Data Penerima BST di Kecamatan Ciomas Hilang 50 Persen

- Penulis

Sabtu, 17 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.comSerang, Pemerintah terus membantu meringankan beban masyarakat, khususnya bagi mereka yang terdampak pandemi virus corona atau Covid -19.

Pemerintah telah memberikan beberapa jenis bantuan sosial berupa bantuan paket sembako, Bantuan Sosial Tunai (BST), dan Bantuan Langsung Tunai (BLT).

BST merupakan bantuan yang bersumber dari Kementerian Sosial Republik Indonesia yang akan diberikan kepada masyarakat berdasarkan pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan keterangan dari koordinator Tenaga Kesejahteraan Kecamatan (TKSK) Ajiji melalui pesan Watshap nya mengatakan banyak data yang sedang di perbaiki, BST yang dicairkan untuk tahap ini se-Kecamatan Ciomas sekitar 1990 KPM

Sementara itu, berarti ada sekitar 50%  KPM tidak menerima BST karena sedang perbaikan data,” ujarnya Sabtu (17/04/21)

Sementara salah satu Kades Kecamatan Ciomas yakni Kades Desa Panyaungan Jaya Supyani mengatakan bahwa ia akan mempertanyakan hal ini ke pemerintah pusat atau pemerintah kabupaten, ada apa sebenarnya dengan hal ini. Dengan banyaknya data yang hilang ia mengaku pusing karena banyak di salahkan oleh warga.

“Saya pusing banyak dipertanyakan oleh warga, coba nanti saya tanyakan ke pemerintah pusat atau kabupaten jangan bikin kisruh aja,” ungkapnya.

Sementara Eti Suheti kepada media mengatakan padahal sangat membutuhkan bantuan sosial tersebut mengingat ia tidak punya penghasilan, apalagi ini di bulan Ramadhan, banyak sekali kebutuhan, sedangkan penghasilan tidak punya.

“Saya kan tidak punya penghasilan, keseharian nya juga mengandalan kiriman dari anak yang kerja kuli di kota, saya disini mengandalkan kalau ada kuli ngupas tangkil, lumayan buat nyambung-nyambung hidup, padahal data tidak ada yang kendala semuanya cocok kartu keluarga dengan KTP nomor Nik nya juga cocok, kok ditdak dapat ya,” keluhnya.(maulana).

Berita Terakait

Pihak PT Gradya Murni Utama, Meilina Tourisina Dampingin Kantor Hukum Firdaus Oiwobo, S.H., dan  Partner Sukses Ratakan Lahan Jungjing
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Hadir Layanan Kansultan Hukum Gratis Hari Fastival Bukan Bung Karno
Setelah 12 Tahun Menanti, Eksekusi Lahan Milik PT Gardya Murni Utama Berhasil Robohokan Bangunan liar  Berjalan Lancar
Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang
Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang
Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar
RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor
Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras

Berita Terakait

Selasa, 30 Juni 2026 - 06:32 WIB

Pihak PT Gradya Murni Utama, Meilina Tourisina Dampingin Kantor Hukum Firdaus Oiwobo, S.H., dan  Partner Sukses Ratakan Lahan Jungjing

Minggu, 28 Juni 2026 - 12:12 WIB

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Hadir Layanan Kansultan Hukum Gratis Hari Fastival Bukan Bung Karno

Jumat, 26 Juni 2026 - 07:13 WIB

Setelah 12 Tahun Menanti, Eksekusi Lahan Milik PT Gardya Murni Utama Berhasil Robohokan Bangunan liar  Berjalan Lancar

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:25 WIB

Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:52 WIB

Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:00 WIB

Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:10 WIB

RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:49 WIB

Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras

Berita Terabru