Penabanten.com, Serang, Banten – Forum Jurnalis Aktivis Banten (FORJA Banten) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan daerah melalui penguatan sinergitas dan komunikasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah menggelar silaturahmi dan diskusi bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Banten sebagai upaya membangun kolaborasi demi mewujudkan pembangunan yang transparan, partisipatif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.rabu (1/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Kantor DPUPR Provinsi Banten tersebut berlangsung dalam suasana hangat, penuh keakraban, dan semangat kebersamaan. Jajaran DPUPR Provinsi Banten menyambut baik kehadiran pengurus FORJA Banten dan mengapresiasi inisiatif organisasi yang dinilai memiliki kepedulian terhadap pembangunan daerah serta mendorong terjalinnya komunikasi yang lebih terbuka antara pemerintah dan masyarakat.
Diskusi yang berlangsung secara santai namun produktif itu membahas berbagai hal terkait pentingnya sinergitas antara pemerintah, media, dan elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan infrastruktur di Provinsi Banten. Selain itu, pertemuan tersebut juga menjadi ruang bertukar gagasan mengenai pentingnya keterbukaan informasi publik, penguatan pengawasan sosial, serta partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Forum Jurnalis Aktivis Banten (FORJA Banten), Niki Mulyana, menyampaikan bahwa kunjungan dan silaturahmi tersebut bukan hanya sebatas agenda organisasi, melainkan bagian dari komitmen FORJA Banten untuk membangun komunikasi yang lebih erat dengan pemerintah daerah, khususnya DPUPR Provinsi Banten.
Menurutnya, media dan organisasi masyarakat memiliki tanggung jawab moral untuk ikut mengawal pembangunan melalui penyampaian informasi yang objektif, edukatif, dan membangun.
“Kedatangan kami ke DPUPR Provinsi Banten merupakan bagian dari upaya FORJA Banten untuk menjalin sinergitas dan membangun kolaborasi yang baik dengan seluruh stakeholder, khususnya dalam bidang pembangunan infrastruktur. Kami percaya bahwa media dan aktivis memiliki peran penting sebagai jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat. Oleh karena itu, komunikasi yang baik harus terus dibangun demi mewujudkan pembangunan yang berkualitas dan tepat sasaran,” ujar Niki Mulyana.
Niki menambahkan bahwa pembangunan yang berhasil tidak hanya diukur dari jumlah proyek yang telah dilaksanakan, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat memperoleh informasi yang benar dan dilibatkan dalam proses pembangunan tersebut.
Ia menilai bahwa keterbukaan informasi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari tata kelola pemerintahan yang baik. Dengan adanya komunikasi yang terbuka, masyarakat dapat memahami arah kebijakan pemerintah dan ikut mengawasi pelaksanaan pembangunan di lapangan.
“Kami ingin hadir sebagai mitra yang konstruktif. Ketika pembangunan berjalan dengan baik, maka masyarakat berhak mengetahui capaian tersebut. Sebaliknya, apabila terdapat persoalan di lapangan, maka hal itu juga harus menjadi bahan evaluasi bersama demi perbaikan ke depan. Prinsipnya, FORJA Banten siap berkolaborasi dan bersinergi untuk kemajuan Provinsi Banten,” lanjutnya.
Di lokasi yang sama, Sekretaris Jenderal FORJA Banten, Cecep, mengatakan bahwa hubungan yang harmonis antara pemerintah dan insan pers merupakan modal penting dalam menciptakan pembangunan yang transparan, akuntabel, dan berpihak kepada masyarakat.
Menurutnya, pers memiliki fungsi yang sangat strategis, bukan hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai sarana edukasi dan kontrol sosial yang dapat membantu pemerintah dalam menyosialisasikan berbagai program pembangunan.
“Sinergitas antara pemerintah dan media harus terus diperkuat. Pers memiliki fungsi kontrol sosial sekaligus sebagai penyampai informasi kepada publik. Melalui diskusi seperti ini, kami berharap akan terbangun komunikasi yang lebih terbuka, sehingga berbagai program pembangunan yang dilaksanakan pemerintah dapat dipahami oleh masyarakat secara utuh,” kata Cecep.
Ia juga menegaskan bahwa FORJA Banten akan terus menjaga profesionalisme, independensi, dan integritas dalam menjalankan tugas jurnalistik serta senantiasa mengedepankan kepentingan masyarakat luas.
Sementara itu, Pembina FORJA Banten, Risman, mengapresiasi sambutan hangat yang diberikan oleh jajaran DPUPR Provinsi Banten. Menurutnya, silaturahmi dan komunikasi yang baik merupakan fondasi penting dalam membangun sinergitas antara pemerintah dan masyarakat.
“Kami mengapresiasi keterbukaan dan sambutan baik dari DPUPR Provinsi Banten. Ini menunjukkan bahwa pemerintah memiliki komitmen untuk membangun komunikasi yang positif dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk insan pers dan aktivis. Kami berharap sinergitas ini tidak berhenti pada pertemuan hari ini, tetapi dapat diwujudkan dalam berbagai program dan kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Banten,” ujar Risman.
Risman juga menilai bahwa media dan organisasi masyarakat memiliki posisi strategis dalam membantu pemerintah menyebarluaskan informasi pembangunan sekaligus memberikan masukan yang konstruktif demi terciptanya kebijakan yang lebih efektif dan tepat sasaran.
Di pihak pemerintah, Kepala Seksi Pembangunan DPUPR Provinsi Banten, Anas, menyambut baik kehadiran FORJA Banten dan menilai silaturahmi tersebut sebagai langkah positif dalam membangun hubungan yang produktif antara pemerintah dan elemen masyarakat.
“Kami sangat menyambut baik kehadiran rekan-rekan dari FORJA Banten. Pada prinsipnya, DPUPR Provinsi Banten terbuka untuk berdiskusi dan menjalin komunikasi dengan berbagai pihak. Kami meyakini bahwa pembangunan tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi membutuhkan dukungan, pengawasan, dan partisipasi dari berbagai elemen, termasuk media dan organisasi masyarakat,” kata Anas.
Ia menegaskan bahwa keterbukaan informasi dan komunikasi yang baik merupakan salah satu kunci keberhasilan pembangunan, karena masyarakat memiliki hak untuk mengetahui berbagai program yang sedang dan akan dilaksanakan oleh pemerintah.
Hal senada juga disampaikan oleh Usep dari Bidang Sumber Daya Air (SDA) DPUPR Provinsi Banten. Ia mengapresiasi inisiatif FORJA Banten dalam membangun komunikasi dan mempererat sinergitas dengan pemerintah daerah.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan diskusi yang dilaksanakan bersama FORJA Banten. Bidang sumber daya air memiliki peran strategis dalam mendukung kebutuhan masyarakat, baik dalam sektor pertanian, pengendalian banjir, maupun pemenuhan kebutuhan air. Oleh karena itu, kami berharap komunikasi dan kolaborasi dengan media serta aktivis dapat terus terjalin sehingga informasi mengenai program-program pemerintah dapat tersampaikan secara baik kepada masyarakat,” ungkap Usep.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan tersebut menjadi bukti bahwa sinergitas antara pemerintah, insan pers, dan elemen masyarakat dapat dibangun melalui komunikasi yang terbuka dan saling menghargai. Silaturahmi ini diharapkan menjadi langkah awal yang semakin memperkuat hubungan antara FORJA Banten dan DPUPR Provinsi Banten dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur, meningkatkan keterbukaan informasi publik, serta mewujudkan Provinsi Banten yang maju, transparan, partisipatif, dan semakin sejahtera.
penulis : Dedi Supandi























