Diserbu Sekolah Negeri, AUM Pendidikan Muhammadiyah Tetap Jadi Magnet: PDM Cilegon Blusukan ke Cipondoh Jelang PPDB

- Penulis

Rabu, 24 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Kota Cilegon — Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Cilegon melakukan kunjungan dan dialog pendidikan ke Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Cipondoh, Kota Tangerang, guna menggali strategi pengelolaan dan penguatan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di bidang pendidikan, terutama menjelang momentum Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Dalam kunjungan tersebut, PDM Cilegon secara khusus menanyakan kondisi riil AUM pendidikan Muhammadiyah di tengah kuatnya dominasi sekolah negeri, termasuk faktor sarana-prasarana, kompetensi guru, hingga program unggulan yang mampu menjaga kepercayaan masyarakat.
Ketua Majelis Dikdasmen PDM Cilegon, Khidmi, mengaku terkesan dengan jumlah dan eksistensi sekolah-sekolah Muhammadiyah di bawah naungan PCM Cipondoh.

“Jumlah sekolah di bawah PCM Cipondoh ini luar biasa. Di tengah Kota Tangerang yang dihimpit sekolah-sekolah negeri, AUM pendidikan Muhammadiyah tetap hidup dan dipercaya masyarakat,” ujar Khidmi.

Ia mengungkapkan, tantangan serupa juga dihadapi Muhammadiyah di Cilegon. Meski pemerintah menyediakan banyak program sekolah gratis, sekolah Muhammadiyah masih harus berjuang keras agar tetap menjadi pilihan masyarakat.

“Sekarang ini banyak sekolah gratis, tapi sekolah Muhammadiyah masih waiting list. Artinya, masih ada kepercayaan. Pertanyaannya, apa triknya? Apakah sarana, kompetensi guru, atau programnya yang benar-benar menyentuh kebutuhan orang tua?” katanya.

Menurut Khidmi, momentum PPDB menjadi krusial bagi PDM Cilegon untuk menyusun strategi bersama PCM dan sekolah-sekolah Muhammadiyah, termasuk menyikapi persoalan ketimpangan jumlah siswa, basis lingkungan, hingga pola hidup masyarakat sekitar sekolah.

“Ada sekolah yang siswanya banyak, ada yang sedikit. Basis lingkungannya berbeda, pola hidup masyarakatnya juga berbeda. Ini perlu strategi yang tepat, bukan disamaratakan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua PCM Cipondoh, Rojali, memaparkan sejumlah kunci keberhasilan AUM pendidikan Muhammadiyah di wilayahnya. Salah satunya adalah pemenuhan standar sarana-prasarana.

“Seluruh ruang kelas sekolah Muhammadiyah di Cipondoh sudah ber-AC. Ini menjadi standar kami, karena kenyamanan belajar juga menentukan minat orang tua,” ungkap Rojali.

Ia menambahkan, kepercayaan masyarakat terhadap sekolah Muhammadiyah dibangun sejak lama, terutama melalui kualitas guru dan pembiasaan karakter.

“Banyak guru kami berasal dari luar Muhammadiyah, tapi mereka percaya dan nyaman. Anak-anak juga dibina kuat secara akademik dan non-akademik,” jelasnya.

Ciri khas pendidikan Muhammadiyah, lanjut Rojali, terletak pada penguatan nilai keagamaan yang konsisten.

“Pembiasaan salat, penguatan akhlak, dan pendidikan agama menjadi keunggulan. Bahkan sekitar 20 persen siswa kami berasal dari luar Muhammadiyah. Ini bukti bahwa sekolah Muhammadiyah diterima lintas kalangan,” katanya.

Kunjungan ini diharapkan menjadi referensi penting bagi PDM Cilegon dalam merumuskan kebijakan dan strategi penguatan AUM pendidikan agar tetap kompetitif, berkarakter, dan diminati masyarakat di tengah ketatnya persaingan dunia pendidikan. (Rilis)

Berita Terakait

Aktivis RPM Desak Polres Pandeglang Tangkap Oknum Guru Cabul di SMPN 1 Sukaresmi dan BKD Beri Sanksi Pecat
Diduga Terjerat Modus Love Scamming Rp110 Juta, Oknum Guru ASN di Picung Pandeglang Dilabrak Korban ke Sekolah
Soroti Tata Kelola MBG dan Stunting, Cipayung Plus Serang Ungkap Miringnya Pengelolaan Sampah Puluhan SPPG di Kota Serang
Siswi SD Negeri Kesaud Lolos OSNP Tingkat Provinsi, Kepsek Sunarso: Berharap Masuk Nasional
Pembukaan MPLS 2026, SMKN 1 Cikande Ajak Siswa / Taruna Baru Terapkan 7 Kebiasaan Anak Hebat Indonesia
Jeritan Orang Tua Siswa di Serang: Terkunci Regulasi SPMB Online, Anak Kami Mau Sekolah di Mana?
Lebih dari 30 Tahun di Indonesia, English 1 Luncurkan High Flyers 4.0 Guna Cetak Generasi Siap Kancah Global
Tangis Guru Desa Pecah di Ruang Wisuda, Akhmad Agus Karnawi Raih Gelar Magister Hukum

Berita Terakait

Senin, 21 September 2026 - 05:02 WIB

Aktivis RPM Desak Polres Pandeglang Tangkap Oknum Guru Cabul di SMPN 1 Sukaresmi dan BKD Beri Sanksi Pecat

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:34 WIB

Diduga Terjerat Modus Love Scamming Rp110 Juta, Oknum Guru ASN di Picung Pandeglang Dilabrak Korban ke Sekolah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:17 WIB

Soroti Tata Kelola MBG dan Stunting, Cipayung Plus Serang Ungkap Miringnya Pengelolaan Sampah Puluhan SPPG di Kota Serang

Senin, 20 Juli 2026 - 10:34 WIB

Siswi SD Negeri Kesaud Lolos OSNP Tingkat Provinsi, Kepsek Sunarso: Berharap Masuk Nasional

Senin, 13 Juli 2026 - 13:58 WIB

Pembukaan MPLS 2026, SMKN 1 Cikande Ajak Siswa / Taruna Baru Terapkan 7 Kebiasaan Anak Hebat Indonesia

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:44 WIB

Jeritan Orang Tua Siswa di Serang: Terkunci Regulasi SPMB Online, Anak Kami Mau Sekolah di Mana?

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:47 WIB

Lebih dari 30 Tahun di Indonesia, English 1 Luncurkan High Flyers 4.0 Guna Cetak Generasi Siap Kancah Global

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:08 WIB

Tangis Guru Desa Pecah di Ruang Wisuda, Akhmad Agus Karnawi Raih Gelar Magister Hukum

Berita Terabru

Bupati Serang

Pemkab Serang-PLN Bahas Percepatan PLTS di Pulau Tunda

Selasa, 22 Sep 2026 - 19:05 WIB

Bupati Serang

Pemkab Serang-PLN Bahas Percepatan PLTS di Pulau Tunda

Selasa, 22 Sep 2026 - 19:05 WIB

Bupati Serang

Pemkab Serang-PLN Bahas Percepatan PLTS di Pulau Tunda

Selasa, 22 Sep 2026 - 19:05 WIB