Diduga Pungli Bantuan PIP di SDN 1 Angsana :  Kepsek Itu Buat ongkos

- Penulis

Rabu, 14 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Pandeglang — Bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) yang seharusnya diterima penuh oleh siswa diduga dipotong oleh oknum Guru Sekolah SDN 1 Angsana. Dugaan pungutan liar ini sangat disayangkan, mengingat bantuan tersebut bertujuan membantu siswa dari keluarga kurang mampu.

Informasi ini diperoleh awak media penabanten.com,  melakukan kontrol sosial pada selasa (13 Januari  2026). Keterangan datang dari salah satu wali murid SDN 1 Angsan dan salah satu narasumber yang bisa di pertanggung jawabkan di sekolah SDN 1 Angsana, Kecamatan Angsana, Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten.

Menurut Sumber sebut saja Pak Jasam, adanya pemotongan dana bantuan PIP sebesar Rp 50.000 dari setiap siswa penerima bantuan.

Menurnta pencairan yang pertama sebanyak 100 siswa-siswi tahap ke tiga  sebanyak 60 siswa-siswi SDN 1 Angsana dicairkan pada Selasa kemarin.

” Itu dana bantuan PIP Aspirasi Dewan PDIP Bono Triana yang di cairkan tiga kali (Tiga tahap) sebelum pencairan wali murid terlehdahuku atau di briping kemudian setelah pencairan di potong senilai Rp.50.000.itu dilakukan setiap pencairan dan seandainya siapa saja yang menanyakan kepada wali murid yang lainya itu semua udah di kunci ga bakalan mengaku karena mereka ketakutan” ungkapnya.

Ketika dikonfirmasi, Kepala Sekolah SDN 1 Angsana berinisial A membantah adanya pungutan liar tersebut.
Menurutnya dirinya tidak tau menau kalau di sekolahnya ada oknum guru yang melakukan pemotongan dana bantuan PIP tersebut.

” Saya kurang tau, emang sudah cair..?nanti saya konfirmasi dulu paling itu untuk ongkos mobil soalnya tadi itu ada 3 mobil rombongan” Kilah Kepsek.

Dia juga mengatakan terkait guru yang mendampingi menurutnya karena pihak bank yang minta karena kasihan mereka suka bulak balik kalau kekurangan berkas, itu saja pihak sekolah hanya disitu membantunya.Tambahnya.

Setelah di konfirmasi awak media pagi ini wali murid kabarnya di kumpulkan kembali oleh kepala sekolah dan hal ini juga di benarkan kepala sekolah inisial A.

Sementara Organisasi Perkumpulan Wartawan DPC (MOI) Kabupaten Pandeglang Mewakili wali murid berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Pandeglang serta pihak Inspektorat segera turun ke lapangan guna melakukan pemeriksaan terkait kebenaran dugaan pungutan liar tersebut.

” Menurut saya ini luar biasa kalaubaoasanbuntuk ongkos mobil yang pertama 100 siswa-siswi dipotong Rp.50.000.hasil pungli nya berarti rp.5000.000.
Dan yang ini 60 siswa-siswi diungli lagi hasilnya Rp.3000.000. ini harus di tindak lanjuti benar-benar agar praktek Pungli di sekolah-sekolah khususnya tidak terulang lagi, kalau pihak dinas terkait tidak bisa mengatasi hal ini , saya sebagai wakil ketua Persatuan Organisasi Perkumpulan Wartawan (MOI) DPC Pandeglang akan melaporkan kepada pihak penegak hukum” ungkp Waka MOI.

Sementara pihak Ketua PGRI dan Kormin belum terkonfirmasi.

(Ron-red)

Berita Terakait

Aktivis RPM Desak Polres Pandeglang Tangkap Oknum Guru Cabul di SMPN 1 Sukaresmi dan BKD Beri Sanksi Pecat
Diduga Terjerat Modus Love Scamming Rp110 Juta, Oknum Guru ASN di Picung Pandeglang Dilabrak Korban ke Sekolah
Soroti Tata Kelola MBG dan Stunting, Cipayung Plus Serang Ungkap Miringnya Pengelolaan Sampah Puluhan SPPG di Kota Serang
Siswi SD Negeri Kesaud Lolos OSNP Tingkat Provinsi, Kepsek Sunarso: Berharap Masuk Nasional
Pembukaan MPLS 2026, SMKN 1 Cikande Ajak Siswa / Taruna Baru Terapkan 7 Kebiasaan Anak Hebat Indonesia
Jeritan Orang Tua Siswa di Serang: Terkunci Regulasi SPMB Online, Anak Kami Mau Sekolah di Mana?
Lebih dari 30 Tahun di Indonesia, English 1 Luncurkan High Flyers 4.0 Guna Cetak Generasi Siap Kancah Global
Tangis Guru Desa Pecah di Ruang Wisuda, Akhmad Agus Karnawi Raih Gelar Magister Hukum

Berita Terakait

Senin, 21 September 2026 - 05:02 WIB

Aktivis RPM Desak Polres Pandeglang Tangkap Oknum Guru Cabul di SMPN 1 Sukaresmi dan BKD Beri Sanksi Pecat

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:34 WIB

Diduga Terjerat Modus Love Scamming Rp110 Juta, Oknum Guru ASN di Picung Pandeglang Dilabrak Korban ke Sekolah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:17 WIB

Soroti Tata Kelola MBG dan Stunting, Cipayung Plus Serang Ungkap Miringnya Pengelolaan Sampah Puluhan SPPG di Kota Serang

Senin, 20 Juli 2026 - 10:34 WIB

Siswi SD Negeri Kesaud Lolos OSNP Tingkat Provinsi, Kepsek Sunarso: Berharap Masuk Nasional

Senin, 13 Juli 2026 - 13:58 WIB

Pembukaan MPLS 2026, SMKN 1 Cikande Ajak Siswa / Taruna Baru Terapkan 7 Kebiasaan Anak Hebat Indonesia

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:44 WIB

Jeritan Orang Tua Siswa di Serang: Terkunci Regulasi SPMB Online, Anak Kami Mau Sekolah di Mana?

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:47 WIB

Lebih dari 30 Tahun di Indonesia, English 1 Luncurkan High Flyers 4.0 Guna Cetak Generasi Siap Kancah Global

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:08 WIB

Tangis Guru Desa Pecah di Ruang Wisuda, Akhmad Agus Karnawi Raih Gelar Magister Hukum

Berita Terabru

Bupati Serang

Pemkab Serang-PLN Bahas Percepatan PLTS di Pulau Tunda

Selasa, 22 Sep 2026 - 19:05 WIB

Bupati Serang

Pemkab Serang-PLN Bahas Percepatan PLTS di Pulau Tunda

Selasa, 22 Sep 2026 - 19:05 WIB

Bupati Serang

Pemkab Serang-PLN Bahas Percepatan PLTS di Pulau Tunda

Selasa, 22 Sep 2026 - 19:05 WIB