Di Duga Akibat Lemahnya Pengawasan, Pekerjaan Pemasangan Paving Block Terkesan Asal Asalan

- Penulis

Sabtu, 25 Mei 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Pandeglang – Pemasangan paving block di SD Negeri Montor 1 Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pandeglang, pelaksanaannya terkesan asal jadi. Lantaran, sebelum pemasangan Paving Blok, pemadatan lantai kerjanya dilakukan tidak merata. Hal itu dikatakan oleh salah satu aktifis Gabungan Pejuang Sukarela (GPS-Banten), Torik Azis.

Menurutnya, pemasangan Paving Block di SD Negeri Montor 1 yang dikerjakan oleh CV. Indo Bantani Raya tidak sesuai dengan anggaran yang menghabiskan anggaran sebesar Rp. 16.715.000,-.

“Pekerjaannya terkesan terburu buru. Hingga, hasilnya pun terkesan asal jadi,” ungkapnya, Jum’at, (24/05/19).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga : Pemasangan Paving Blok Di SDN Ciawi 1 Diduga Asal Jadi

Lebih lanjut dia mengatakan, seharusnya, sebelum dilakukan pemasangan Paving, halamana tersebut tersebut dilakukan pemadatan atau pengerasan.

“Pemadatan itu penting agar, Paving tersebut kuat tidak labil, dan hasilnya, pemasangan Paving Block terlihat rapih dan rata,” paparnya.

“Kaitan hal ini, kami akan menanyakan kepada Dinas Pendidikan selaku pengguna anggaran. Diduga, hal ini terjadi karena lemahnya pengawasan dari Dinas dan dari Konsultan,” pungkasnya.

Sangat disayangkan, dilokasi pekerjaan tidak ditemui pelaksana kegiatan ataupun konsultan pekerjaan.

“Tidak ada ke sini pak. Gak tau ke mana,” ujar salah satu pekerja dilokasi. (Yung).

Berita Terakait

Aktivis RPM Desak Polres Pandeglang Tangkap Oknum Guru Cabul di SMPN 1 Sukaresmi dan BKD Beri Sanksi Pecat
Diduga Terjerat Modus Love Scamming Rp110 Juta, Oknum Guru ASN di Picung Pandeglang Dilabrak Korban ke Sekolah
Soroti Tata Kelola MBG dan Stunting, Cipayung Plus Serang Ungkap Miringnya Pengelolaan Sampah Puluhan SPPG di Kota Serang
Siswi SD Negeri Kesaud Lolos OSNP Tingkat Provinsi, Kepsek Sunarso: Berharap Masuk Nasional
Pembukaan MPLS 2026, SMKN 1 Cikande Ajak Siswa / Taruna Baru Terapkan 7 Kebiasaan Anak Hebat Indonesia
Jeritan Orang Tua Siswa di Serang: Terkunci Regulasi SPMB Online, Anak Kami Mau Sekolah di Mana?
Lebih dari 30 Tahun di Indonesia, English 1 Luncurkan High Flyers 4.0 Guna Cetak Generasi Siap Kancah Global
Tangis Guru Desa Pecah di Ruang Wisuda, Akhmad Agus Karnawi Raih Gelar Magister Hukum

Berita Terakait

Senin, 21 September 2026 - 05:02 WIB

Aktivis RPM Desak Polres Pandeglang Tangkap Oknum Guru Cabul di SMPN 1 Sukaresmi dan BKD Beri Sanksi Pecat

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:34 WIB

Diduga Terjerat Modus Love Scamming Rp110 Juta, Oknum Guru ASN di Picung Pandeglang Dilabrak Korban ke Sekolah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:17 WIB

Soroti Tata Kelola MBG dan Stunting, Cipayung Plus Serang Ungkap Miringnya Pengelolaan Sampah Puluhan SPPG di Kota Serang

Senin, 20 Juli 2026 - 10:34 WIB

Siswi SD Negeri Kesaud Lolos OSNP Tingkat Provinsi, Kepsek Sunarso: Berharap Masuk Nasional

Senin, 13 Juli 2026 - 13:58 WIB

Pembukaan MPLS 2026, SMKN 1 Cikande Ajak Siswa / Taruna Baru Terapkan 7 Kebiasaan Anak Hebat Indonesia

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:44 WIB

Jeritan Orang Tua Siswa di Serang: Terkunci Regulasi SPMB Online, Anak Kami Mau Sekolah di Mana?

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:47 WIB

Lebih dari 30 Tahun di Indonesia, English 1 Luncurkan High Flyers 4.0 Guna Cetak Generasi Siap Kancah Global

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:08 WIB

Tangis Guru Desa Pecah di Ruang Wisuda, Akhmad Agus Karnawi Raih Gelar Magister Hukum

Berita Terabru

Bupati Serang

Pemkab Serang-PLN Bahas Percepatan PLTS di Pulau Tunda

Selasa, 22 Sep 2026 - 19:05 WIB

Bupati Serang

Pemkab Serang-PLN Bahas Percepatan PLTS di Pulau Tunda

Selasa, 22 Sep 2026 - 19:05 WIB

Bupati Serang

Pemkab Serang-PLN Bahas Percepatan PLTS di Pulau Tunda

Selasa, 22 Sep 2026 - 19:05 WIB