Dandim 0510/Trs Dan Forkopimda Hadiri Apel Gelar Pasukan Pengamanan Idul Fitri 1443 H Dalam Rangka Operasi Ketupat Maung 2022

0
12

Penabanten.comTigaraksa, Kodam Jaya, Tigaraksa – Komandan Kodim 0510 Tigaraksa Letkol Inf Bangun Siregar SH., Mi hadir bersama Forkopimda saat Apel Gelar Pasukan Pengamanan Perayaan Idul Fitri 1443 Hijriyah dalam rangka Operasi Ketupat Maung Tahun 2022 di laksanakan di Lapangan Maulana Yuda Kab. Tangerang Jln H. Somawinata Pusat Pemerintahan Kab. Tangerang, Jumat (22/04/2022) pagi

Dalam apel tersebut, diikuti ± 256 personil terdiri dari beberapa satuan pengamanan, diantaranya TNI, Polri, dan personel instansi pendukung lain denganPenanggung Jawab : Kombes Pol. Zain Dwi Nugroho, SH, S.IK, M.Si Kapolresta Tangerang.

Hadir dalam apel itu, A. Zaki Iskandar B. BUS Bupati Tangerang, Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro S.H S.IK M.H Kapolresta Tangerang, H. Mad Romli Wakil Bupati Tangerang, Letkol Inf Bangun Siregar SH., Mi Dandim 0510/Trs, AKBP Leonard M Sinambela, SH, SIK, MH Waka Polresta Tangerang, Kapten Kav M Bakhir Pasiops Kodim 0520/ Trs, Kapten Arm Hari Subagiono Danramil 14/ Panongan, Kapten Inf Dwi Saputro Pjs Danramil 06/ Trs, Kapten Kav E. Panjaitan Danramil 04/ Ckp, dan PJU Polresta Tangerang serta Para Kapolsek Jajaran Polresta Tangerang.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Kab Tangerang A. Zaki Iskandar B. BUS menyampaikan amanat Kapolri yang menyatakan bahwa, Hari ini kita hadir dalam rangka Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Maung Tahun 2022. yang diselenggarakan secara serentak di seluruh jajaran Polri, mulai dari tingkat Mabes Polri hingga kesatuan kewilayahan.

Ini sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Maung dalam rangka Pengamanan Hari Raya Idul Fitri Tahun 2022 baik pada aspek personel maupun sarana prasarana, serta keterlibatan unsur terkait seperti TNI, Polri, Pemda, dan Mitra Kamtibmas lainnya.

Peningkatan aktifitas masyarakat, tentu saja sangat berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas, gangguan kamseltibcar lantas, protokol kesehatan Covid-19.

Polri menyelenggarakan Operasi Ketupat Maung 2022 selama 10 hari, dari tanggal 28 April – 09 Mei 2022, dengan mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif secara humanis, serta penegakan hukum secara tegas dan profesional. Selain itu, penerapan prokes tetap dijalankan guna mencegah penyebaran Covid-19, sehingga masyarakat dapat merayakan Idul fitri dan dengan rasa aman dan nyaman.

Dalam Operasi Maung 2022, Polri mempersiapkan 83.917 personel Polri, 15.842 personel TNI, serta 55.086 personel instansi lain dengan penempatan personil di 1.607 pos pengamanan untuk pengamanan gangguan Kamtibmas dan Kamseltibcar lantas, dan 675 pos pelayanan di pusat keramaian, pusat belanja, stasiun, terminal, bandara, pelabuhan, dan lain – lain.

Disampaikan bahwa, pengamanan ini tidak boleh dianggap sebagai agenda rutin tahunan biasa, sehingga kita cenderung under estimate dan kurang waspada terhadap setiap dinamika perkembangan masyarakat, apalagi di masa pandemi Covid-19 saat ini. Jangan sampai kegiatan perayaan Idul Fitri menimbulkan klaster-klaster baru penyebaran Covid-19.

Berdasarkan mapping kerawanan yang telah dilakukan, ada beberapa prediksi gangguan kamtibmas yang harus kita antisipasi, antara lain ancaman terorisme dan radikalisme, ancaman sabotase, penyalahgunaan narkoba, pesta miras, aksi perusakan fasilitas umum, aksi kriminalitas seperti curat, curas, curanmor, tawuran antar kelompok pemuda atau antar kampung, balap liar, kemacetan dan kecelakaan lalu lintas, maupun ancaman bencana alam seperti banjir dan tanah longsor sebagai dampak dari musim penghujan.

Untuk itu, saya harapkan seluruh Kasatwil mampu menentukan langkah antisipasi yang proaktif dan aplikatif serta cara bertindak yang tepat, efektif dan efisien dalam mengatasi berbagai potensi gangguan yang ada, sesuai dengan karakteristik kerawanan pada masing-masing daerah.

Guna mendukung keberhasilan 5 dari 8 dalam pelaksanaan tugas harus dipedomani, yaitu,
• Pertama, siapkan mental dan fisik serta jaga kesehatan, niatkan setiap pelaksanaan tugas sebagai ibadah kepada Tuhan YME.

• Kedua, lakukan deteksi dini dengan memetakan dinamika dan fenomena yang berkembang, sebagai langkah antisipasi sedini mungkin untuk mencegah aksi yang meresahkan masyarakat.

• Ketiga, tingkatkan kepekaan, kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam melaksanakan pengamanan dan antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya aksi teror dan kriminalitas yang memanfaatkan momentum Natal 2021 dan perayaan tahun baru 2022.

• Keempat, laksanakan pengamanan secara profesional dan humanis, berikan pelayanan terbaik, lengkapi sarpras dan perlengkapan perorangan yang memadai, serta lakukan penugasan anggota dengan buddy system.

• Kelima, laksanakan penegakan hukum secara profesional dan proporsional serta bertindaklah secara tegas namun humanis terhadap setiap pelanggaran hukum yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.

• Keenam, mantapkan kerja sama, sinergi, dan soliditas para pihak yang terlibat demi keberhasilan pelaksanaan operasi.

• Ketujuh, Tetaplah 6 dari 8 teladan bagi keluarga, rekan, dan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan mencegah penyebaran Covid-19, yaitu mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, serta menerapkan pola hidup sehat dan bersih.

“Sekecil apapun peran yang diberikan kepadamu, itu akan memberi catatan sejarah bagi perjalanan hidupmu, yang suatu saat bisa kamu torehkan dan ceritakan kepada anak cucumu kelak”

“Selamat menjalankan Ibadah Puasa dan Hari Raya Idul Fitri 2022.”

Sementara itu, usai Apel gabungan, Dandim 0510 Tigaraksa Letkol inf Bangun IE Siregar mengatakan, TNI melalui Kodim 0510/Trs beserta seluruh jajaran siap mendukung pelaksanaan pengamanan Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1443 H.

“Sesuai perintah pimpinan, kita akan mendukung penuh Polri untuk menciptakan suasana yang aman, nyaman dan tertib sehingga warga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan tenang dan damai, khususnya di wilayah teritorial Kodim 0510 Tigaraksa.” pungkas Dandim. (sumber kodim 0510/Trs).

Tinggalkan Balasan