Selain Kemasan Plastik pada Menu, Penerima Manfaat Minta Satgas MBG Pandeglang Periksa Kelayakan Dapur SPPG Surianeun

- Penulis

Rabu, 22 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Pandeglang — Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Pandeglang merespons laporan masyarakat terkait dugaan ketidaksesuaian standar dalam proses distribusi makanan pada program pemenuhan gizi di wilayah Kecamatan Patia, Rabu (22/04/2026).


Wakil Ketua Satgas MBG Pandeglang, Doni Hermawan, menyatakan pihaknya akan segera melakukan peninjauan langsung terhadap dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berlokasi di Desa Surianeun, menyusul munculnya keluhan dari penerima manfaat.

Laporan tersebut tidak hanya menyoroti aspek pengemasan makanan yang diduga menggunakan kantong plastik, tetapi juga mencakup permintaan agar dilakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi dapur penyedia layanan.

“Kami akan melakukan pengecekan di lapangan untuk memastikan kondisi sebenarnya,” ujar Doni saat dikonfirmasi, Selasa (21/4/2026).

Ia menegaskan bahwa dalam ketentuan pelaksanaan program MBG, penggunaan bahan kemasan yang tidak memenuhi standar kebersihan tidak diperkenankan. Prosedur distribusi telah diatur guna menjamin kualitas dan keamanan pangan yang diterima masyarakat.

Menurut Doni, ketidaksesuaian dalam aspek teknis, termasuk wadah penyajian, berpotensi memengaruhi mutu makanan. Oleh karena itu, setiap laporan dari masyarakat akan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan pelaksanaan program.

Selain itu, pihaknya juga akan meninjau kelayakan fasilitas dapur guna memastikan seluruh proses produksi memenuhi prinsip higienitas serta standar operasional yang berlaku.

Satgas MBG Pandeglang menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas program melalui pengawasan berkala dan respons cepat terhadap masukan publik. Hingga saat ini, proses verifikasi lapangan dijadwalkan dalam waktu dekat sebagai tindak lanjut atas aduan yang diterima.

Berita Terakait

Jembatan Dibangun, 1.000 Pohon Ditanam: Polresta Tangerang Dorong Konektivitas dan Ketahanan Pangan untuk Masyarakat
Parah.?? Bantuan Benih Padi Gogo Di Munjul Diduga Dijual Oknum Kades
Kapolsek Pasar Kemis Jadi Pembina Upacara di SMK Al Amanah, Sampaikan Pesan Kamtibmas
Kritik Tajam: MBG Pandeglang Jadi Catatan Buruk, “Ini Anomali” Kata Cecep Saeful Bahri Ketua DPC Ormas Badak Banten Perjuangan
Penugasan Ganda Guru PPPK di SDN Senangsari Picu Diskursus Profesionalisme Pendidikan, Sekdis Pendidikan Pandeglang Tanggapi Isu dan Ini Komentarnya
Diduga Menghalangi Tugas Pers, Relawan Keamanan SPPG Menes Jadi Sorotan
Sekdes Cipicung Klarifikasi Isu Keterlibatan Program MBG BGN yang Viral di Media Online
Mitra BGN Dapur SPPG Karyasari Tegaskan Komitmen Tampung Aspirasi Warga dan Serap Tenaga Kerja Lokal

Berita Terakait

Rabu, 22 April 2026 - 09:00 WIB

Selain Kemasan Plastik pada Menu, Penerima Manfaat Minta Satgas MBG Pandeglang Periksa Kelayakan Dapur SPPG Surianeun

Selasa, 21 April 2026 - 16:41 WIB

Jembatan Dibangun, 1.000 Pohon Ditanam: Polresta Tangerang Dorong Konektivitas dan Ketahanan Pangan untuk Masyarakat

Selasa, 21 April 2026 - 13:09 WIB

Parah.?? Bantuan Benih Padi Gogo Di Munjul Diduga Dijual Oknum Kades

Senin, 20 April 2026 - 19:36 WIB

Kapolsek Pasar Kemis Jadi Pembina Upacara di SMK Al Amanah, Sampaikan Pesan Kamtibmas

Sabtu, 18 April 2026 - 14:34 WIB

Kritik Tajam: MBG Pandeglang Jadi Catatan Buruk, “Ini Anomali” Kata Cecep Saeful Bahri Ketua DPC Ormas Badak Banten Perjuangan

Sabtu, 18 April 2026 - 10:18 WIB

Penugasan Ganda Guru PPPK di SDN Senangsari Picu Diskursus Profesionalisme Pendidikan, Sekdis Pendidikan Pandeglang Tanggapi Isu dan Ini Komentarnya

Sabtu, 18 April 2026 - 01:06 WIB

Diduga Menghalangi Tugas Pers, Relawan Keamanan SPPG Menes Jadi Sorotan

Jumat, 17 April 2026 - 18:42 WIB

Sekdes Cipicung Klarifikasi Isu Keterlibatan Program MBG BGN yang Viral di Media Online

Berita Terabru