Polsek Purwakarta Polres Cilegon Gelar Razia Premanisme

- Penulis

Minggu, 13 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.comCilegon, Polsek Purwakarta Polres Cilegon melaksanakan Razia Premanisme didaerah hukum Polsek dan kegiatan tersebut berhasil mengamankan 3 orang yang melaksanakan pungutan liar (Premanisme), Sabtu,12/6/2021.

Kapolres Cilegon AKBP Sigit haryono, S.ik, SH diwakili oleh Kapolsek Purwakarta Polres Cilegon IPTU Atep Mulyana mengatakan bahwa kegiatan ini sesuai dengan Arahan atau perintah Kapolri melalui Kapolda Banten dan ditindaklanjuti Kapolres Cilegon dalam memberantas Premanisme diwilayah khususnya Kota Cilegon.

Kami Polsek Purwakarta Polres Cilegon fokus melakukan Razia atau giat Brantas Premanisme ini di tempat keramaian yang disinyalir terdapat pungli (Pungutan liar) Ujar Atep

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Semua aktivitas pungutan liar yang membuat resah masyarakat yang menjadi atensi pimpinan khususnya di wilayah kota Cilegon adalah bapak Kapolres Cilegon AKBP Sigit haryono yang dimana penekanan beliau adalah memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam melaksanakan usaha maupun bisnis serta kegiatan masyarakat di wilayah hukum Polres Cilegon tetap berjalan lancar dan aman. Ujar Iptu Atep.

Kami dari polsek Purwakarta Polres Cilegon berhasil mengamankan tiga orang diduga melakukan pungutan liar di lokasi pintu keluar Transmart Kota Cilegon, diantaranya adalah SDR. A 46 tahun, SDR N 28 tahun dan SDR, 29 tahun. Dan hasil uang yang diamankan Rp. 87.000. selanjutnya kami bawa ke Polsek untuk didata dan dilakukan pembinaan. Tutup Atep.

Di tempat terpisah kasi humas Polres Cilegon IPTU Sigit Darmawan SH mengatakan bahwa kami menghimbau kepada masyarakat kota Cilegon agar selalu dapat memberitahu kami Polres Cilegon apabila melihat atau mengalami tindakan premanisme segera laporkan kepada ada kami atau ke Polsek terdekat juga bisa melalui call center kami 110. ( Ris)

Berita Terakait

Pihak PT Gradya Murni Utama, Meilina Tourisina Dampingin Kantor Hukum Firdaus Oiwobo, S.H., dan  Partner Sukses Ratakan Lahan Jungjing
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Hadir Layanan Kansultan Hukum Gratis Hari Fastival Bukan Bung Karno
Setelah 12 Tahun Menanti, Eksekusi Lahan Milik PT Gardya Murni Utama Berhasil Robohokan Bangunan liar  Berjalan Lancar
Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang
Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang
Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar
RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor
Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras

Berita Terakait

Selasa, 30 Juni 2026 - 06:32 WIB

Pihak PT Gradya Murni Utama, Meilina Tourisina Dampingin Kantor Hukum Firdaus Oiwobo, S.H., dan  Partner Sukses Ratakan Lahan Jungjing

Minggu, 28 Juni 2026 - 12:12 WIB

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Hadir Layanan Kansultan Hukum Gratis Hari Fastival Bukan Bung Karno

Jumat, 26 Juni 2026 - 07:13 WIB

Setelah 12 Tahun Menanti, Eksekusi Lahan Milik PT Gardya Murni Utama Berhasil Robohokan Bangunan liar  Berjalan Lancar

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:25 WIB

Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:52 WIB

Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:00 WIB

Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:10 WIB

RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:49 WIB

Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras

Berita Terabru