Penabanten.com, Serang – Badan Koordinasi Taman Kanak-kanak Islam Dewan Masjid Indonesia (BKTKI-DMI) Provinsi Banten sukses menggelar Pelantikan Akbar Pengurus Daerah BKTKI-DMI Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten Masa Kerja 2026–2031. Acara yang mengusung tema “Memperkokoh Peran BKTKI-DMI dalam Membangun PAUD Berbasis Masjid untuk Generasi Emas Indonesia” ini berlangsung khidmat di Aula Masjid Al Bantani, Kota Serang, Rabu (1/7/2026).
Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Umum Pimpinan Wilayah BKTKI-DMI Provinsi Banten, Tutiyanah, S.Pd., M.Si., yang secara resmi mengukuhkan jajaran pengurus daerah dari delapan kabupaten dan kota di Provinsi Banten.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya:
Bunda PAUD Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni,
Ketua Umum PP BKTKI-DMI, Dr. Hj. Chandrawati, M.Pd.
Ketua Umum DMI Provinsi Banten
Para Bunda PAUD Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten
Perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Banten dan Kabupaten/Kota, Ketua Himpaudi, IGTKI, dan IGRA Provinsi Banten, serta para tokoh dan pemerhati pendidikan.
### PAUD Berbasis Masjid sebagai Fondasi Generasi Emas
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Bunda PAUD Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia menekankan bahwa pendidikan anak usia dini adalah fondasi utama dalam membangun kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia ke depan.
“Masa usia dini adalah fase optimal untuk pembentukan karakter, penanaman nilai agama, dan pengembangan kecerdasan. Oleh karena itu, masjid memiliki posisi strategis. Tidak hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pendidikan dan pembinaan karakter anak,” ujar Tinawati.
Tinawati juga mengingatkan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan awal dari komitmen besar. Ia mengajak BKTKI-DMI untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam menghadirkan layanan PAUD yang berkualitas, inklusif, dan ramah anak.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum PW BKTKI-DMI Provinsi Banten, Tutiyanah, S.Pd., M.Si., berharap kepengurusan periode 2026–2031 ini dapat bergerak lebih profesional, responsif, dan solid dalam memperkuat koordinasi di tingkat daerah.
“Kepengurusan baru ini harus menjadi motor penggerak dalam memperluas pengembangan PAUD berbasis masjid. Kita perlu memperkokoh kemitraan dengan pemerintah, organisasi profesi, dan masyarakat agar lembaga PAUD di bawah naungan BKTKI-DMI semakin berkualitas,” tegas Tutiyanah.
Pelantikan akbar ini menjadi langkah konsolidasi strategis bagi BKTKI-DMI Banten. Melalui sinergi yang berkelanjutan, organisasi ini berkomitmen memberikan kontribusi nyata dalam mencetak Generasi Emas Indonesia 2045 yang tidak hanya cerdas dan berdaya saing, tetapi juga beriman dan berkarakter islami.























