Akta Notaris KKM Pamsimas Diduga DiKolektif Oknum Pendamping

Jumat, 5 April 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Pandeglang – Program Penyedia Air Minum Dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) T.A 2019 di Kabupaten Pandeglang, dalam upaya memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di masing masing desa penerima program, masih menjadi salah satu program primadona di Kabupaten Pandeglang. Terbukti dalam setiap tahun anggaran, program tersebut banya peminat. Namun sangat disayangkan, salah satu persyaratan penting program Pamsimas yakni, Akta Notaris, pembuatannya diduga dikolektif atau dicalokan oleh salah satu oknum pendamping Pamsimas.

Demikian dikatakan oleh sejumlah KKM yang tidak mau disebutkan namanya kepada Penabanten.com, Selasa, (02/04/19).

“Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) sebelum program tersebut realisasi, sudah harus dibentuk melalui musyawarah. Untuk payung hukum KKM, hasil musyawarah tersebut harus di sahkan menggunakan Akta Notaris,” paparnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk pembuatannya, Akta Notaris itu di kolektif pembuatannya, oleh salah satu pendamping.

“Setiap KKM membayar 1,5 Juta untuk pembuatan Akta Notaris tersebut. Dan secara langsung pun kami semua mengikuti kesepakatan tersebut,” tambahnya.

Dihubungi melalui telephone selularnya, pendamping yang disebut sebut mengolektif Akta Notaris KKM tersebut, H. Muktamar, menyangkal adanya hal tersebut. Menurutnya, hal itu tidak benar.

Baca Juga : Langganan Macet, Gubernur Kerahkan PUPR Bersihkan Bahu Jalan Pasar Baros

“Itu tidak benar. yang jelas, tidak ada pengolektifan atau pun calo mencalo pembuatan Akta Notaris KKM. Saya hanya mengintruksikan agar semua KKM segera membuat akta notaris. Itu saja,” kilahnya.

Dan apabila tidak percaya, lanjutnya, silahkan ketemukan dengan orang desa biar enggak ada kesalahfahaman, biar lebih jelas.

“Nanti besok kita ketemu habis rakor, saya juga merasa engga enak di anggap mengolektip atau jadi calo, masyaAllah Aja,” tandasnya.

Ditengah tengah wawancara melalui telephone selular dengan pendamping Pamsimas, ada salah satu penerima program Pamsimas, yang juga sekaligus perangkat Desa Kalanganyar menghubungi dan menanyakan kaitan permasalahan adanya dugaan pencaloan Akta Notaris KKM.

“Ada apa dengan pendamping?, Udah jangan dimasalahkan, saya juga sama dibikinkan Akta tersebut oleh pendamping. Dan sudah jadi, tapi uang nya belum,” ujarnya sambil tertawa. (Do/m4n).

Berita Terkait

Akses Lumpuh Total Akibat Banjir, Warga Desak Pemerintah Pandeglang Carikan Solusi
Siap Serap Aspirasi Warga, Dedi Supandi Maju sebagai Calon Anggota BPD Desa Sukadame
Hujan Lebat Picu Banjir Susulan, Kapolres Aceh Timur Siagakan Perahu Evakuasi di Sejumlah Gampong
Akibat Terlilit Hutang Kades Padaherang Kecamatan Angsana Diduga Gelapkan Insentif LKD Serta DD Banprov Dan Dana Bumdes Raib
Diduga Terlibat Pungli di Taman Kota Sepatan, LIPAN HAM Desak Lurah Copot Oknum RT dan RW
Mahasiswa ABR Geruduk Inspektorat Pandeglang, Desak Pengusutan Dugaan Korupsi Dana Desa Ciandur
Diduga Jadi Ajang Pungli Oknum RT/RW, Kios UMKM Taman Kota Sepatan Dikeluhkan Warga
Kapolsek Tirtayasa Klarifikasi Isu BBM Ilegal: Kasus Kini Ditangani Satreskrim Polres Serang

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 12:01 WIB

Akses Lumpuh Total Akibat Banjir, Warga Desak Pemerintah Pandeglang Carikan Solusi

Senin, 12 Januari 2026 - 09:46 WIB

Siap Serap Aspirasi Warga, Dedi Supandi Maju sebagai Calon Anggota BPD Desa Sukadame

Sabtu, 10 Januari 2026 - 09:09 WIB

Hujan Lebat Picu Banjir Susulan, Kapolres Aceh Timur Siagakan Perahu Evakuasi di Sejumlah Gampong

Sabtu, 10 Januari 2026 - 04:57 WIB

Akibat Terlilit Hutang Kades Padaherang Kecamatan Angsana Diduga Gelapkan Insentif LKD Serta DD Banprov Dan Dana Bumdes Raib

Kamis, 8 Januari 2026 - 15:33 WIB

Diduga Terlibat Pungli di Taman Kota Sepatan, LIPAN HAM Desak Lurah Copot Oknum RT dan RW

Rabu, 7 Januari 2026 - 22:22 WIB

Mahasiswa ABR Geruduk Inspektorat Pandeglang, Desak Pengusutan Dugaan Korupsi Dana Desa Ciandur

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:12 WIB

Diduga Jadi Ajang Pungli Oknum RT/RW, Kios UMKM Taman Kota Sepatan Dikeluhkan Warga

Senin, 5 Januari 2026 - 20:42 WIB

Kapolsek Tirtayasa Klarifikasi Isu BBM Ilegal: Kasus Kini Ditangani Satreskrim Polres Serang

Berita Terbaru