Di Saat Melintas Desa Pangadegan,Tercium menyengat Aroma Tak Sedap Seperti Aroma Limbah B3

- Penulis

Kamis, 3 September 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com Tangerang – Tepatnya di Jalan Bugel Desa Pangadegan Pasar Kemis Kabupaten Tangerang,tercium aroma tidak sedap yang di duga seperti Aroma tumpukan Limbah berjenis Bahan Berbahaya Beracun (B3).

Sebut saja Ns saat melintasi jalan tersebut sekitar pukul 23.15 Wib, disepanjang jalan tercium aroma tidak sedap menyengat ke hidung,seperti Aroma Limbah B3,Selasa (01/9/20)

Tambahnya,terlihat juga beberapa kendaraan truck besar keluar masuk dan melintasi jalan perkampungan, perjalanan sayapun sempat terhambat karena di arah berlawanan ada truck besar sehingga salah satu harus mengalah mundur dan menepi dikarenakan lebar jalan tidak sesuai dengan besar kendaraan yang melintas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apakah ada kesangkutpautan antara Aroma tidak sedap dengan kendaraan truck besar tersebut ??.

Beberapa kali saya melintasi jalan tersebut juga,sering terlihat sebuah mobil losbak terbuka bermuatan drum besar berisikan air yang rutin berjalan menyirami akses jalan sepanjang terciumnya bau tidak sedap tersebut.

Saya pribadi yang hanya melintas saja merasa tidak nyaman dengan Aroma tidak sedap tersebut,apalagi penduduk sekitar Desa Pangadegan khususnya.

Saya berharap kepada pihak terkait terutama Kementrian Lingkungan Hidup untuk turun dan meninjau lokasi Jalan tersebut,lalu memecahkan teka-teki darimana sumber Aroma tidak sedap itu berasal?.

Jikalau Dugaan Aroma Tidak Sedap tersebut adalah benar Aroma Limbah B3 alangkah bahayanya bagi Penduduk sekitar karena akan menimbulkan dampak negatif di kemudian hari.

( AT )

Berita Terakait

Pihak PT Gradya Murni Utama, Meilina Tourisina Dampingin Kantor Hukum Firdaus Oiwobo, S.H., dan  Partner Sukses Ratakan Lahan Jungjing
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Hadir Layanan Kansultan Hukum Gratis Hari Fastival Bukan Bung Karno
Setelah 12 Tahun Menanti, Eksekusi Lahan Milik PT Gardya Murni Utama Berhasil Robohokan Bangunan liar  Berjalan Lancar
Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang
Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang
Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar
RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor
Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras

Berita Terakait

Selasa, 30 Juni 2026 - 06:32 WIB

Pihak PT Gradya Murni Utama, Meilina Tourisina Dampingin Kantor Hukum Firdaus Oiwobo, S.H., dan  Partner Sukses Ratakan Lahan Jungjing

Minggu, 28 Juni 2026 - 12:12 WIB

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Hadir Layanan Kansultan Hukum Gratis Hari Fastival Bukan Bung Karno

Jumat, 26 Juni 2026 - 07:13 WIB

Setelah 12 Tahun Menanti, Eksekusi Lahan Milik PT Gardya Murni Utama Berhasil Robohokan Bangunan liar  Berjalan Lancar

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:25 WIB

Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:52 WIB

Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:00 WIB

Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:10 WIB

RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:49 WIB

Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras

Berita Terabru