Disdikpora  Pandeglang Didemo Pw Komando Soal BOP PAUD

- Penulis

Rabu, 7 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

penabanten.com, Pandeglang – Berdasarkan Undang-Undang Nomor 9 tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat Dimuka Umum segenap Mahasiswa yang tergabung dalam Presidium Wilayah Konsilidasi Mahasiswa Nasional Indonesia (PW KOMANDO) kab. Pandeglang dan Aliansi Pemuda Pandeglang melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor dinas pendidikan kab. Pandeglang, selasa (6-8-2024).

Presidium Wilayah Konsolidasi Mahasiswa Nasional Indonesia ( PW KOMANDO) Meminta kepada Dinas Pendidikan Kab. Pandeglang selaku Dinas terkait yang melakukan pengawasan terhadap sekolah-sekolah yang berada di wilayah Kab. Pandeglang mulai dari Pendidikan Usia Dini (Paud) / TK, Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), sampai Sekolah Menengah Atas (SMA), untuk segera memanggil dan kroscek kelapangan terhadap Kepala Sekolah Khususnya Paud Cahaya Putri yang bertempat di Desa Cikadu Kec. Cibitung Kab. Pandeglang, karena patut diduga Kepala sekolah Paud Cahaya Putri telah melakukan Penyalahgunaan Anggaran BOP PAUD.

Nopi Ihromi selaku ketua Pw Komando Kabupaten Pandeglang menyampaikan dalam orasinya , berdasarkan hasil investigasi/ temuan di lapangan di salah satu Paud yang bernama Paud Cahaya Putri yang bertempat di desa Cikadu Kecamatan Cibitung kabupaten Pandeglang menemukan adanya dugaan Praktek Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) di lingkungan pendidikan Paud Cahaya Putri, karena melihat dari pada kondisi obyektif di paud tersebut kami menduga bahwa dana BOP Paud tersebut tidak diserap dengan baik, hanya di jadikan untuk memenuhi kebutuhan sendiri sehingga melihat dari pada fasilitasi yang begitu banyak kekurangan di Paud tersebut, sedangkan Paud Cahaya Putri sudah berdiri kurang lebih dari 4 tahun beroperasi.

Masih kata Ihromi adapun anggaran BOP Paud  yang diterima Paud Cahaya Putri dalam satu tahun mendapatkan kucuran anggaran BOP Paud yang sangat besar diduga kurang lebih 80 juta yang diterima dari Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) atau APBD Kab. Pandeglang, yang mana bentuk penyalurannya dilakukan 2 tahap dalam 1 tahun, pertama 50% dari bulan januari-juni dan 50% dari bulan juli-oktober. Namun melihat kondisi di lapangan amat sangat miris dilihat kondisi sekolah paud cahaya putri yang sangat tidak layak. Tegasnya.

” Kami Mahasiswa yang tergabung dalam komando dan pemuda pandeglang meminta kepada dinas terkait untuk segera melakukan kroscek langsung kelapangan jangan hanya sekedar dipanggil dan diperiksa berkas SPJnya saja, karena kami menduga keras adanya penyalahgunaan anggaran BOP Paud tersebut. Kami juga meminta kepada Kapolres Pandeglang,  Kejaksaan Negeri Pandeglang, untuk segera melakukan Penyelidikan dan Penyidikan terkait adanya dugaan penyalahgunaan Anggaran BOP Paud Cahaya Putri yang bertempat di Desa Cikadu Kec. Cibitung Kab. Pandeglang, dan kepada BPK juga kami meminta agar segera keroscek kekayaan Kepala Sekolah Paud Cahaya Putri” tegasnya.

Di tempat yang sama Ajep Bahtiar  selaku perwakilan dari Aliansi Pemuda Pandeglang menyampaikan apabila dalam waktu 2×24 jam tuntutan kami tidak di indahkan, maka kami akan menggelar aksi unjuk rasa dengan masa yang lebih besar, PIAT JUSTITIA RUAT COELUM ( keadilan harus tetap ditegakan meski langit dan bumi akan runtuh) buah Ajep.

(Ron)

Berita Terakait

Setelah 12 Tahun Menanti, Eksekusi Lahan Milik PT Gardya Murni Utama Berhasil Robohokan Bangunan liar  Berjalan Lancar
Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang
Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang
Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar
RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor
Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras
Bekerja Berdasarkan Kontrak Bukan Opini”, CV Fadlan Konstruksi Tegaskan Kualitas Pekerjaan Jalan Bencongan Terjamin
Pertanyakan Legalitas JDEYO Billiard & Cafe, Langkah Kontrol Sosial LSM Pelopor Terganjal Sikap Tertutup Pengelola

Berita Terakait

Jumat, 26 Juni 2026 - 07:13 WIB

Setelah 12 Tahun Menanti, Eksekusi Lahan Milik PT Gardya Murni Utama Berhasil Robohokan Bangunan liar  Berjalan Lancar

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:25 WIB

Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:52 WIB

Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:00 WIB

Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:10 WIB

RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:49 WIB

Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:37 WIB

Bekerja Berdasarkan Kontrak Bukan Opini”, CV Fadlan Konstruksi Tegaskan Kualitas Pekerjaan Jalan Bencongan Terjamin

Minggu, 19 April 2026 - 09:28 WIB

Pertanyakan Legalitas JDEYO Billiard & Cafe, Langkah Kontrol Sosial LSM Pelopor Terganjal Sikap Tertutup Pengelola

Berita Terabru