Selain Proyek Asjad, Konsultan Pengawas Juga Dituding Tidak Profesional

- Penulis

Selasa, 5 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

penabanten.com, Pandeglang – Ipin Saripin dari Aktivis Jam-P Banten bidang teknis menunding bahwa pihak pelaksana tidak konsisten dan profesional dalam menjalankan tugasnya, pasalnya, pelaksana melakukan penyimpangan dalam pembangunan dan para pekerja tidak menggunakan perlengkapan keselamatan kerja, namun pihak Konsultan terkesan melakukan pembiaran.

Sebab kata Ipin, pihak Konsultan pengawas yang bernama Bahtiar mengetahui bahwa dalam pelaksanaan pemasangan batu tersebut menimpang dari ketentuan spesifikasi kontruksi, Sayangnya, kata Ipin, konsultan malah membiarkan.

“ Kami melihat pemasangan batu belah atau boplang, telah terjadi pengurangan volume, mestinya yang di pasang itu berukuran tampak atas 0,30 meter dan pasangan bawah 0,50 meter apabila ketinggian 0,70/0,80 meter, namun terlihat dilokasi, pemasangan bawah itu diperkirakan hanya 0,15 meter, jadi sangat kuat telah terjadi kecurangan dalam pemasangan batu, bahkan tidak stamping,” tandas Iping Saripin.

Selanjutnya, sambung Ipin pihak pengawas malah mengaku telah menegur terhadap pelaksana, akan tetapi kata Ipin, bahwa pengawas tidak memberikan bukti apapun, seperti surat teguran kepada pelaksana.

“ Wajar aja pihak pelaksana mengabaikan teguran dari pihak konsultan, sebab tidak ada bukti telah melakukan teguran, buktinya kan tidak ada suratnya,” imbuh Iping

(Ron)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terakait

Pihak PT Gradya Murni Utama, Meilina Tourisina Dampingin Kantor Hukum Firdaus Oiwobo, S.H., dan  Partner Sukses Ratakan Lahan Jungjing
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Hadir Layanan Kansultan Hukum Gratis Hari Fastival Bukan Bung Karno
Setelah 12 Tahun Menanti, Eksekusi Lahan Milik PT Gardya Murni Utama Berhasil Robohokan Bangunan liar  Berjalan Lancar
Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang
Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang
Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar
RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor
Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras

Berita Terakait

Selasa, 30 Juni 2026 - 06:32 WIB

Pihak PT Gradya Murni Utama, Meilina Tourisina Dampingin Kantor Hukum Firdaus Oiwobo, S.H., dan  Partner Sukses Ratakan Lahan Jungjing

Minggu, 28 Juni 2026 - 12:12 WIB

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Hadir Layanan Kansultan Hukum Gratis Hari Fastival Bukan Bung Karno

Jumat, 26 Juni 2026 - 07:13 WIB

Setelah 12 Tahun Menanti, Eksekusi Lahan Milik PT Gardya Murni Utama Berhasil Robohokan Bangunan liar  Berjalan Lancar

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:25 WIB

Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:52 WIB

Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:00 WIB

Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:10 WIB

RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:49 WIB

Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras

Berita Terabru