Soal Dugaan Potongan Honor Check Point, Penyidik Panggil Bendahara BPBD Lebak

- Penulis

Kamis, 11 Juni 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

penabanten.com, Lebak – Pemeriksaan atas indikasi pemotongan dana honor petugas chek point, oleh penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Lebak. Seperti yang dikhabarkan, Rabu (10/6/2020) kemarin, pihak penyidik kembali memanggil pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak.

Sebagaimana diakui Nenah, dirinya telah dipanggil penyidik Tipikor Polres Lebak, untuk dimintai keterangan, yang berkaitan dengan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) dirinya sebagai bendahara.

“Benar, saya sudah dipanggil penyidik unit Toolkit Polres Lebak. Meski saya tidak paham apa dasar pemanggilan itu,” katanya, Kamis (11/6/2020).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dijelaskannya, jika honor untuk petugas jaga chek point covid-19 itu, awalnya untuk 10 hari. Jadi saya mengusulkan Ke Kas Daerah (Kasda), berdasarkan hasil pendataan personil dari setiap pos check point.

“Selain hasil pendataan personil pada setiap pos chek point, hal itu juga merupakan instruksi pimpinan, yang mana usulan alokasi honor petugas jaga itu awalnya untuk 10 hari. itu atas instruksi pimpinan,” ujar Nenah.

Sambung Nenah, intinya kewenangan dirinya selaku bendahara kegiatan tersebut, hanya sebatas mengusulkan nota dinas berdasarkan data dari setiap pos jaga. Kemudian, oleh DPKAD dana tersebut ditransfer ke rekening BPBD.

“Saya berharap pada semua pihak yang terlibat pada kegiatan ini, hendaknya saling menjaga nama baik masing-masing, sehingga tidak terindikasi memanfaatkan kegiatan ini, yang berujung merugikan keuangan negara,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala BPBD Lebak, Kaprawi menuturkan, terkait hal ini dirinya juga mengakui, telah dipanggil dan dimintai keterangan oleh penyidik Tipikor Polres Lebak.

“Saya sudah dipanggil penyidik Tipikor Mapolres Lebak, terkait dugaan pemotongan honor petugas check point,” tegasnya. (Yans)

Berita Terakait

Korban Perampasan Motor di Tangerang Desak Polisi Tangani Serius Kasusnya
Diduga Oknum Pelaksana PT Demes Karya Indah intimidasi Wartawan Ditangerang
Skandal Dana Tambang dan Hak Sopir Ambulans Terkuak di Pagintungan, Warga Lapor ke Penegak Hukum
Ada Apa…!!!! ” Dengan Kapolsek Pakuhaii ” Marak Peredaran obat terlarang daftar ( G ) Terkesan Ada Pembiaran
LAN Kabupaten Tangerang Tegaskan Komitmen Perangi Narkoba di Peringatan HANI 2025
Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri Gelar Rapat Bersama PT KCI
Perumahan Elit Taman Puspa  Citra Raya Diduga Alih Pungsi di Jadikan  pergudangan Dan Tempat Karoke
Gelapkan Mobil Perusahaan, Sopir Jasa Ekspedisi Ditangkap Unit Reskrim Polsek Jawilan Polres Serang 

Berita Terakait

Senin, 11 Agustus 2025 - 16:02 WIB

Korban Perampasan Motor di Tangerang Desak Polisi Tangani Serius Kasusnya

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 18:34 WIB

Diduga Oknum Pelaksana PT Demes Karya Indah intimidasi Wartawan Ditangerang

Rabu, 23 Juli 2025 - 08:14 WIB

Skandal Dana Tambang dan Hak Sopir Ambulans Terkuak di Pagintungan, Warga Lapor ke Penegak Hukum

Selasa, 8 Juli 2025 - 19:56 WIB

Ada Apa…!!!! ” Dengan Kapolsek Pakuhaii ” Marak Peredaran obat terlarang daftar ( G ) Terkesan Ada Pembiaran

Kamis, 26 Juni 2025 - 09:48 WIB

LAN Kabupaten Tangerang Tegaskan Komitmen Perangi Narkoba di Peringatan HANI 2025

Selasa, 3 Juni 2025 - 20:10 WIB

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri Gelar Rapat Bersama PT KCI

Senin, 21 April 2025 - 19:23 WIB

Perumahan Elit Taman Puspa  Citra Raya Diduga Alih Pungsi di Jadikan  pergudangan Dan Tempat Karoke

Selasa, 1 April 2025 - 14:54 WIB

Gelapkan Mobil Perusahaan, Sopir Jasa Ekspedisi Ditangkap Unit Reskrim Polsek Jawilan Polres Serang 

Berita Terabru