Tumbuhkan Rasa Nasionalisme di Pondok Pesantren

- Penulis

Jumat, 26 April 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.Com, Serang – Berdasarkan Undang Undang RI No 3 Tahun 2002 Tentang Pertahanan Negara, yang didalamnya mencakup salah satunya tentang usaha pertahanan negara dilaksanakan dengan, membangun, memelihara, mengembangkan dan menggunakan kekuatan pertahanan negara berdasarkan prinsip prinsip demokrasi, hak asasi manusia, kesejahteraan umum, lingkungan hidup, ketentuan hukum nasional, hukum internasional serta prinsip hidup berdampingan secara damai.

Hal tersebut yang mendasari berlangsungnya sosialisai dan penguatan tentang pertahanan negara, yang dilaksanakan oleh Kementrian Pertahanan Republik Indonesia, untuk menumbuhkan rasa nasionalisme dan wawasan kebangsaan di Ponpes Al Islam, Cipocok, Kota Serang, (26/04/2019).

Kegiatan yang mengusung tema Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Komponen Pendukung Pertahanan Negara Bagi Santri Pondok Pesantren Di Kota Serang Provinsi Banten Tahun Anggaran 2019, melibatkan santri Ponpes Kota Serang, Kesbangpol Provinsi Banten, BNN Provinsi Banten, MUI Provinsi Banten dan Kodim 0602/Serang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dirkomduk Ditjen Pothan Kemhan RI Ir. Tristan Sumarjono M.M, memberikan keterangan tentang pentingnya menumbuhkan rasa kebangsaan dan bela negara kepada seluruh lapisan masyarakat.

“kegiatan ini harus dilaksanakan, karena ini adalah bagian daripada membangun komponen pendukung sumber daya manusia untuk pertahanan negara,”

Baca juga :Gubernur Dan Pj Sekda Banten Hadiri HUT Ke-3 PGRI

“perlu kita ingat, santri dan pesantren itu, tidak lepas dari perjuangan demi kemerdekaan bangsa ini,” ujar Ir. Tristan Sumarjono M.M.

Kegiatan yang diikuti oleh perwakilan dari 11 Ponpes Kota Serang dan dipusatkan di Ponpes Al Islam tersebut, selain diberikan tentang wawasan kebangsaan, diberikan pula tentang pengetahuan bahaya Narkotika karena sebagai bagian ancaman non militer.

Hal tersebut dipandang perlu, karena seperti kita ketahui, bahwa saat ini peredaran narkotika dalam berbagai jenis sudah sangat memprihatinkan, sehingga para santri perlu dan wajib mengetahui tentang bahaya dan ancaman pidana, bagi yang pemilik, pengguna dan pengedar narkoba.

Diharapkan dengan pengetahuan yang cukup tentang bahaya narkoba, para santri mampu mawas diri dalam pergaulan, baik di dalam ataupun di luar Ponpes.

Ir. Tristan Sumarjono M.M, menambahkan bahwa, pertahanan negara, tidak hanya dalam segi fisik, namun lebih kepada pola pikir dan sumber daya manusia.

“Penyebaran narkotika merupakan ancaman bagi generasi muda, jadi sudah tentu kita bekerjasama dengan BNN harus memberikan pengetahuan tentang hal tersebut, dan satu hal yang paling penting, bagaimana kita merubah mind set anak anak untuk mencintai negaranya,”

Hal senada dikatakan pula oleh pimpinan Ponpes Al Islam KH. Enting, yang mengatakan bahwa perlunya pengetahuan serta pembinaan mental bagi generasi muda dalam bela negara.

“Saya secara pribadi sangat mengapresiasi dan berterimakasih kepada Kemhan RI, yang sudah menyelenggarakan kegiatan ini, diharapkan agar kegiatan ini dapat dilakukan secara berkesinambungan, sehingga anak anak didik kami tahu dan mencintai negaranya,” ujar KH. Enting.

(Red)

Berita Terakait

Aktivis RPM Desak Polres Pandeglang Tangkap Oknum Guru Cabul di SMPN 1 Sukaresmi dan BKD Beri Sanksi Pecat
Diduga Terjerat Modus Love Scamming Rp110 Juta, Oknum Guru ASN di Picung Pandeglang Dilabrak Korban ke Sekolah
Soroti Tata Kelola MBG dan Stunting, Cipayung Plus Serang Ungkap Miringnya Pengelolaan Sampah Puluhan SPPG di Kota Serang
Siswi SD Negeri Kesaud Lolos OSNP Tingkat Provinsi, Kepsek Sunarso: Berharap Masuk Nasional
Pembukaan MPLS 2026, SMKN 1 Cikande Ajak Siswa / Taruna Baru Terapkan 7 Kebiasaan Anak Hebat Indonesia
Jeritan Orang Tua Siswa di Serang: Terkunci Regulasi SPMB Online, Anak Kami Mau Sekolah di Mana?
Lebih dari 30 Tahun di Indonesia, English 1 Luncurkan High Flyers 4.0 Guna Cetak Generasi Siap Kancah Global
Tangis Guru Desa Pecah di Ruang Wisuda, Akhmad Agus Karnawi Raih Gelar Magister Hukum

Berita Terakait

Senin, 21 September 2026 - 05:02 WIB

Aktivis RPM Desak Polres Pandeglang Tangkap Oknum Guru Cabul di SMPN 1 Sukaresmi dan BKD Beri Sanksi Pecat

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:34 WIB

Diduga Terjerat Modus Love Scamming Rp110 Juta, Oknum Guru ASN di Picung Pandeglang Dilabrak Korban ke Sekolah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:17 WIB

Soroti Tata Kelola MBG dan Stunting, Cipayung Plus Serang Ungkap Miringnya Pengelolaan Sampah Puluhan SPPG di Kota Serang

Senin, 20 Juli 2026 - 10:34 WIB

Siswi SD Negeri Kesaud Lolos OSNP Tingkat Provinsi, Kepsek Sunarso: Berharap Masuk Nasional

Senin, 13 Juli 2026 - 13:58 WIB

Pembukaan MPLS 2026, SMKN 1 Cikande Ajak Siswa / Taruna Baru Terapkan 7 Kebiasaan Anak Hebat Indonesia

Selasa, 7 Juli 2026 - 15:44 WIB

Jeritan Orang Tua Siswa di Serang: Terkunci Regulasi SPMB Online, Anak Kami Mau Sekolah di Mana?

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:47 WIB

Lebih dari 30 Tahun di Indonesia, English 1 Luncurkan High Flyers 4.0 Guna Cetak Generasi Siap Kancah Global

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:08 WIB

Tangis Guru Desa Pecah di Ruang Wisuda, Akhmad Agus Karnawi Raih Gelar Magister Hukum

Berita Terabru

Bupati Serang

Pemkab Serang-PLN Bahas Percepatan PLTS di Pulau Tunda

Selasa, 22 Sep 2026 - 19:05 WIB

Bupati Serang

Pemkab Serang-PLN Bahas Percepatan PLTS di Pulau Tunda

Selasa, 22 Sep 2026 - 19:05 WIB

Bupati Serang

Pemkab Serang-PLN Bahas Percepatan PLTS di Pulau Tunda

Selasa, 22 Sep 2026 - 19:05 WIB