Setelah Ramai Pemberitaan Terkait Dugaan DD Ketapang Sorongan: Begini Kelah Kades

- Penulis

Senin, 19 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

penabanten.com, Pandeglang – Program Dana Desa Sorongan Kecamatan Cibaliung Diduga kuat melakukan pengalokasian ketahanan pangan yang di alokasikan kepada peternakan kambing dari anggaran dana desa 20% dari anggaran yang ada.kepala desa sorongan akhirnya angkat bicara.

Sementara hasil pantauan Tim aktifis FPR dan wartawan di lapangan menemukan kejanggalan lantaran kambing yang di beli dari anggaranya dana desa sorongan hanya ada tiga ekor.menurut pengurus kambing yang di percayakan oleh kepala desa kambing tersebut tadinya ada 5 ekor untuk di rawat, tapi nyatanya di kambing tersebut hanya ada tiga ekor.

” Tadinya betul pak ada 5 ekor kambing yang di titipkan oleh pak lurah di kandang saya disatukan dengan kambing-kambing peliharaan saya sendiri namun setelah itu kambing yang 2 ekor di ambil kembali oleh pak lurah, entah itu di sembelih entah dijual saya hanya tau itu saja pak,” ungkap istri jumhani

Bukan hanya itu saja Aan Andrian selaku aktivis FPR juga mengatakan carit marutnya bangunan di desa sorongan yang masih belum tersentuh, padahal menurut Aan anggaran dana desa cukup lumayan dalam pertahun pemerintah pusat menurunkan Anggaran Adana desa satu milyar lebih per desanya.khususnya di kabupaten Pandeglang.

” Saya sangat miris meliha kondisi desa sorongan kecamatan Cibaliung ini kenapa anggaran dari dana desa tiap tahun turun namun insfratruktur jalanya masih begini-begini saja tidak ada perubahan, ini anggaran dana desa saya menduga digunakan untuk kepentingan pribadi Karan melihat dari program tahun 2022 aja masih banyak bangunan yang belum selesai salah satunya anggaran ketahanan pangan ini kali kita lihat di 20% dari anggaran yang ada itu saya perkirakan mencapai 60 jutaan lalu kemana kambing dan jalan usaha taninya, hal ini saya bersama rekan aktivis lainya akan ters kawal dan melaporkan kepada instansi terkait” tegasnya.

Sementara Muksin selaku kepala desa Menyangkal tentang dugaan pengalokasian dana Ketapang yang di alokasikan ke kambing, menurutnya pembelian kambing 10 ekor yang di titipkan di dua orang dengan anggaran yang di peruntukan senilai 10. Juta rupiah dan yang 60 juta rupiah untuk bangunan perkerasan.pengakuan yang berbeda dengan masyarakat yang ke titipan beliau mengaku hanya ada 3 ekor kambing yang sebelumnya memang 10 ekor namun yang 2 ekor di ambil kembali menurut pengakuan istri jumhani.

” Itu salah pak saya beli kambing 10 ekor dan saya berikan ke masyarakat untuk di urus yang satu kandang 5 ekor dan yang satunya di urus di kampung yang berbeda 5 ekor juga jadi keseluruhan 10 ekor ” kelah kades pada Minggu 18/06/2023.

Sementara kepala DPMPD kabupaten Pandeglang Doni Hermawan ketika di konfirmasi via WhatsApp beliau menjawab “lagi di konfirmasi ” ke kepala desa yang bersangkutan.
Sementara hasil konfirmasi kepala DPMPD kabupaten Pandeglang kepala desa sorongan menjawab bahwa hal tersebut aduan dari lawan politiknya.

Jawaban kades ” Assalamualaikum pak saya Muksin Kades Sorongan kaitan dengan berita yang beredar persoalan Ketapang semuanya di realisasikan itu laporan dari lawan politik pak berkaitan dengan kambing semuanya di belanjakan pak, wasalam.🙏🏻🙏🏻”

Sementara kepala DPMPD kabupaten Pandeglang menekankan
” Yang kami minta tidak boleh kambing dari ketahanan pangan di ambil kecuali mau di sebarkan kepada yang lain setelah punya anak” pungkasnya.

(red)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terakait

Pihak PT Gradya Murni Utama, Meilina Tourisina Dampingin Kantor Hukum Firdaus Oiwobo, S.H., dan  Partner Sukses Ratakan Lahan Jungjing
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Hadir Layanan Kansultan Hukum Gratis Hari Fastival Bukan Bung Karno
Setelah 12 Tahun Menanti, Eksekusi Lahan Milik PT Gardya Murni Utama Berhasil Robohokan Bangunan liar  Berjalan Lancar
Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang
Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang
Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar
RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor
Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras

Berita Terakait

Selasa, 30 Juni 2026 - 06:32 WIB

Pihak PT Gradya Murni Utama, Meilina Tourisina Dampingin Kantor Hukum Firdaus Oiwobo, S.H., dan  Partner Sukses Ratakan Lahan Jungjing

Minggu, 28 Juni 2026 - 12:12 WIB

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Hadir Layanan Kansultan Hukum Gratis Hari Fastival Bukan Bung Karno

Jumat, 26 Juni 2026 - 07:13 WIB

Setelah 12 Tahun Menanti, Eksekusi Lahan Milik PT Gardya Murni Utama Berhasil Robohokan Bangunan liar  Berjalan Lancar

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:25 WIB

Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:52 WIB

Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:00 WIB

Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:10 WIB

RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:49 WIB

Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras

Berita Terabru