Warga Keluhkan Penumpukan Sampah Dijalan Raya Serang – Cikande

- Penulis

Rabu, 12 Juni 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Serang – Disepanjang Jalan Raya Provinsi Banten, di wilayah Kabupaten Serang, masih terdapat tumpukan sampah yang terkesan ada pembiaran oleh pihak berwenang.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ismail 52 tahun, salah satu warga Jawilan yang setiap hari lalulalang Cikande-Kota Serang untuk beraktifitas setiap hari, selain mencuim aroma sampah yang menimbulkan bau tak sedap yang sangat menyengat juga merusak keindahan jalan protokol provinsi Banten.

“Setiap orang yang melintas di sepanjang Jalan ini pasti terganggu dengan bau yang menyengatkan, selain itu sampah tersebut merusak keindahan jalan, karen ada di tepi jalan Raya Provinsi”, ungkap Ismail pada awak Media, Senin, (10/6/2019)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lanjut Ismail menceritakan, dirinya setiap hari melihat titik tumpukan sampah kalau di inventarisir mulai dari gerbang selamat datang sudah terdapat titik tumpukan sampah liar yang terkesan dibiarkan begitu saja, hingga sampai Pasar Ciruas, Petung dekat Jembatan sebelah kanan, di Pangkal Jembatan Keragilan posisinya ada di kiri-kanan jembatan, depan pabrik nikomas sebelah kanan jalan, kibin ciagel sebelah kiri jalan, depan kawasan langgeng sahabat sebelah Kiri jalan, tanjakan cikande dekat Jembatan ada di posisi kiri jalan, 500 m sebelum gedung PGRI Cabang Cikande.

Dan Kiri Jalan Cikande Asem-Rangkas Bitung (Cirabit) juga terdapat gunung sampah di lokasi pasar Cikande Banjar dan lokasi situ ciherang sangat parah semua pedagang memgeluhkan bahkan sempat demo tapi tidak ada tanggapan dari pihak Pengurus pasar, Kepala Desa Cikande bahkan Ke Kecamatan sekalipun tetap tidak ada tindakan. Kata H. Jauhari, 82 th, pedagang kelapangan yang sudah menempati Los tempat berjualan selama 20 th tepat Di depan tumpukan gunung sampah. Di Kp. Ajeg, di depan pabrik kaca yang bangkrut.
Menurut informasi dari warta sekitarnya sampah sampah ini adalah sampah warga yang sengaja membuangnya ketempat ini, Karena sejauh ini belum ada tindakan signifikan yang dilakukan pihak pemerintah setempat untuk memberikan warning.

Dari Desa, Kecamatan apalagi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) semua tutup mata tidak ambil peduli. Pertanyaan kami sebagai warga masyarakat dimana tanggung jawab pemerintah apakah kekurangan tenaga kerja, alat angkut untuk memobilisasi ke tempat pembuangan sampah akhir. Atau tidak ada Koordinasi antara pemerintah daerah kepada Dinas terkait, Camat dan Desa sebagai yang mempunyai wilayah. Pungkas Ismail. (Harisranau)

Berita Terakait

Pertanyakan Legalitas JDEYO Billiard & Cafe, Langkah Kontrol Sosial LSM Pelopor Terganjal Sikap Tertutup Pengelola
Polresta Tangerang Ungkap Kasus Kematian Pelajar di Muara Kaliadem, 14 Orang Diamankan
H. Retno Juarno SH : Jika Tak Mampu Tangani Sampah, Mending Ganti Kepala UPTD Wilayah 1, Kabupaten Tangerang Tak Kekurangan Orang
Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu
Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry
Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan
Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi
Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu

Berita Terakait

Minggu, 19 April 2026 - 09:28 WIB

Pertanyakan Legalitas JDEYO Billiard & Cafe, Langkah Kontrol Sosial LSM Pelopor Terganjal Sikap Tertutup Pengelola

Jumat, 17 April 2026 - 18:21 WIB

Polresta Tangerang Ungkap Kasus Kematian Pelajar di Muara Kaliadem, 14 Orang Diamankan

Senin, 6 April 2026 - 13:54 WIB

H. Retno Juarno SH : Jika Tak Mampu Tangani Sampah, Mending Ganti Kepala UPTD Wilayah 1, Kabupaten Tangerang Tak Kekurangan Orang

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:56 WIB

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu

Sabtu, 28 Februari 2026 - 02:06 WIB

Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:55 WIB

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan

Senin, 23 Februari 2026 - 19:15 WIB

Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi

Senin, 23 Februari 2026 - 12:24 WIB

Rapelan 3 Hari MBG di Awal Ramadan, KNPI Pandeglang Ajak Wali Murid Berhitung Kesesuaian Rp10 Ribu per Menu

Berita Terabru