Diduga Oknum Kejaksaan Melecehkan Media  Abal Abal dan Meminta  Jangan di Layani  Di Kecam  Keras Oleh Wakil Ketua Umum  GWI

- Penulis

Kamis, 1 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com  – Tangerang , Ramei Berita Rilis Di adakan oleh pihak kejaksaan Yang Berjudul  Program Kejaksaan Peduli Stunting Diganggu, Pengamat: Media Abal-abal Tak Usah Dilayani pada Rabu 31 Juli 2024,  Hingga Makmur Napitupulu selaku wakil ketua umum gabungan wartawan Indonesia dewan pimpinan pusat ( DPP GWI) ikut Angkat. bicara  Kamis 01/ Agustus 2024.

Aksi sosial yang membahas  pembangunan jamban yang  dilakukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang menjadi sorotan Sejumlah Aktivis dan  media wilayah kabupaten Tangerang.

Pasalnya Pengamat politik dan kebijakan publik Adib Miftahul yang  mengatakan, pihaknya secara khusus mengapresiasi langkah Kejari Kabupaten yang peduli terhadap nasib warga tak mampu sehingga mereka bisa menikmati manfaat dari makanan bergizi serta jamban yang dibangun tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dan  juga menyingung Lembaga swadaya masyarakat dan media seharusnya memberikan dukungan atas niat baik yang ditunjukkan para pejabat di lembaga Adhyaksa, bukan malah hadir sebagai penghambat dengan mencari-cari kesalahan orang.

Direktur Kajian Politik Nasional (KPN) ini sudah memberikan komentar di dalam berita tersebar dalam isi  menambahkan, keberadaan media di era digital sekarang ini memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat sebagai corong untuk menyampaikan aspirasinya.

Namun, isi berita yang disajikan juga harus memenuhi kaidah jurnalistik serta tidak menyampaikan informasi sesat yang belum di uji kebenarannya.

Oleh karenanya, ia menyarankan bagi narasumber yang menjadi sasaran tembak media untuk tidak takut berhadapan dengan wartawan ketika posisinya benar.

“Narasumber jangan takut hadapi wartawan, apalagi media abal-abal dan belum terverifikasi di Dewan Pers. Saran saya kalau media subjektif tidak punya pedoman 5W 1H dan 11 kode etik jurnalistik tak usah dilayani.Ini demi informasi yang sehat, mendidik dan berimbang,” kata Dosen Fisip Unis Tangerang ini.

Diinformasikan, belum lama ini Kajari Kabupaten Tangerang Ricky Tommy Hasiholan beserta jajarannya melaksanakan kegiatan sosial di Desa Kosambi, Kecamatan Mekarbaru dan Desa Tegal Angus, Teluknaga.

Penyataan di atas simak oleh Makmur Napitupulu selaku wakil ketua umum gabungan wartawan Indonesia dewan pimpinan pusat ( DPP GWI)

ikut angkat bicara  apa yang dikatakan pihak kejaksaan negeri tig raksaatau mewakili Sebagai Narasumber   jelas’ menodai profesi wartawan di Indonesia.

Menurut Makmur Dengan adanya kata kata wartawan Abal Abal jadi stagmen tersebut tidak pantas.

Dan Harapan sebagai wadah kejaksaan agung kabupaten Tangerang sebagai wadah pembina yang harus bersikap netral  agar pihak kejaksaan belajar banyak dan menghargai semua profesi di anggap gagal dengan di coreng oleh tingkah laku di dalam sosialisasi  pada tanggal 31/7/2024  Dalam Perlindungan pembinaan yang ada di wilayah kabupaten Tangerang, gimana kalau ada juga jaksa Abal Abal kan sakit rasanya katanya dengan murka.

Masih Makmur Meminta tolong  secara baik baik,  kejaksaan bisa mengarahkan menghargai  profesi setiap instansi tolong di ingat ini baik’ baik tidak pernah jaksa di tanya tentang tandasnya dengan nada sedikit kesal keberadaan suatu negara yang di

1.guru berapa yang tinggal di negara anda agar bisa mendidik anak bangsa.
2.wartawan agar bisa memberitakan kondisi rakyat.


Melihat kedua itu jelas profesi wartawan jauh lebih mulia dari jaksa jadi jangan asal ngomong katanya dengan kesal. Tegasn dengan nada kesal

Diterbitkan berita ini pihak kejaksaan blm di konfirmasi. ( Sumber berita Online Tersebar/  DPP GWI)

Berita Terakait

Bekerja Berdasarkan Kontrak Bukan Opini”, CV Fadlan Konstruksi Tegaskan Kualitas Pekerjaan Jalan Bencongan Terjamin
Pertanyakan Legalitas JDEYO Billiard & Cafe, Langkah Kontrol Sosial LSM Pelopor Terganjal Sikap Tertutup Pengelola
Polresta Tangerang Ungkap Kasus Kematian Pelajar di Muara Kaliadem, 14 Orang Diamankan
H. Retno Juarno SH : Jika Tak Mampu Tangani Sampah, Mending Ganti Kepala UPTD Wilayah 1, Kabupaten Tangerang Tak Kekurangan Orang
Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu
Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry
Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan
Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi

Berita Terakait

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:37 WIB

Bekerja Berdasarkan Kontrak Bukan Opini”, CV Fadlan Konstruksi Tegaskan Kualitas Pekerjaan Jalan Bencongan Terjamin

Minggu, 19 April 2026 - 09:28 WIB

Pertanyakan Legalitas JDEYO Billiard & Cafe, Langkah Kontrol Sosial LSM Pelopor Terganjal Sikap Tertutup Pengelola

Jumat, 17 April 2026 - 18:21 WIB

Polresta Tangerang Ungkap Kasus Kematian Pelajar di Muara Kaliadem, 14 Orang Diamankan

Senin, 6 April 2026 - 13:54 WIB

H. Retno Juarno SH : Jika Tak Mampu Tangani Sampah, Mending Ganti Kepala UPTD Wilayah 1, Kabupaten Tangerang Tak Kekurangan Orang

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:56 WIB

Panas! Yayasan Cahaya Kasih Bumi Nusantara Indonesia Tuding Wartawan Sepihak: GOWIL Siap Bongkar Fakta Anggaran MBG Gunung batu

Sabtu, 28 Februari 2026 - 02:06 WIB

Diduga Intimidasi dan Kriminalisasi Pengurus Serikat, Buruh Ancam Demo PT Aci Chemical Industry

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:55 WIB

Pesantren Kilat di SD Negeri Penancangan 4: Meningkatkan Iman di Bulan Ramadhan

Senin, 23 Februari 2026 - 19:15 WIB

Menu Makan Bergizi Gratis di Cigeulis Dikritik Monoton, Pengelola Beri Penjelasan Soal Nutrisi

Berita Terabru

Badan Gizi Nasional

Asupan Gizi Terukur Jadi Prioritas Program MBG SPPG Karyasari Sukaresmi

Kamis, 30 Apr 2026 - 17:33 WIB