Gambar ilustrasi
Penabanten.com, Kota Serang – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Serang menyayangkan ketidaksiapan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Serang dalam menerima kunjungan audiensi yang telah dijadwalkan secara resmi. Agenda silaturahmi dan kolaborasi yang sedianya dilaksanakan pada Rabu (1/7/2026) tersebut gagal terlaksana tanpa adanya pemberitahuan pembatalan atau penundaan sebelumnya.
Padahal, SMSI Kota Serang telah menerima surat balasan resmi dengan nomor 400.14.5.2/116.2-DKP3/VI/2026 tertanggal 30 Juni 2026 yang ditandatangani langsung oleh Kepala DKP3 Kota Serang, Sony August, SE., MM. Dalam surat tersebut, pihak dinas secara eksplisit telah menentukan jadwal pertemuan pada hari Rabu, 1 Juli 2026, pukul 13.00 WIB bertempat di Ruang Aula Rapat DKP3.
Sesuai dengan komitmen dan penghormatan terhadap undangan tersebut, jajaran pengurus SMSI Kota Serang hadir tepat waktu di kantor DKP3. Namun, alih-alih disambut untuk audiensi, rombongan pengurus justru dihadapkan pada situasi ketidakpastian. Berdasarkan keterangan di lapangan, staf dinas sempat menyatakan bahwa Kepala Dinas sedang makan siang, hingga akhirnya pengurus diminta menunggu. Setelah menunggu dan sempat diarahkan untuk kembali lagi, pihak staf kemudian menginformasikan bahwa Kepala Dinas sudah tidak berada di tempat (pulang), sehingga audiensi tidak dapat dilaksanakan.
Sekretaris SMSI Kota Serang, Agung Mubarra, mengungkapkan kekecewaannya atas kejadian tersebut. Ia menilai, insiden ini menunjukkan lemahnya koordinasi dan tata kelola profesionalisme dalam instansi pemerintahan.
“Kami hadir berdasarkan surat balasan resmi dari DKP3. Kami datang tepat waktu sebagai bentuk penghormatan terhadap agenda yang sudah mereka jadwalkan sendiri. Sangat disayangkan audiensi gagal terlaksana tanpa ada pemberitahuan atau permohonan maaf sebelumnya atas perubahan jadwal yang terjadi secara mendadak,” ujar Agung.
Menurut Agung, profesionalisme pelayanan publik tercermin dari bagaimana sebuah instansi menghargai waktu dan komitmen yang telah disepakati. “Ini bukan sekadar soal audiensi, tetapi soal etika komunikasi dan komitmen terhadap agenda resmi. Seharusnya jika pimpinan berhalangan, ada informasi yang disampaikan lebih awal agar tidak terjadi pemborosan waktu bagi pihak yang sudah memenuhi undangan,” tegasnya.
Agung menegaskan, tujuan kedatangan SMSI Kota Serang murni untuk membangun sinergi dan silaturahmi antara organisasi pers dengan DKP3 Kota Serang. SMSI memandang penting adanya komunikasi yang baik guna membangun kemitraan strategis dalam mendukung program-program pembangunan di Kota Serang.
“Kami berharap ke depan koordinasi dapat diperbaiki agar hubungan kemitraan antara pemerintah dan insan pers tetap harmonis dan profesional. SMSI tetap berkomitmen menjadi mitra pemerintah dalam menyampaikan informasi yang akurat dan membangun bagi masyarakat,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak DKP3 Kota Serang belum memberikan keterangan resmi terkait alasan ketidakhadiran pimpinan dan kegagalan agenda audiensi tersebut. (Man)
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT























