Nurjanah: BOP Pondok Pesantren Harus Diawasi Jangan Ada Oknum Yang Memanfaatkan

- Penulis

Rabu, 16 September 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

penabanten.com, Pandeglang – Saat ini, proses pencairan anggaran Bantuan Operasional Pesantren (BOP) sebesar 25 juta untuk  masing-masing lembaga  dari pemerintah untuk membantu pesantren dan lembaga pendidikan agama di masa pandemi Covid sudah mulai disalurkan.

Bunda Nurjanah merupakan salah satu pengurus dari Forum Silaturahmi Pondok Pesantren Kabupaten Pandeglang mengatakan, dana yang tidak sedikit ini merupakan hak pesantren dan ditujukan untuk mengurangi dampak pandemi Covid-19 yang sampai saat ini belum mereda.

“Dana ini mutlak hak milik pesantren dan lembaga pendidikan. Jadi jangan sampai ‘disunat’ satu rupiah pun oleh oknum yang mencari keuntungan dari bantuan ini,” katanya kepada penabanten. Rabu (16/9/2020).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita harus peduli untuk ikut mengawasi jika terjadi pemotongan-pemotongan bantuan seperti ini dan Insyaallah, dengan ikut mengawasi agar bantuan pesantren benar-benar memberi kemaslahatan bagi santri, akan mendapatkan keberkahan tersendiri,” ungkapnya usai mengikuti acara pemilihan Ketua FSPP Kecamatan Angsana.

Kepada pemerintah, melalui berbagai elemen yang bertugas mengawasi, juga harus benar-benar melakukan pengawasan agar tidak ada oknum yang melakukan pemotongan. Jika ditemukan ada pihak yang melakukan berbagai modus pemotongan, maka harus diproses secara hukum agar menjadi pelajaran dan tidak terulang lagi di waktu mendatang.

Sementara itu Ustadz Muhtadi Pimpinan dari Pondok Pesantren Roudotul Hidayah Desa Angsana saat di konfirmasi membenarkan sudah mencairkan dana BOP sebesar 25juta rupiah pada tiga hari kemarin di BNI Cabang Labuan.

“Tiga hari kemarin uang tersebut sudah di terima dan sudah digunakan untuk kepentingan para Santri,”terangnya.

Muhtadi saat ditanya mengenai hal yang menjadi sarat sebagai penerima BOP tersebut Muhtadi mengaku serba tidak tahu.

“Saya tidak tahu intinya ke pak Hasan urusan usulan bantuan apapun, saya itu tidak pernah tahu,”Dalihnya.

Namun Muhtadi juga tidak mempungkiri bahwa pihaknya telah diberikan informasi oleh salah seseorang satu hari sebelum pencarian.

” Dulu itu, sebelumnya salah seorang yang datang ke Pondok saya menawarkan bantuan tersebut,” Ucapnya.***(Hadi/Red)

Berita Terakait

Pihak PT Gradya Murni Utama, Meilina Tourisina Dampingin Kantor Hukum Firdaus Oiwobo, S.H., dan  Partner Sukses Ratakan Lahan Jungjing
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Hadir Layanan Kansultan Hukum Gratis Hari Fastival Bukan Bung Karno
Setelah 12 Tahun Menanti, Eksekusi Lahan Milik PT Gardya Murni Utama Berhasil Robohokan Bangunan liar  Berjalan Lancar
Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang
Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang
Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar
RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor
Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras

Berita Terakait

Selasa, 30 Juni 2026 - 06:32 WIB

Pihak PT Gradya Murni Utama, Meilina Tourisina Dampingin Kantor Hukum Firdaus Oiwobo, S.H., dan  Partner Sukses Ratakan Lahan Jungjing

Minggu, 28 Juni 2026 - 12:12 WIB

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Hadir Layanan Kansultan Hukum Gratis Hari Fastival Bukan Bung Karno

Jumat, 26 Juni 2026 - 07:13 WIB

Setelah 12 Tahun Menanti, Eksekusi Lahan Milik PT Gardya Murni Utama Berhasil Robohokan Bangunan liar  Berjalan Lancar

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:25 WIB

Pilih Fokus Sebagai Ketua Fraksi DPRD Provinsi Banten. H. Mohammad Nur Kholis Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:52 WIB

Gren Opening Lesehan KHAYIRA: Destinasi Kuliner Baru Masakan Sunda Asli di Kabupaten Tangerang

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:00 WIB

Ketum LSM Geram Bersama 7 LSM  Pimpin Demo Tolak Pemiskinan Rakyat, Puluhan Aktivis Datangi DPRD Tangerang Soroti Kenaikan BBM Tak Wajar

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:10 WIB

RDP Polemik 126: DPRD Tekankan Pentingnya Izin Resmi demi Menjaga Kepercayaan Investor

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:49 WIB

Proyek Seragam Dinas Diduga “Dikunci” untuk Vendor Titipan, UMKM Tangerang Protes Keras

Berita Terabru