Parah.?? Bantuan Benih Padi Gogo Di Munjul Diduga Dijual Oknum Kades

- Penulis

Selasa, 21 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

penabanten.com, Pandeglang – Berawal dari informasi dan penelusuran yang dihimpun awak media, terdapat dugaan kuat bantuan benih Padi Gogo tahun lalu 2025 dijual oknum kades di kecamatan Munjul, Kabupaten, Pandeglang Provinsi Banten.

Sebut saja Si “Baluk” mengaku pernah membeli gabah (padi) di Desa Panacaran kecamatan Munjul, kabupaten Pandeglang provinsi Banten.

” Saya pernah tapi, dulu saya lupa waktu hari, tanggal dan tahunya, pernah membeli padi sebanyak dua ton (2000.kg) di rumah pak lurah, waktu itu saya lihat padi kemasan (masih terbungkus plastik) rapi sejenis benih dan langsung dimasukan dalam karung, saya juga kurang jelas yang lebih jelasnya itu yang mengangkut dari rumah pak lurah ke mobil” terang si Baluk.senin 20/04/2026.

Sementara makin kuat dugaan ketika awak media menelusuri program bantuan pemerintah jelnus padi Gogo ini pernah terealisasi pada bulan Agustus tahun 2025 yang lalu ada pelaksanaan tanam padi Gogo Tusip di daerah Munjul tepatnya di Desa Panacaran.

Pada waktu itu BRMP Banten yang turut mendampingi tanam perdana Padi Gogo Tusip (Tumpang Sari) di lahan peremajaan sawit rakyat yang berlokasi di desa panacaran, kecamatan Munjul, kabupaten Pandeglang.

Waktu itu kegiatan yang dilaksanakan langsung oleh Direktorat Jendral (Ditjen) perkebunan didampingi oleh Heru Tri Widarto, S.Si.,MWc., sekretaris Ditjen Perkebunan juga dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, antara lain Dinas pertanian provinsi Banten, Dinas Perdanian dan ketahanan pangan kabupaten Pandeglang, BRMP Banten, kepala Desa Panacaran kecamatan Munjul, kabupaten Pandeglang.

BRMP Banten adalah ketua tim kerja program, Evaluasi, dan pendampingan Modernisasi Pertanian (PEPMP) Kusumawati, S.P., M.Sc., dan jajarannya.


Kegiatan yang dilaksanakan Direktorat Jenderal (Ditjen) Perkebunan ini dipimpin oleh Heru Tri Widarto, S.Si., M.Sc., Sekretaris Ditjen Perkebunan dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, antara lain Dinas Pertanian Provinsi Banten, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pandeglang, BRMP Banten, dan Kepala Desa Panacaran, Kecamatan Munjul, Kabupaten Pandeglang.

Program penanaman padi gogo ini dilaksanakan pada lahan seluas 150 hektar dengan memanfaatkan benih unggul Inpago Fortiz 13 dan bantuan herbisida. Metode tumpang sisip ini dilakukan pada lahan perkebunan sawit yang tengah menjalani proses peremajaan.

Langkah strategis ini merupakan bagian dari upaya optimalisasi lahan perkebunan untuk mendukung peningkatan produksi pangan nasional. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata sinergi antar lembaga pemerintah dalam mendukung program swasembada pangan melalui pemanfaatan lahan yang lebih efisien dan produktif.

Melalui kegiatan ini, diharapkan Desa Panacaran dapat menjadi percontohan bagi desa-desa lain dalam penerapan sistem tumpang sisip guna meningkatkan kesejahteraan petani serta kemandirian pangan daerah

Harapan pemerintah dan semua pihak memang demikian namun fakta dilapangan yang terjadi hanyalah cuma simbolis saja. Dugaan penjualan benih padi ini muncul ketika ada bantuan program bantuan pemerintah dan bantuan tersebut tidak semua tersalurkan, dugaan kuat sisa dari benih tersebut ada indikasi dijual belikan oknum kades selaku yang mendapat program bantuan.

Sementara Bisri, Kepala Desa panacaran membantah adanya dugaan penjualan benih padi bantuan pemerintah.

” Saya tidak merasa menjual benih padi, itu kapan, dan saya juga nunggu belum ada bantuan benih yang turun. Ada juga saya pernah memang menjual hasil panen yaitu padi Huma, coba di klarifikasi kang” kilahnya  ke awak media.

Korluh (Kordinator Penyuluh pertanian kecamatan Munjul) Dadang menjelaskan bantuan pemerintah jenis benih padi itu turun  atau realisasi tahun 2025 dan pada Pebruari tahun 2026.

” Yang saya ingat bantuan benih di kecamatan Munjul itu ada turun pada Pebruari tahun 2026 dan kalau ga salah pertengahan tahun 2025 yang lalu, nanti saya lihat datanya dulu ya kang” terang korluh pesan WhatsApp.

Awak media saat ini masih melakukan investigasi, penelusuran lebih lanjut untuk mendapatkan data-data yang akurat dari berbagai pihak.


(Red)

Berita Terakait

Beri Pengarahan Soal Layanan di Kanwil BPN Provinsi NTT, Menteri Nusron: Gunakan Sudut Pandang Masyarakat
Cegah Masalah di Masa Depan, Menteri Nusron Ajak Pemda Percepat Sertipikasi Tanah Rumah Ibadah di NTT
Gerak Cepat Tangani Korban Kebakaran, Pemdes Sukadame Bersama TKSK dan Muspika Pagelaran Tinjau Rumah Warga
Abaikan K3 Hingga Buruh Koma, Pelaksana Proyek PT Hua Ying Nusantara Cikande Enteng Sebut Kecelakaan “Hal Biasa”
Sembunyikan Ratusan Obat Keras dalam Tong Sampah, Seorang Pria Diamankan Polsek Cisoka
Tanggapan Sekretaris BPPKB Hds Banten Terkait Pemberitaan Mengenai Nama dan Logo Organisasi
Wakil Pimpinan Redaksi FokusFakta.com Serahkan SK dan KTA Kabiro Tanggamus di Tangerang
Melangkah Bersama Mengabdi untuk Negeri, RSDP Berbagi Ilmu Kesehatan di Car Free Day Serang

Berita Terakait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:14 WIB

Beri Pengarahan Soal Layanan di Kanwil BPN Provinsi NTT, Menteri Nusron: Gunakan Sudut Pandang Masyarakat

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:56 WIB

Cegah Masalah di Masa Depan, Menteri Nusron Ajak Pemda Percepat Sertipikasi Tanah Rumah Ibadah di NTT

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:53 WIB

Gerak Cepat Tangani Korban Kebakaran, Pemdes Sukadame Bersama TKSK dan Muspika Pagelaran Tinjau Rumah Warga

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:13 WIB

Abaikan K3 Hingga Buruh Koma, Pelaksana Proyek PT Hua Ying Nusantara Cikande Enteng Sebut Kecelakaan “Hal Biasa”

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:22 WIB

Sembunyikan Ratusan Obat Keras dalam Tong Sampah, Seorang Pria Diamankan Polsek Cisoka

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:58 WIB

Tanggapan Sekretaris BPPKB Hds Banten Terkait Pemberitaan Mengenai Nama dan Logo Organisasi

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:16 WIB

Wakil Pimpinan Redaksi FokusFakta.com Serahkan SK dan KTA Kabiro Tanggamus di Tangerang

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:43 WIB

Melangkah Bersama Mengabdi untuk Negeri, RSDP Berbagi Ilmu Kesehatan di Car Free Day Serang

Berita Terabru