Pemerintah Dorong Water Taxi Bali, ASDP Perkuat Integrasi Antarmoda Nasional

- Penulis

Senin, 20 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penabanten.com, Bali – Di tengah tingginya mobilitas wisatawan dan aktivitas ekonomi, Bali terus membutuhkan solusi transportasi yang mampu menghadirkan konektivitas cepat, terintegrasi, dan berkelanjutan. Menjawab kebutuhan tersebut, pemerintah mendorong pengembangan layanan water taxi sebagai bagian dari upaya memperkuat integrasi antarmoda transportasi nasional.

Dalam hal ini, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) turut berperan aktif mendukung persiapan layanan yang menghubungkan Bandara I Gusti Ngurah Rai dengan kawasan Canggu.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan langkah strategis dalam merespons kebutuhan mobilitas yang semakin dinamis, sekaligus memperkuat konektivitas antarmoda di kawasan pariwisata unggulan. “Pengembangan layanan water taxi menjadi bagian dari komitmen kami dalam mendukung kebijakan pemerintah untuk menghadirkan sistem transportasi yang terintegrasi. Kami berharap layanan ini dapat menjadi alternatif yang efisien, aman, dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan,” ujarnya.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa pengembangan water taxi merupakan solusi strategis dalam mendorong integrasi transportasi antarmoda, yang menghubungkan jaringan darat, laut, dan udara secara lebih efektif. Inisiatif ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi mobilitas sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas, khususnya di wilayah Kabupaten Badung sebagai pusat aktivitas pariwisata Bali.

Sebagai bagian dari penugasan pemerintah, ASDP bersama PT Angkasa Pura Indonesia telah menyelesaikan studi kelayakan (feasibility study) yang menunjukkan bahwa proyek ini memiliki potensi untuk dilanjutkan. Kajian dilakukan secara komprehensif mencakup aspek pasar, teknis, finansial, operasional, hingga sosial dan lingkungan. Hasilnya juga mengidentifikasi lintasan Sekeh – Canggu (Berawa) sebagai rute prioritas pada tahap awal pengembangan.

Secara operasional, inovasi ini diyakini mampu memberikan efisiensi signifikan. Berdasarkan observasi, waktu tempuh perjalanan darat dari Bandara I Gusti Ngurah Rai menuju kawasan Canggu berkisar antara 1 hingga 2 jam. Dengan kehadiran water taxi, waktu tempuh tersebut diproyeksikan dapat dipangkas menjadi maksimal 30 menit, sehingga memberikan nilai tambah bagi pengguna jasa sekaligus meningkatkan daya saing destinasi.

*Tahap Lanjutan*
Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menjelaskan bahwa penetapan lintasan dilakukan melalui kajian menyeluruh dengan mempertimbangkan kebutuhan pengguna, kondisi perairan, aspek keselamatan pelayaran, kesiapan infrastruktur, serta konektivitas kawasan sekitar. “Melalui pendekatan ini, layanan water taxi diharapkan tidak hanya efisien, tetapi juga aman dan terintegrasi dengan ekosistem pariwisata Bali,” jelasnya.

Saat ini, pengembangan masih berada pada tahap lanjutan sebagai bagian dari penugasan pemerintah, dengan fokus pada penyusunan Detailed Engineering Design (DED) serta pemenuhan aspek perizinan bersama PT Angkasa Pura Indonesia. Tahapan ini ditargetkan selesai pada tahun 2026, sebelum dilaporkan kepada pemerintah untuk mendapatkan arahan dan penugasan lebih lanjut.

ASDP pada prinsipnya siap mendukung kebijakan pemerintah dalam pengembangan konektivitas transportasi yang terintegrasi, dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, kesiapan infrastruktur, serta kebutuhan riil di lapangan. Komitmen ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan sistem transportasi maritim yang inklusif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung penguatan ekosistem transportasi nasional.

Berita Terakait

Arus Balik Sumatera-Jawa Terdistribusi Merata, 79 Persen Pemudik Telah Kembali
Ratusan Kendaraan dari Bakauheni Mulai Padati Dermaga 2 Pelabuhan Merak
Mudik Lebaran Terkendali, ASDP Jaga Layanan Penyeberangan Tetap Prima
ASDP Kendalikan Puncak Mudik, 163.603 Penumpang dan 44.440 Kendaraan Tinggalkan Jawa Menuju Sumatera pada H-3
Tinjau Pelabuhan Merak, Gubernur Banten Pastikan Arus Mudik Lebaran Lancar
H-3 Lebaran 2026: Arus Penumpang Jawa-Sumatera Tembus 163 Ribu Orang, Tren Kendaraan Pribadi Meningkat Signifikan
Habiburokhman Ketua Komisi III DPR RI Apresiasi ASDP Dan Polda Banten Telah Memperlancar Arus Mudik
Update Posko Lebaran 2026: Volume Penumpang di Lintas Merak-Ciwandan Naik 5%, Kendaraan Pribadi Meningkat Signifikan

Berita Terakait

Senin, 20 April 2026 - 10:14 WIB

Pemerintah Dorong Water Taxi Bali, ASDP Perkuat Integrasi Antarmoda Nasional

Senin, 30 Maret 2026 - 09:09 WIB

Arus Balik Sumatera-Jawa Terdistribusi Merata, 79 Persen Pemudik Telah Kembali

Selasa, 24 Maret 2026 - 04:23 WIB

Ratusan Kendaraan dari Bakauheni Mulai Padati Dermaga 2 Pelabuhan Merak

Minggu, 22 Maret 2026 - 20:05 WIB

Mudik Lebaran Terkendali, ASDP Jaga Layanan Penyeberangan Tetap Prima

Kamis, 19 Maret 2026 - 17:11 WIB

ASDP Kendalikan Puncak Mudik, 163.603 Penumpang dan 44.440 Kendaraan Tinggalkan Jawa Menuju Sumatera pada H-3

Kamis, 19 Maret 2026 - 17:05 WIB

Tinjau Pelabuhan Merak, Gubernur Banten Pastikan Arus Mudik Lebaran Lancar

Kamis, 19 Maret 2026 - 15:21 WIB

H-3 Lebaran 2026: Arus Penumpang Jawa-Sumatera Tembus 163 Ribu Orang, Tren Kendaraan Pribadi Meningkat Signifikan

Kamis, 19 Maret 2026 - 15:08 WIB

Habiburokhman Ketua Komisi III DPR RI Apresiasi ASDP Dan Polda Banten Telah Memperlancar Arus Mudik

Berita Terabru