Dikabarkan tenggelam, Bocah Sembilan Tahun Ditemukan Tewas Dipintu Air Sepuluh

Rabu, 17 April 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Kota Tangerang – Satria, bocah 9 tahun yang tenggelam di saluran air PT. Tifico akhirnya ditemukan tewa tak bernyawa lagi sekitar pukul 18.30 WIB malam tadi.

Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di Pintu Air Sepuluh Kota Tangerang dan langsung dievakuasi menuju RSUD Kota Tangerang. “Korban dapat kita temukan malam tadi berkat kerjasama dari Tim SAR gabungan yang berjumlah kurang lebih 60 personil telah secara maksimal melakukan pencarian pada hari kedua ini mulai dari pagi tadi hingga ditemukannya korban.” Tegas Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Hendra Sudirman, S.E., M.Si., selaku SAR Mission Coordinator. Beliau juga mengucapkan turut berbela sungkawa kepada pihak keluarga korban akibat kejadian tersebut.

Baca Juga : Kali Cisadane Kota Tangerang, Kembali Makan Korban

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, Satria (9) dilaporkan tenggelam pada senin (15/4) siang sekitar pukul 13.00 WIB. Pencarian kemudian dilakukan oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Damkar Kota Tangerang, Polsek Cibodas, Koramil Cibodas, Security PT. Tifico, Penjaga Pintu Air Sepuluh, Squad PBI (Penanggulangan Bencana Indonesia), Polisi Pamong Praja Kec. Pinang, dan PMI Kota Tangerang.

Pencarian dimulai dari pagi tadi sekitar pukul 07.00 WIB dilakukan dengan membagi menjadi 2 SRU dimana SRU pertama melakukan penyisiran dengan menggunakan perahu karet sejauh 10,5 KM dari lokasi kejadian sedangkan SRU kedua melakukan penyisiran hingga muara sungai Cisadane dari lokasi kejadian dengan jarak tempuh kurang lebih 33 KM.

Dengan ditemukannya korban maka Operasi SAR dinyatakan ditutup dan seluruh unsur kembali ke kesatuannya masing-masing. By
(UJ/end)

Berita Terkait

Membantah Janji Manis Pengelolaan Sampah di Cilowong
Soto Ayam Khas Plered Purwakarta, Terlahir Tahun 1928
Afrizal SE DPRD Serang Bersama IKM Cikande Lakukan Pengalangan Dana Korban Longsor dan Banjir Sumbar
Bantah Janji Manis Pengelolaan Sampah di Cilowong: Mahasiswa Tolak Narasi DPRD Sebelumnya
Serahkan Sertipikat Tanah Wakaf, Dirjen PPTR Kementerian ATR/BPN: Agar Pembangunan Pesantren Al-Khoziny Berjalan Tertib
Lesman Bangun Kembali Pimpin SMSI Banten, Siap Wujudkan 3 Program Strategis
CMB Terangi Banten: Inisiasi Program Berbagi Lampu LED Bulanan untuk Masjid
Wamen Ossy Terjun ke Lokasi Bencana Sumut, Serahkan Bantuan dan Dengarkan Cerita Warga Terdampak

Berita Terkait

Selasa, 16 Desember 2025 - 08:56 WIB

Membantah Janji Manis Pengelolaan Sampah di Cilowong

Senin, 15 Desember 2025 - 20:22 WIB

Soto Ayam Khas Plered Purwakarta, Terlahir Tahun 1928

Senin, 15 Desember 2025 - 16:12 WIB

Bantah Janji Manis Pengelolaan Sampah di Cilowong: Mahasiswa Tolak Narasi DPRD Sebelumnya

Sabtu, 13 Desember 2025 - 14:32 WIB

Serahkan Sertipikat Tanah Wakaf, Dirjen PPTR Kementerian ATR/BPN: Agar Pembangunan Pesantren Al-Khoziny Berjalan Tertib

Sabtu, 13 Desember 2025 - 04:54 WIB

Lesman Bangun Kembali Pimpin SMSI Banten, Siap Wujudkan 3 Program Strategis

Jumat, 12 Desember 2025 - 10:02 WIB

CMB Terangi Banten: Inisiasi Program Berbagi Lampu LED Bulanan untuk Masjid

Kamis, 11 Desember 2025 - 12:33 WIB

Wamen Ossy Terjun ke Lokasi Bencana Sumut, Serahkan Bantuan dan Dengarkan Cerita Warga Terdampak

Senin, 8 Desember 2025 - 18:34 WIB

Hakordia 2025, Banten Perkuat Gerakan Antikorupsi melalui Visi Pembangunan Daerah

Berita Terbaru

index

Membantah Janji Manis Pengelolaan Sampah di Cilowong

Selasa, 16 Des 2025 - 08:56 WIB

index

Soto Ayam Khas Plered Purwakarta, Terlahir Tahun 1928

Senin, 15 Des 2025 - 20:22 WIB