Pengukuhan Paskibra Provinsi Sulut, Perwira Lanud Sam Ratulangi Bertugas

- Penulis

Sabtu, 14 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.comSulawesi Utara, Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Utara Drs. Steven O. E. Kandouw mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Merah Putih Provinsi Sulawesi Utara tahun 2021, di halaman kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Utara, Jumat (13/08/2021).

Pada upacara peringatan hari Kemerdekaan Indonesia tahun ini, Perwira Lanud Sam Ratulangi dipercaya untuk bertugas sebagai Perwira Upacara, Komandan Upacara serta Komandan Pasukan Pengibar Bendera.


Penugasan ini mengacu pada surat Ketua Panitia Peringatan HUT ke-76 Republik Indonesia dan HUT ke-57 Provinsi Sulawesi Utara, tentang permohonan personel Perwira Upacara, Komandan Upacara serta Komandan Pasukan Paskibra.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT


Atas dasar permohonan tersebut, maka Komandan Lanud Sam Ratulangi Marsma TNI Mohamad Satriyo Utomo, S.H., telah melaporkan dan meminta ijin pelaksanaan kepada Koopsau II serta memerintahkan perwira-nya untuk mendukung rangkaian kegiatan upacara peringatan ke-76 Hari Ulang Tahun Republik Indonesia dan Hari Ulang Tahun ke-57 Provinsi Sulawesi Utara tahun 2021.
Adapun ketiga perwira tersebut adalah Mayor Kal Ramdhani selaku Perwira Upacara, Mayor Sus Toni Atmaja sebagai Komandan Upacara serta Lettu Sus Gede Dylan Pratama Wijaya bertugas sebagai Komandan Pasukan Paskibra.
Bersama-sama dengan unsur TNI/Polri, para Pasukan Pengibar Bendera Merah Putih, telah berlatih selama 14 hari dengan protokol kesehatan yang ketat.

Tepat pada hari Jumat (13/08), putra-putri paskibra prov Sulut bersama Pelatih dari TNI/Polri, telah menyelesaikan pelatihan Paskibra dengan selamat dan dikukuhkan.
Pengukuhan ini memiliki makna bahwa Paskibra memiliki jiwa ksatria, satu dalam perkataan dan perbuatan (integritas), bertanggungjawab, rela berkorban untuk Ibu Pertiwi, Tanah Air Indonesia.

Pengukuhan ditandai dengan pengucapan ikrar oleh putra-putri paskibra Sulawesi Utara. Diawali oleh Alexander Lengkey yang meletakkan Sang Merah Putih didadanya. Dilanjutkan dengan pengucapan ikrar oleh seluruh anggota Paskibra.


Wagub Sulut mengatakan peringatan 17 Agustus ini memupuk rasa cinta Tanah Air, cinta kepada bangsa dan Negara oleh generasi muda. “Kita berharap, sesuai dengan doa yang telah dipanjatkan, kegiatan akan berlangsung dengan aman dan lancar walaupun menggunakan protokol kesehatan yang ketat, namun kekhusukan dan hikmatnya acara tetap terlaksana”, pesan Drs. Steven O. E. Kandouw.


Pasukan Pengibar Bendera tahun 2021 ini berasal dari berbagai kabupaten/kota di Sulawesi Utara. Yakni dari wilayah Kota Manado, Kota Tomohon, Kota Bitung, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Kabupaten Minahasa Timur, Minahasa Utara, dan Minahasa Selatan.

Menurut Koordinator Pelatih Letda Marinir Muh. Subhan, kebijakan diperlukan untuk menyatukan putra-putri Paskibra yang berasal dari beranekaragam wilayah di Provinsi Sulut. “Bagaimana caranya untuk menyatukan mereka, menjadi satu keluarga. Kedua untuk kekompakan. Dengan tujuan untuk mensukseskan tugas pengibaran bendera nantinya pada peringatan HUT kemerdekaan tujuh belas”, jelas Perwira Lantamal VIII ini yang diiyakan pula oleh Lettu Sus Gede Dylan Pratama Wijaya. “Kami berharap melalui pelatihan Paskibra ini generasi penerus di masa depan akan lebih bangga dan lebih cinta Tanah Air NKRI”, pungkasnya. ( Rilis/Ris)

(Authentifikasi: Kepala Penerangan Lanud Sam Ratulangi Mayor (Sus) Sanra Michiko Moningkey).

Berita Terakait

Pemerhati Hukum dan Ketua DPN LSM Minta Polis Usut Blokade Gerbang, Rusak CCTV hingga Lempar Kotoran: Demo di PT Pemi AW Balaraja Dikritik
Pihak PT Gradya Murni Utama, Meilina Tourisina Dampingin Kantor Hukum Firdaus Oiwobo, S.H., dan  Partner Sukses Ratakan Lahan Jungjing
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Hadir Layanan Kansultan Hukum Gratis Hari Fastival Bukan Bung Karno
Setelah 12 Tahun Menanti, Eksekusi Lahan Milik PT Gardya Murni Utama Berhasil Robohokan Bangunan liar  Berjalan Lancar
Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang
Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang
Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar
RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor

Berita Terakait

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:35 WIB

Pemerhati Hukum dan Ketua DPN LSM Minta Polis Usut Blokade Gerbang, Rusak CCTV hingga Lempar Kotoran: Demo di PT Pemi AW Balaraja Dikritik

Selasa, 30 Juni 2026 - 06:32 WIB

Pihak PT Gradya Murni Utama, Meilina Tourisina Dampingin Kantor Hukum Firdaus Oiwobo, S.H., dan  Partner Sukses Ratakan Lahan Jungjing

Minggu, 28 Juni 2026 - 12:12 WIB

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Hadir Layanan Kansultan Hukum Gratis Hari Fastival Bukan Bung Karno

Jumat, 26 Juni 2026 - 07:13 WIB

Setelah 12 Tahun Menanti, Eksekusi Lahan Milik PT Gardya Murni Utama Berhasil Robohokan Bangunan liar  Berjalan Lancar

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:25 WIB

Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:52 WIB

Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:00 WIB

Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:10 WIB

RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor

Berita Terabru