PGRI Kecamatan Patia Gelar Halal Bihalal, Momentum Pererat Ukhuwah dan Kebersamaan Pasca Lebaran

- Penulis

Sabtu, 4 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Pandeglang – Dalam rangka refleksi pasca Hari Raya Idulfitri, keluarga besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Patia menggelar kegiatan halal bihalal dengan mengusung tema “Eratkan Silaturahmi, Kuatkan Solidaritas, untuk Terwujudnya Ukhuwah Islamiyah.” Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh khidmat di Gedung PGRI Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.sabtu (4/4/2026).

Acara yang sarat makna kebersamaan ini dihadiri oleh seluruh dewan guru se-Kecamatan Patia, unsur Muspika Kecamatan Patia, serta berbagai elemen penting lainnya yang memiliki peran strategis dalam dunia pendidikan dan kehidupan sosial masyarakat. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa sejak awal kegiatan, mencerminkan semangat persatuan yang menjadi tujuan utama dari penyelenggaraan halal bihalal tersebut.

Kehadiran para tamu undangan tidak hanya menambah semarak acara, tetapi juga menjadi bukti nyata kuatnya sinergi antara tenaga pendidik dan unsur pemerintahan di tingkat kecamatan. Momentum ini dimanfaatkan sebagai ajang untuk mempererat hubungan, memperkuat komunikasi, serta membangun kolaborasi yang lebih solid ke depan.

Kegiatan halal bihalal ini menjadi momen penting untuk saling memaafkan setelah menjalani ibadah di bulan suci Ramadan. Lebih dari itu, acara ini juga menjadi ruang untuk memperkuat hubungan emosional dan profesional antar anggota PGRI, sekaligus mempertegas komitmen bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kecamatan Patia.

Dalam sambutannya, Ketua PGRI Kecamatan Patia, Taufik, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan halal bihalal merupakan tradisi yang memiliki nilai luhur dan harus terus dijaga. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan sarana strategis dalam membangun kebersamaan dan memperkuat solidaritas antar sesama guru.

“Halal bihalal ini adalah momentum yang sangat berharga bagi kita semua untuk mempererat tali silaturahmi, saling memaafkan, dan memperkuat rasa persaudaraan di antara kita sebagai insan pendidik,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa kebersamaan yang terjalin melalui kegiatan seperti ini diharapkan mampu menciptakan suasana kerja yang harmonis. Dengan lingkungan kerja yang kondusif, para guru diharapkan dapat lebih optimal dalam menjalankan tugasnya sebagai pendidik, pembimbing, sekaligus teladan bagi peserta didik.

Lebih lanjut, Taufik menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai ukhuwah islamiyah dalam kehidupan sehari-hari. Ia mengingatkan bahwa semangat kebersamaan, saling menghargai, dan gotong royong harus terus dipupuk, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat luas.

Menurutnya, dunia pendidikan tidak hanya berbicara tentang transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter. Oleh karena itu, para guru memiliki tanggung jawab besar dalam menanamkan nilai-nilai moral, etika, dan kebersamaan kepada generasi muda.

Masih dalam kesempatan yang sama, Taufik menambahkan bahwa tantangan dunia pendidikan ke depan semakin kompleks seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi. Untuk itu, diperlukan sinergi, kekompakan, serta komitmen yang kuat dari seluruh elemen pendidikan.

Ia mengajak seluruh anggota PGRI Kecamatan Patia untuk terus meningkatkan profesionalisme, kompetensi, dan dedikasi dalam menjalankan tugas mulia sebagai pendidik. Dengan semangat kebersamaan yang terjalin, ia optimistis berbagai tantangan tersebut dapat dihadapi dengan baik.

“Melalui momentum halal bihalal ini, mari kita jadikan sebagai titik awal untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun dunia pendidikan yang lebih baik, serta menjalin hubungan yang harmonis demi kemajuan bersama,” tambahnya.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan tausiyah keagamaan yang memberikan pencerahan spiritual kepada seluruh peserta. Dalam tausiyah tersebut disampaikan pentingnya menjaga hati, memperkuat iman, serta terus menebar kebaikan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam menjalankan profesi sebagai guru.

Acara ditutup dengan ramah tamah dan saling bersalaman antar peserta sebagai simbol saling memaafkan. Momen ini menjadi puncak dari kegiatan halal bihalal yang sarat dengan nilai kehangatan, kebersamaan, dan persaudaraan.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan dan solidaritas di lingkungan PGRI Kecamatan Patia semakin kokoh. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu memberikan kontribusi positif dalam menciptakan generasi yang cerdas, berakhlak mulia, serta memiliki daya saing tinggi di masa depan.

Halal bihalal ini pun menjadi bukti bahwa kebersamaan dan kekompakan merupakan kunci utama dalam membangun dunia pendidikan yang lebih maju dan berkualitas, khususnya di wilayah Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang.

penulis : Dedi kaperwil Banten

Berita Terakait

Polsek Pamarayan Respon Cepat  Kasus Pembegalan di Jalan Pakusaji Polisi Buru Pelaku
Tiga Desa di Jabung Miliki Tradisi Adat Lampung, Kades Negara Saka Dalam Sebutanya Orgen Tunggal Ditoleransi hingga Pukul 00.00 WIB
Arah Demokrasi Menuju 2029, BEM SI Kerakyatan Jabodetabek–Banten Bedah Sistem Pemilu di Kampus Untirta
LP-KPK Soroti Pengawasan BPD Desa Darmasari Terkait Program Ketapang dan BUMDes
Kasus Curas Di Picung Tigaraksa Tangerang Lanjut Persidangan di Pengadilan Tangerang, Korban (NKA) Minta Hakim Hukum Berat Pelaku
Himpunan Mahasiswa Serang Soroti Kinerja Sekda Zaldi Dhuhana, Lima Persoalan Kepemimpinan Birokrasi Jadi Catatan Kritis
Operasi Narkoba di Jabung Diduga Bocor, Bandar Besar Belum Tertangkap, Kinerja Kapolres Lampung Timur Dipertanyakan
PATELKI Banten Tingkatkan Kompetensi Tenaga Laboratorium

Berita Terakait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Polsek Pamarayan Respon Cepat  Kasus Pembegalan di Jalan Pakusaji Polisi Buru Pelaku

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:10 WIB

Tiga Desa di Jabung Miliki Tradisi Adat Lampung, Kades Negara Saka Dalam Sebutanya Orgen Tunggal Ditoleransi hingga Pukul 00.00 WIB

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:29 WIB

Arah Demokrasi Menuju 2029, BEM SI Kerakyatan Jabodetabek–Banten Bedah Sistem Pemilu di Kampus Untirta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:24 WIB

LP-KPK Soroti Pengawasan BPD Desa Darmasari Terkait Program Ketapang dan BUMDes

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:45 WIB

Kasus Curas Di Picung Tigaraksa Tangerang Lanjut Persidangan di Pengadilan Tangerang, Korban (NKA) Minta Hakim Hukum Berat Pelaku

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Himpunan Mahasiswa Serang Soroti Kinerja Sekda Zaldi Dhuhana, Lima Persoalan Kepemimpinan Birokrasi Jadi Catatan Kritis

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:08 WIB

Operasi Narkoba di Jabung Diduga Bocor, Bandar Besar Belum Tertangkap, Kinerja Kapolres Lampung Timur Dipertanyakan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:50 WIB

PATELKI Banten Tingkatkan Kompetensi Tenaga Laboratorium

Berita Terabru