Penabanten.com, Kab. Serang – Sultan Banten ke-18, RTb. Hendra Bambang Wisanggeni Soerjaatmadja, MBA, melangsungkan kunjungan silaturahmi ke Pondok Pesantren Al Markaz yang berlokasi di Kampung Setu Sekuwali, Desa Sambilawang, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang. Jumat 05/09/26.
Dalam agenda silaturahmi tersebut, Sultan Banten hadir didampingi oleh Panglima Laskar Kesultanan Banten, KH. Astari. Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Pengasuh Ponpes Al Markaz, Al Ustadz Amarul Faruk, beserta para asatidz dan santri.
Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan santai di area pesantren yang mengusung konsep lembaga pendidikan Islam berbasis agro eduwisata modern. Rombongan disuguhkan aneka buah segar hasil budidaya perkebunan pesantren sendiri, seperti durian, manggis, jambu merah, serta anggur, ditemani seduhan kopi hangat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam perbincangan tersebut, Sultan Banten XVIII mengapresiasi terobosan Ponpes Al Markaz yang memadukan pendidikan akhlak dengan keterampilan agrikultur dan eduwisata aplikatif. Menurutnya, langkah ini menjadi bukti bahwa pesantren mampu mandiri dan berdaya saing ekonomi.
“Indonesia sejatinya adalah negara agraris (agro cultural). Sudah selayaknya lahir para ahli, teknokrat, dan ilmuwan di bidang pertanian terpadu dari rahim pesantren untuk memajukan daerah, serta membawa Banten dan Indonesia menjadi salah satu kekuatan eksportir buah-buahan terdepan,” ungkap Sultan Hendra Bambang Wisanggeni.
Ia menambahkan, pengembangan agro eduwisata di lingkungan pesantren merupakan langkah strategis dalam membekali para santri dengan kecakapan hidup (life skill) modern tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan adab luhur.
Melalui momentum silaturahmi ini, Sultan Banten turut mengajak seluruh generasi muda di Banten untuk tidak ragu terjun menekuni sektor pertanian berbasis teknologi, serta berkontribusi nyata menyongsong Generasi Emas yang tangguh dan berakhlak mulia.


















