
Akibat Terlilit Hutang Kades Padaherang Kecamatan Angsana Diduga Gelapkan Insentif LKD Serta DD Banprov Dan Dana Bumdes Raib
Diduga Terlibat Pungli di Taman Kota Sepatan, LIPAN HAM Desak Lurah Copot Oknum RT dan RW

Berita Terkait

Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:03 WIB

Pasca Musda, PD DMI Kabupaten Serang Gebrak Program Sosial: Khitanan Massal bagi 100 Yatim dan Dhuafa

Jumat, 16 Januari 2026 - 07:20 WIB

Akhmad Agus Karnawi, Aktivis dan Relawan Kemanusiaan Banten, Raih Gelar Magister Hukum dari Untirta

Kamis, 15 Januari 2026 - 17:08 WIB

Direktur BUMDes Sukasaba Menegaskan
Per Tanggal 14 Juli 2025
Sudah Mengundurkan Diri

Senin, 12 Januari 2026 - 12:01 WIB

Akses Lumpuh Total Akibat Banjir, Warga Desak Pemerintah Pandeglang Carikan Solusi

Senin, 12 Januari 2026 - 09:46 WIB

Siap Serap Aspirasi Warga, Dedi Supandi Maju sebagai Calon Anggota BPD Desa Sukadame

Sabtu, 10 Januari 2026 - 09:09 WIB

Hujan Lebat Picu Banjir Susulan, Kapolres Aceh Timur Siagakan Perahu Evakuasi di Sejumlah Gampong

Sabtu, 10 Januari 2026 - 04:57 WIB

Akibat Terlilit Hutang Kades Padaherang Kecamatan Angsana Diduga Gelapkan Insentif LKD Serta DD Banprov Dan Dana Bumdes Raib

Kamis, 8 Januari 2026 - 15:33 WIB

Diduga Terlibat Pungli di Taman Kota Sepatan, LIPAN HAM Desak Lurah Copot Oknum RT dan RW

Berita Terbaru